MotoGP Mandalika 2026 Dongkrak Omzet UMKM Lokal, Penjualan Tembus Jutaan Rupiah

Views: 9,977

Media Analis Indonesia. Mandalika.Lombok Tengah – Penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026 memberikan dampak positif bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Nusa Tenggara Barat (NTB). Melalui Bazar UMKM Mandalika–Festival Musik, tingginya kunjungan selama tiga hari penyelenggaraan menjadi peluang bagi pelaku usaha lokal untuk meningkatkan omzet, memperluas pasar, sekaligus memperkenalkan produk unggulan daerah kepada wisatawan domestik dan mancanegara.

Dampak ekonomi tersebut dirasakan oleh pelaku UMKM dari berbagai sektor, mulai dari kain tenun dan kerajinan khas NTB hingga produk makanan dan minuman. Selain suvenir bertema MotoGP, produk lokal juga mendapat sambutan positif dari pengunjung yang memadati kawasan bazar.

Sri Lestari, pemilik usaha Riles Lestari Tenun, mengungkapkan bahwa penyelenggaraan MotoGP Mandalika tahun ini memberikan dampak positif terhadap pendapatan usahanya. Tingginya minat pembeli selama tiga hari pelaksanaan menjadi momentum untuk meningkatkan penjualan kain tenun khas daerah.

“Alhamdulillah, tahun ini sangat meriah. Selama tiga hari penyelenggaraan MotoGP Mandalika, pendapatan kami meningkat,” ujar Sri Lestari saat diwawancarai, Minggu (11/10/2026).

Menurutnya, peminat kain tenun tidak hanya berasal dari dalam negeri. Wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Mandalika juga menunjukkan ketertarikan terhadap produk tenun khas NTB.

“Banyak pembeli dari luar daerah. Selain masyarakat Indonesia, kain tenun kami juga banyak diminati oleh para turis,” ungkapnya.

Ketertarikan wisatawan terhadap kain tenun menunjukkan bahwa ajang internasional seperti MotoGP Mandalika berpotensi membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk kerajinan daerah. Selain mendorong transaksi penjualan, interaksi langsung dengan wisatawan juga menjadi kesempatan bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan kekayaan budaya NTB kepada pasar yang lebih luas.

Peningkatan pendapatan juga dirasakan Yuli, pelaku UMKM Darma Setia yang memasarkan produk tenun dan kerajinan khas NTB. Ia mengatakan, pendapatan usahanya selama penyelenggaraan MotoGP tahun ini meningkat dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

“Pendapatan selama tiga hari ini sekitar Rp9 juta. Produk tenun dan berbagai kerajinan khas NTB sangat laku, terutama pada hari kedua dan ketiga penyelenggaraan GP ini,” jelas Yuli.

Sementara itu, sektor makanan dan minuman turut menikmati dampak meningkatnya aktivitas pengunjung. Salsa, pelaku UMKM minuman Cendol 18, menyebutkan bahwa omzet penjualannya pada Sabtu dan Minggu mencapai kisaran Rp8 juta hingga Rp11 juta.

“Alhamdulillah, berbagai makanan dan minuman yang dijual di bazar ini laku. Untuk Cendol 18, omzet penjualan pada hari Sabtu dan Minggu mencapai sekitar Rp11 juta,” ujarnya.

Capaian tersebut memperlihatkan bahwa dampak ekonomi MotoGP Mandalika tidak hanya dirasakan oleh pelaku usaha suvenir dan kerajinan, tetapi juga oleh pedagang kuliner yang menyediakan kebutuhan konsumsi bagi pengunjung selama rangkaian acara berlangsung.

Keberadaan bazar menjadi salah satu ruang pemasaran strategis bagi UMKM lokal untuk menjangkau konsumen dari berbagai daerah dan negara. Peningkatan penjualan selama ajang internasional ini juga membuka peluang bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk unggulan NTB secara langsung kepada calon pelanggan baru.

Ke depan, momentum MotoGP Mandalika perlu dioptimalkan sebagai bagian dari strategi pengembangan ekonomi daerah. Promosi yang lebih luas, penataan area pemasaran, peningkatan kualitas produk dan kemasan, serta pencatatan omzet sebelum, selama, dan setelah acara menjadi langkah penting untuk memperkuat daya saing UMKM sekaligus mengukur dampak ekonomi secara lebih akurat.

Dengan keterlibatan UMKM yang semakin kuat, penyelenggaraan MotoGP Mandalika diharapkan tidak hanya meningkatkan kunjungan wisatawan, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi masyarakat, memperluas pemasaran produk unggulan NTB, dan memperkuat keberlanjutan usaha lokal.

(Yyt)

Views: 9,977

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *