Media Analis Indonesia, Tegal – Sebanyak 3 mahasiswa Pancasakti Tegal (UPS) melakukan pengabdian Masyarakat di negara Thailand. Sebanyak 3 mahasiswa ini mendapatkan kepercayaan untuk mengajarkan Bahasa Inggris di salah satu sekolah dasar.
Mahasiswa Universitas Pancasakti Tegal ini juga berdampingan dengan 2 Universitas lainnya. Universitas yang juga mengirimkan mahasiswanya adalah Universitas Muhammadiyah Maluku Utara dan Universitas Siliwangi.
Kegiatan ini berlangsung pada tanggal 1 – 28 Juli tahun 2022. Alamat pelaksanaan pengabdian ini berada di wilayah Pattani, Narathiwat, Yala, Songkhla, Phuket, Krabi, dan Nakhon Sri Tamarat.
Pada kegiatan pengabdian Masyarakat ini, mahasiswa Universitas Pancasakti Tegal mengangkat tema “Pembelajaran Bahasa Inggris Bagi Siswa Sekolah Dasar Di Banklongrua School, Krabi Southern Thailand”. Program pengabdian Masyarakat ini tentunya telah bekerja sama dengan mitra yang ada di Thailand yaitu Association of Education Cultural International (AECI) Eakkapapsasanawich Islamic school, Krabi, Thailand.
Wilayah pelaksanaan pengabdian Masyarakat ini berada di wilayah Krabi, Thailand Selatan. Sedikit gambaran dari wilayah ini sebagai berikut.
Krabi adalah salah satu provinsi tertua di Thailand, terletak di wilayah selatan sepanjang garis pantai Laut Andaman. Provinsi ini terletak di selatan Bangkok dan terkenal dengan sektor pariwisatanya yang menjadi denyut nadi ekonomi lokal.
Selain itu, Krabi memiliki bandara internasional, sehingga memudahkan wisatawan untuk langsung memilih Krabi sebagai tujuan mereka saat memesan tiket pesawat. Krabi juga dikenal dengan keragaman agamanya.
Sekitar 60% penduduk Krabi menganut agama Islam, meskipun hanya sekitar 20% dari keseluruhan penduduk Thailand yang beragama Islam.
Meskipun jumlah umat Islam relatif kecil, masyarakat di Krabi menjalani kehidupan sehari-hari dengan toleransi yang tinggi, memungkinkan harmoni di tengah perbedaan keyakinan.
Dalam kegiatan pengabdian ini, mahasiswa melakukan pengajaran Bahasa Inggris di sekolah dasar. Ada beberapa Pelajaran atau materi yang diajarkan oleh mahasiswa UPS Tegal kepada para siswa atau peserta didik di sekolah dasar di Thailand.
Beberapa materi yang diajarkan oleh mahasiswa UPS Tegal kepada para siswa antara lain Greetings, General Conversation, Numbers, Direction, Places, Transportation, Body Parts, Colors, Clothing, Time, Months, Days, Animal, Fruits.
Selain mengajarkan materi, Mahasiswa juga diberikan tugas untuk Menyusun rencana pembelajaran atau RPP. Di dalam dokumen tersebut para mahasiswa merancang penbelajaran dengan matang dan juga terstruktur.
Dalam penyampaian pembelajaran Bahasa Inggris, mahasiswa menggunakan beberapa metode pembelajaran agar bisa menarik perhatian siswa yang masih duduk di sekolah dasar.
Setidaknya ada 3 metode pembelajaran yang digunakan oleh mahasiswa untuk mengajar di sekolah dasar di Thailand. Metode-metode ini tentunya sudah para mahasiswa rancang dan juga konsultasikan dengan dosen pembimbing lapangan (DPL) yang diberikan tugas membimbing.
Berikut beberapa metode yang digunakan oleh mahasiswa UPS Tegal untuk mengajar.
1. Metode ceramah
Dalam metode ini, guru menyampaikan penjelasan atau materi secara lisan dengan lengkap, jelas, efektif, dan efisien, penuh semangat dan keceriaan. Guru menggunakan bahasa yang baik dan mudah dipahami, menyelipkan humor atau candaan yang sopan, serta memperhatikan gerak tubuh dan mata untuk meningkatkan ketertarikan dan semangat belajar siswa.
2. Metode demonstrasi
Dalam metode ini, guru mengajar dengan cara mendemonstrasikan benda, peristiwa, aturan, dan langkah-langkah melakukan kegiatan, baik secara langsung maupun dengan menggunakan media pengajaran yang sesuai dengan topik atau materi yang sedang diajarkan. Contohnya adalah saat mengajar tentang binatang, fonik, atau bagian tubuh.
3. Metode tanya jawab
Dalam metode ini, guru memberikan pertanyaan kepada murid yang kemudian dijawab oleh murid, atau sebaliknya, murid bertanya kepada guru dan guru menjawab pertanyaan tersebut. Metode ini adalah salah satu cara mengajar atau menyampaikan materi melalui pengajuan pertanyaan-pertanyaan yang membantu siswa memahami materi tersebut.
Dalam kegiatan pengabdian ini, Mahasiswa tidak hanya diminta untuk melakukan pengajarandi kelas saja. Mereka juga mengikuti kegiatan lain yang tentunya sangat bermanfaat dan menyenangkan.
Kegiatan yang diikuti mahasiswa selain mengajar antara lain pelepasan baby crabs dan scout’s day. Dua kegiatan ini tentunya menjadi salah satu hiburan dan juga pembelajaran bagi mahasiswa UPS Tegal dan mahasiswa dari Universitas lainnya.
Pelepasan baby crabs merupakan salah satu kegiatan edukatif yang melibatkan berbagai sekolah, termasuk Sekolah Bankhlongrua.
Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 21 Juli 2022, setelah sholat dhuhur berjamaah di sekolah. Acara ini diadakan di pantai yang berlokasi cukup dekat dengan sekolah, sehingga kami hanya memerlukan waktu sekitar 10-15 menit menggunakan tuktuk untuk sampai di sana.
Sekolah Bankhlongrua sendiri mengirim sekitar 10 siswa untuk mengikuti kegiatan ini.
Tidak hanya siswa, beberapa guru juga turut serta dalam acara tersebut, bersama dengan perwakilan dari sekolah lain. Pelepasan baby crabs ini menjadi momen berharga yang tidak hanya mendidik tetapi juga menyenangkan bagi semua peserta.
Sedangkan kegiatan scout’s day dilaksanakan di Sekolah Ratchaprachanukroh untuk merayakan Hari Pramuka, dengan partisipasi dari berbagai sekolah yang mengirimkan siswanya untuk turut serta. Kepala sekolah dan perwakilan guru dari masing-masing sekolah juga hadir untuk memeriahkan acara tersebut. Para siswa, berdasarkan urutan dari sekolah masing-masing, bergantian menampilkan pertunjukan mereka, baik itu menari, bernyanyi, atau melakukan pentas lainnya.
Acara ini dimulai sejak pukul 7 pagi, menandai hari yang penuh keceriaan dan kreativitas, serta mempererat hubungan antar sekolah.
Penulis :
Royan Hidayat., S.T. M.T,.
(Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pancasakti Tegal).
