Media Analis Indonesia, Kabupaten Buru – Beginilah Nasib yang harus dirasakan Siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) 15 Desa Lemanpoli Kecamatan Fena Leisela Kabupaten Buru, Sabtu (1/5/2024).
Warga meminta Penjabat (Pj) Bupati Buru Syarif Hidayat yang baru dilantik agar bisa meninjau lokasi sekolah tersebut.
Terlihat sebagian siswa terpaksa menerima pelajaran tanpa bangku dan meja, ada juga yang melantai dan berdiri dan ada juga yang duduk satu bangku tiga orang.

Pahitnya pendidikan ini terpaksa dirasakan siswa SDN 15 Fenaleisela sejak tahun 2009 sampai 2024. Sekolah berdinding papan ini sudah selayaknya mendapatkan perhatian khusus dari Pemerintah Daerah Kabupaten Buru
Gedung ber ruangan tiga kelas ini hanya dibangun dari papan kayu yang sudah terlihat tua dimakan rayap, selain itu lantai ruangan kelas terlihat banyak yang rusak, apalagi dengan datangnya hujan membuat siswa tidak berkonsentrasi menerima pelajaran akibat atap bocor serta jendela dan dinding yang rusak.
Habel Waemese guru pengajar SDN 15 Fena Leisela menyebutkan hanya terdapat tiga ruangan masing-masing dari tiga ruangan itu tergabung menjadi dua kelas.
“Kelas 1 dan 2 gabung satu ruangan, kelas 3, 4 gabung satu ruangan dan 5,6 gabung satu ruangan,” tutur Waemese.

Waemese berharap dengan sarana serba kekurangan ini, Pejabat Bupati yang baru dilantik dapat segerah mungkin melihat kondisi sekolah yang dialami oleh siswa SDN 15 Fena Leisela.
Tak hanya itu, ruang perpustakaan juga terlihat kosong tak ada buku, meja maupun kursi. Sementara atap perpustakaan juga banyak yang mengalami kerusakan.
Lebih ironisnya lagi, Kepala Sekolah SDN 15 Fina Leisela dikabarkan sudah lama tidak pernah hadir disaat jam sekolah. Belum tahu pasti alasan yang membuat kepala sekolah tak hadir, Namun Kepala sekolah hanya hadir disaat siswa mulai memasuki ujian sekolah. (SM)
