Media Analis Indonesia, Kota Bekasi – Masih jauhnya pencapaian target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bekasi padahal sudah memasuki akhir tahun 2024 ini membuat gerah Komisi III DPRD Kota Bekasi.
Ketua Komisi III DPRD Kota Bekasi, Arif Rahman Hakim, mengungkapkan, target PAD Kota Bekasi tahun 2024 ini sebesar 6,9 trilyun. Sementara itu realisasi penerimaan PAD sampai tanggal 28 November 2024 ini baru mencapai 5,3 Trilyun. Jadi PAD yang belum terealisasi sebesar 1.5 trilyun.
“Melihat selisih ini, tentunya sangatlah mengkhawatirkan bila sampai akhir tahun realisasi PAD belum mencapai target,” ucap Ketua Komisi III DPRD Kota Bekasi Arif Rahman saat wawancara dengan media di gedung DPRD Kota Bekasi, Kamis (5/12/2024).
Terkait hal itu, Kata Arif Rahman Hakim, Komisi III DPRD Kota Bekasi akan mengintensifkan kerja sama dengan mitra-mitra kerjanya yakni, OPD-OPD yang berpenghasilan agar tercapai PAD sesuai target yang telah disepakati.
“Mengejar target PAD yang masih jauh Ini memang bukan kerja yang mudah, perlu kerjasama yang baik kepada semua intansi terkait untuk mendongkrak PAD agar bisa mencapai target 100 persen,” ungkapnya.
Karena itu, Kata Arif Rahman Hakim, Komisi III akan menggenjot beberapa sektor andalan untuk mendongkrak PAD agar bisa mencapai target 100 persen. Seperti, restoran-restoran, perparkiran dan reklame.
“Terkait perparkiran ini yang saya tahu memang pendapatannya masih cukup jauh. Karena itu kami berencana akan turun bersama dinas Bapenda untuk melakukan uji petik langsung, juga terhadap reklame-reklame,” pungkasnya.
(Ahmad Zarkasi)
