Media Analis Indonesia, Agam – Program Pengabdian Kepada Masyarakat oleh Tim Dosen Universitas Bung Hatta Padang adakan pelatihan dengan thema Pendampingan Penentuan Harga Pokok Produksi pada UMKM Nagari Sungaipuar Palembayan, senin 02 September 2024 bertempat di Aula Kantor Walinagari Sungaipuar.
Pelatihan ini dibuka oleh SANDRA DONI SH.I selaku Sekretaris Nagari Sungaipuar berwanti- wanti kepada peserta pelatihan bahwa kegiatan ini murni program Universitas Bung Hatta yang dilaksanakan di Nagari Sungaipuar dan sangat harapkan kepada peserta untuk serius menyerap ilmu yang akan disampaikan oleh Nara Sumber. Sangat beruntung ibuk2 mendapat peluang dan terpilih sebagai peserta pelatihan ini.
Dibekali surat tugas Nomor : 060/SK/LPPM/VIII – 2024, Dipimpin Yeasi Darmayanti SE, MSi, AK, CA, PhD (Dosen) beranggotakan Daniati Putri SE, MSi, (Dosen) Ir, Suryadimal, ST, MT, IPM ( Dosen ) Dandes Rifa , SE, MSi, AK, CA (Dosen) dan Suci Ramadhani Usvita ( Mahasiswa ). dengan penuh semangat menjawab berbagai pertanyaan dari peserta yang antusias.

Yeasi Darmayanti, SE, MSi, Ak, CA, Phd yang akrab di panggil Buk Cici disela waktu rehat awak media analis mewawancarai dan menyampaikan, “Kami para Dosen melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam bidang Pengabdian Kepada Masyarakat berkewajiban mentransfer ilmu kampus ke masyarakat yang nantinya akan sangat berguna untuk peningkatan ekonomi rumah tangga melalui UMKM. Kebetulan Nagari Sungaipuar semenjak tahun lalu jadi Nagari binaan Univ. Bung Hatta.”
Untuk hari ini bertemakan ” Pelatihan dan Pendampingan penentuan harga pokok produksi UMKM “.
Dan setiap pelaku usaha dapat menerapkan konsep-konsep ekonomi dalam menjalankan aktifitas usahanya demikian Cici mengakhiri wawancaranya.

Yulisderiani salah satu pelaku UMKM dan sekaligus peserta pelatihan mengutarakan unek2 nya ” saya sangat beruntung dapat mengikuti pelatihan ini bertambah ilmu dalam bidang usaha, selama ini menentukan harga jual produk kuliner hanya mengikuti harga pasar umum, tapi setelah mengikuti pelatihan barulah kita sadar bahwa metode selama ini sangatlah tidak tepat, dengan pelajaran tadi kita akan coba menerapkannya.
“Dan harapan saya kegiatan ini berkesinambungan sampai pelaku2 UMKM faham,” demikian Buk Der panggilan akrabnya mengakhiri wawancaranya. ( Ant, ID132 )
