Terkuak! Dugaan Korupsi DAK di SMK 3 Mataram: Polisi Geledah Kantor Dinas Pendidikan

Views: 0

Media Analis Indonesia.Mataram, NTB – Operasi pengungkapan dugaan praktik pungutan liar (pungli) dalam proyek Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2024 di SMK 3 Mataram mencapai tahap kritis. Tim Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Polresta Mataram, di bawah pimpinan Kasat Reskrim AKP Regi Halili, menggelar penggeledahan mendadak di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi NTB pada Kamis (12/12/2024).

Penggeledahan ini merupakan tindak lanjut dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilaksanakan dua hari sebelumnya; OTT tersebut berhasil mengungkap dugaan pungli yang melibatkan Kepala Bidang (Kabid) SMK terkait pengadaan proyek di SMK 3 Mataram.

Tim Tipidkor fokus menyisir dua lokasi kunci: ruang kerja Kabid SMK dan ruang arsip. Ruang arsip menjadi target utama karena diduga menyimpan dokumen krusial yang terkait dengan proyek DAK 2024.

“Kami menggeledah beberapa ruangan yang kami duga menyimpan dokumen terkait proyek di SMK 3 Mataram. Dari hasil penggeledahan, kami berhasil mengamankan empat dus berisi dokumen yang akan kami analisis lebih lanjut,” tegas AKP Regi Halili di lokasi penggeledahan.

Proyek SMK 3 Mataram yang menggunakan anggaran DAK 2024 diduga menjadi ajang praktik korupsi oleh sejumlah oknum pejabat. Barang bukti dan dokumen yang disita akan menjadi materi investigasi untuk membuktikan dugaan tindak pidana tersebut.

Kasat Reskrim menegaskan bahwa pengusutan kasus ini tidak akan berhenti pada tahap ini. “Penggeledahan ini merupakan bagian dari upaya kami untuk memastikan transparansi dan keadilan dalam pengelolaan anggaran pendidikan,” tambahnya.

Sekretaris Dinas, Jaka Wahyana, yang mewakili Kepala Dinas turut mendampingi proses penggeledahan. “Kami hanya mendampingi karena Kepala Dinas sedang melaksanakan tugas penting di luar. Secara teknis, kami tidak dapat memberikan keterangan lebih lanjut mengingat masing-masing pihak memiliki peran dalam pelaksanaan proyek tersebut,” ujarnya.

Dengan disitanya dokumen-dokumen kunci, publik berharap penyidik Polresta Mataram dapat segera menuntaskan kasus ini dan menindak tegas pihak-pihak yang terbukti melakukan pelanggaran hukum. Upaya pemberantasan korupsi di sektor pendidikan menjadi hal yang sangat krusial demi menjaga integritas dan masa depan generasi bangsa. (Yyt)

Views: 0