Desa Berdaya Jadi Senjata NTB Putus Kemiskinan Ekstrem, Ribuan Keluarga Mulai Bangkit

Views: 5,340

Oleh: Dr. H. Ahsanul Khalik – Kadis Kominfotik/Juru Bicara Pemprov NTB

Media Analis Indonesia.Mataram, NTB – Kemiskinan ekstrem tidak cukup diatasi dengan bantuan sosial. Pemerintah Provinsi NTB menghadirkan Program Desa Berdaya sebagai solusi terpadu yang menggabungkan pemberdayaan ekonomi, perlindungan sosial, pembangunan infrastruktur, dan kolaborasi lintas sektor untuk mewujudkan NTB Makmur Mendunia.

Komitmen itu terlihat saat Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, mengunjungi Desa Mekarsari, Lombok Barat. Selain berdialog dengan warga, gubernur meninjau rumah yang direhabilitasi, usaha produktif masyarakat, hingga akses jalan yang masih membutuhkan perhatian. Kunjungan ini menegaskan bahwa pengentasan kemiskinan harus dilakukan secara menyeluruh, bukan hanya melalui bantuan tunai.

Pada tahap awal, Program Desa Berdaya menyasar 6.337 keluarga miskin ekstrem di 40 desa. Setiap desa menerima Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Rp300 juta, bantuan rehabilitasi RTLH Rp200 juta, serta dukungan usaha produktif hingga Rp7 juta per keluarga dalam bentuk aset usaha.

Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Sebanyak 5.024 proposal usaha telah dinyatakan layak, didominasi sektor peternakan unggas, perdagangan, pertanian, dan perikanan. Pemerintah juga mengalokasikan Rp35,1 miliar untuk mendukung usaha produktif agar bantuan benar-benar menjadi investasi jangka panjang.

Meski demikian, tantangan masih besar. Ribuan keluarga masih tinggal di rumah tidak layak huni, belum memiliki akses air bersih, listrik mandiri, bantuan sosial, maupun layanan kesehatan dan pendidikan. Karena itu, Program Desa Berdaya menjadi platform kolaborasi lintas sektor agar peningkatan pendapatan berjalan seiring dengan terpenuhinya layanan dasar.

Melalui pendekatan ini, NTB tidak hanya membantu masyarakat bertahan, tetapi juga membangun keluarga yang mandiri, produktif, dan berdaya saing sebagai fondasi menuju NTB Makmur Mendunia.

(Yyt)

Views: 5,340