Turun Langsung ke Ntobo, Iqbal Prioritaskan 50 KK Miskin Ekstrem

Media Analis Indonesia.Bima, NTB – Gubernur Lalu Muhamad Iqbal melanjutkan rangkaian Safari Ramadan dengan langkah yang tak biasa. Di Kelurahan Ntobo, Kecamatan Raba, Kota Bima, Senin (2/3), ia turun langsung meninjau rumah warga miskin ekstrem; bahkan memutuskan perbaikan salah satu rumah saat itu juga.

Kunjungan tersebut difokuskan pada penguatan program Desa Berdaya Transformatif; sebuah program prioritas Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat dalam menekan angka kemiskinan ekstrem secara terukur dan tepat sasaran.

Di Ntobo, sebanyak 50 kepala keluarga (KK) ditetapkan sebagai target intervensi. Gubernur Iqbal menegaskan, angka tersebut bukan sekadar simbolis; melainkan mengacu pada standar nasional agar bantuan benar-benar menyasar keluarga yang membutuhkan.

“Yang ditetapkan adalah 50 KK, bukan 50 orang. Artinya, intervensi dilakukan menyeluruh pada keluarga; supaya dampaknya nyata dan berkelanjutan,” tegasnya.

Tak hanya berdialog, Gubernur juga mengunjungi tiga rumah warga yang masuk data kemiskinan ekstrem. Salah satu rumah langsung diputuskan untuk diperbaiki; sebagai bukti komitmen pemerintah menghadirkan solusi konkret, bukan sekadar wacana.

Dalam momen yang menyita perhatian warga, Iqbal secara pribadi menyerahkan 10 ekor ayam kepada salah satu keluarga; sebagai stimulus awal ketahanan pangan dan tambahan penghasilan. Bantuan sembako turut disalurkan melalui Baznas untuk warga terdampak.

Pendamping Desa Berdaya, Nur Afriani, menyebutkan sekitar 50 warga masuk kategori terdampak. Namun penyaluran bantuan program secara menyeluruh masih menunggu proses pencairan; dan direncanakan diberikan sekaligus, bukan bertahap.

Selain fokus pada kemiskinan, Gubernur Iqbal juga menyambangi pelaku UMKM lokal, UKM Dina, produsen kain tenun khas Bima. Kunjungan itu menjadi sinyal kuat bahwa pengentasan kemiskinan tak bisa dilepaskan dari penguatan ekonomi lokal berbasis potensi masyarakat.

Safari Ramadan ini bukan sekadar agenda seremonial; melainkan upaya memastikan program Desa Berdaya Transformatif benar-benar menyentuh warga hingga ke akar persoalan. Dari bedah rumah hingga bantuan usaha; langkah konkret mulai digerakkan dari Ntobo, Kota Bima.

(Yyt)