Media Analis Indonesia, Kota Bekasi – Majelis Ta’lim Alumni SMP Negeri 4 Kota Bekasi angkatan 1984 kembali menggelar pengajian rutin dua bulanan bertempat di Cafe Warung Halaman Jalan Cendana 14 No. 31 Perum Masnaga, Jakasampurna Bekasi Barat, Minggu pagi (6/10/2024).
Pada pengajian dua bulanan kali ini majelis taklim menghadirkan guru taklim Dosen Ponpes YAPIDH Bekasi, KH. Maftuh Asmuni, L.c. membahas kitab “Fikih Faraidh” atau “Fikih Hukum Waris”.

Pengajian dihadiri Ketua Alumni SMP Negeri 4 Kota Bekasi angkatan 1984, Ubaidilah beserta jajaran pengurus dan anggota alumni. Tampak hadir pula tokoh alumni Ustadz Saruli dan Ustadz Soleh.
Pengajian diisi pembacaan zikir bersama, pembacaan tiilawah Alquran, sambutan ketua alumni dan penyampaian materi pengajian oleh guru ta’lim yang dihadirkan.
Dalam sambutannya, ketua alumni SMP Negeri 4 Kota Bekasi angkatan 1984, Ubaidilah, mengucapkan terima kasih kepada segenap anggota alumni atas istiqomahnya menghadiri pengajian dua bulanan majelis Ta’lim Alumni SMP Negeri 4 ini.
Ubaidilah berharap pengajian bisa menambah ilmu agama, menambah pahala untuk kehidupan akan datang dan mempererat tali silaturahmi antar sesama alumni.
“Saya juga berharap para anggota alumni tambah istiqomah menghadiri pengajian, yang belum hadir bisa segera hadir mengikuti pengajian, karena manfaatnya sangat besar,” ujarnya.

Guru ta’lim KH.Maftuh Asmuni, L.c, dalam paparannya sebelum masuk pokok materi kajian mengaku terkejut bercampur haru bahwa para alumni di sisa usia menjelang senja masih tetap istiqomah mengikuti pengajian ini.
“Ini luar biasa, memang waktu berjalan begitu cepat dan kita mesti harus mempersiapkan diri membawa amal-amal terbaik. Kita bersyukur masih diberikan kesempatan menabung amal-amal kebaikan disisa umur kita,” ujarnya.
Sementara itu, pada pokok materi kajian, KH. Maftuh Asmuni mengupas Bab IV Kitab Fikih Faraidh yang membahas tentang ahli waris dan bagiannya, macam-macam warisan serta siapa saja ahli waris dari kelompok laki-laki dan perempuan.
Acara pengajian ditutup dengan doa dan ramah tamah sambil makan bakso di cafe tersebut. Dan untuk pengajian dua bulan berikutnya akan digelar pada minggu pertama bulan Desember 2024 dengan pokok bahasan melanjutkan kajian kitab Fikih Faraidh.
(Ahmad Zarkasi)
