Satu Orang Dikabarkan Keracunan Sianida dan Satu Orang Luka Berat Akibat Bentrok antar Penambang

Media Analis Indonesia, Kabupaten Buru – Baru-baru ini terjadi bentrok besar-besaran antara penambang emas ilegal gunung botak asal Buru Selatan dengan Penambang asal Haltim Maluku Utara di Dusun Wamsait Desa Dava Kecamatan Waelata Kabupaten Buru Maluku hingga satu orang dilarikan ke rumah sakit Namlea, Jumat (11/10/2024)

Bentrok yang terjadi sesama penambang ini dimulai dari minuman keras hingga terjadi cekcok mulut dan berujung pada perkelahian antara ke dua kelompok sambil membawa linggis serta balok, hingga saling lempar-lemparan dengan batu.

Insiden itu memicu ketegangan antar sesama penambang Gunung Botak, karena dilaporkan ada sejumlah fasilitas milik penambang asal Maluku Utara yang dirusak, diduga dilakukan penambang lokal asal Buru Selatan.

Sampai berita ini turung Senin 14/10/2024 belum ada tanggapan konfirmasi resmi dari pihak Polres Buru padahal sudah ditanyakan lansung lewat whatsapp group Humas Polres Buru.

Ditempat terpisah Minggu siang 3/10/2024 dilaporkan satu orang lelaki terlihat terbaring dalam keadaan tidak sadarkan diri diduga akibat keracunan Asam Cianida (HCN).

Lelaki yang belum diketahui identitasnya itu, tergolek di ranjang pasien UGD dan telah mendapat pertolongan pertama dari pihak rumah sakit.

Salah seorang petugas di ruang UGD menyebutkan kalau korban alami intoksikasi (keracunan HCN).

Namun saat wartawan meminta nama pasien, satu oknum bidan bernama Emi marah-marah dan mengeluarkan beberapa kalimat yang kurang sedap.

Sementara salah satu orang yang mengaku keluarga mengatakan kalau korban bukan keracunan melainkan hanya menderita sakit maag. (Red)