Pengenalan Budaya Tegal oleh Universitas Pancasakti Tegal Kepada Mitra Dalam Negeri dan Luar Negeri Lewat Program yang Menyenangkan

Media Analis Indonesia, Tegal – Pengenalan budaya Tegal oleh Universitas Pancasakti Tegal ini tentunya sangat menarik dan patut untuk dilakukan.

Pasalnya ada banyak sekali budaya yang bisa dilihat dan juga dipelajari.
Kegiatan pengenalan budaya Tegal oleh Universitas Pancasakti Tegal ini dikemas dalam sebuah acara yang mendatangkan banyak orang hebat. Acara tersebut bernama Offline Joint International Visiting Professor & Summer Camp 2022.

Acara ini berlangsung pada tanggal 11 Juli sampai dengan 16 Juli tahun 2022 atau sekitar 6 hari. Peserta yang mengikuti kegiatan ini tentunya berasal dari banyak tempat mulai dari dalam negeri sampai luar negeri.

Adapun peserta pengenalan budaya Tegal oleh universitas Pancasakti Tegal ini dikemas dalam acara yang seru dan menyenangkan. Beberapa peserta yang mengikuti kegiatan ini seperti Universitas Nahdatul Ulama Sunan Giri, Universitas Peradaban, STIE Atma Bhakti, Politeknik Indonusa Surakarta, dan Universitas Semarang dan Visiting Professor dihadiri sejumlah 11 Warga Negara Asing dari beberapa kampus negara asal lainnya seperti dari EIILM Kolkata India, Moscow City University Samara Rusia, Fathoni University Thailand, University Malaya Malaysia, dan Hasan First University Maroko.

Selain kegiatan pengenalan budaya Tegal, ada juga kegiatan lain seperti perkuliahan umum yang berasal dari dosen luar negeri. Dosen-dosen yang mengisi acara kuliah umum ini antara lain Prof. Elchin Gashimov, Prof. Ir. Dr. Nik Nazri bin Nik Ghazali, Dr. Sanchita Saha, Mr. Youssef Baqil, Prof. Dr. Sukree Langputeh, Ph.D dan Dr. Jayantha selain itu terdapat juga Pembicara lainnya yaitu Ahmad Khalil Yaqubi dari Afghanistan dan Muhammad Arsalan Khan dari Pakistan.

Pengenalan budaya Tegal di acara Summer Camp 2022
Di dalam acara ini tentunya menjadi ajang untuk melakukan pengenalan budaya yang ada di tempat sekitar.

Berhubung UPS Tegal berada di Tegal, maka budaya-budaya Tegal yang nantinya akan dipamerkan di dalam acara ini.

Ada sekitar 5 kegiatan yang menarik di dalam kamping yang diadakan ini. Kegiatan tersebut antara lain Pertunjukan Wayang, Tari Endel, Kelas Bahasa Tegalan, Kunjungan ke Kelenteng Tek Hay Kiong (Kelenteng Cin Jin Bio) dan pembeajaran kopi.

Dari kebudayaan yang ada di atas tentunya ada hal menarik yang bisa kita dapatkan. Hal tersebut seperti uraian sebagai berikut.

Kota Tegal, sebuah kota di Jawa Tengah, terkenal dengan kekayaan budayanya yang unik. Dalam acara Offline Joint International Visiting Professor & Summer Camp 2022, mahasiswa dan tamu undangan yang ada bisa mendapat kesempatan untuk menjelajahi dan menghargai berbagai aspek kebudayaan Tegalan.

Pertunjukan Wayang menjadi salah satu highlight acara, menghadirkan seni teater tradisional yang memikat dengan karakter-karakternya yang khas dan cerita epik yang mendalam. Tarian Endel, dengan gerak lemah gemulai yang menggambarkan keindahan alam dan kehidupan sehari-hari, juga memberikan gambaran tentang kehalusan dan keanggunan seni tari Tegalan.

Selain itu, Kelas Bahasa Tegalan memperkenalkan peserta pada bahasa lokal yang kaya akan ekspresi budaya, memungkinkan mereka untuk lebih mendalami dan memahami nilai-nilai yang tertanam dalam masyarakat Tegalan.

Kunjungan ke Kelenteng Tek Hay Kiong, yang juga dikenal sebagai Kelenteng Cin Jin Bio, membawa peserta pada perjalanan sejarah masyarakat Tionghoa di Kota Tegal sejak abad ke-18. Restorasi besar-besaran pada tahun 1837 menambah makna sejarah kelenteng ini, yang menjadi salah satu saksi perkembangan budaya dan spiritualitas di kota ini.

Pembelajaran Literasi Kopi melengkapi pengalaman budaya dengan memperkenalkan proses merawat tanaman kopi, mengenal karakteristik biji kopi, serta teknik pengolahan dan penyajian kopi secara tradisional maupun modern, mencerminkan keanekaragaman dan kekayaan budaya Tegalan dalam bidang lainnya.

Acara ini bukan hanya tentang memahami budaya lokal tetapi juga menghargai dan melestarikan warisan budaya yang menjadi bagian penting dari identitas Kota Tegal di mata dunia.

Setelah acara Offline Joint International Visiting Professor & Summer Camp 2022 yang diadakan oleh Universitas Pancasakti Tegal di Tegal, jelas betapa pentingnya untuk mengenalkan budaya Tegal kepada mahasiswa dan tamu undangan dari dalam dan luar negeri. Tegal, di Jawa Tengah, memiliki kekayaan budaya yang menarik. Melalui acara ini, siswa dan pengunjung diberi kesempatan untuk memahami dan menghargai berbagai aspek kebudayaan Tegalan.

Pengalaman mendalam tentang seni teater tradisional Indonesia diberikan oleh Pertunjukan Wayang, yang merupakan salah satu atraksi acara. Wayang tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga memberikan pelajaran moral dan kisah epik yang dalam. Tari Endel, di sisi lain, dengan gerak yang halus dan cerita yang menggambarkan kehidupan sehari-hari, menunjukkan keanggunan dan keindahan seni tari Tegalan yang unik.

Selain itu, kelas bahasa tegalan menawarkan jendela untuk mempelajari bahasa lokal yang kaya akan ekspresi budaya. Ini membantu Anda berkomunikasi dengan orang-orang di sekitar Anda dan membantu Anda memahami nilai sosial dan budaya yang terkandung dalam bahasa sehari-hari. Mereka yang melakukan perjalanan ke Kelenteng Tek Hay Kiong, yang memiliki sejarah panjang sejak abad ke-18, dapat merasakan budaya Tionghoa di Tegal. Nilai spiritual dan sejarah kelenteng ini diperkuat oleh restorasi yang dilakukan pada tahun 1837.

Pembelajaran Literasi Kopi

Menambahkan aspek budaya tambahan dengan mengenalkan proses budidaya dan pengolahan kopi, yang merupakan komponen penting dari kehidupan ekonomi dan budaya masyarakat Tegal. Dengan kegiatan ini, peserta dapat menikmati keanekaragaman dan kekayaan budaya Tegal dalam berbagai aspek, mulai dari seni pertunjukan hingga kehidupan sehari-hari.

Penulis :
Royan Hidayat., S.T. M.T,.
(Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pancasakti Tegal).