Luna Maya Sungkem kepada Ibu dengan Kebaya Pink di Ubud

Media Analis Indonesia, Ubud, Bali  – Tepat Selasa pagi, artis Luna Maya Sugeng (41) menapaki salah satu momen sakral dalam adat Jawa: prosesi sungkeman sebelum hari pernikahan. Acara digelar di sebuah villa di Ubud, Bali, di bawah langit berawan dengan suhu berkisar 21–27 °C dan potensi hujan petir ringan pada hari itu

“Ibu yang saya sayang dan saya hormati pada hari ini. Tolong biarkan saya mengucapkan sesuatu dari dalam hati saya,” ujar Luna kepada sang ibu, Maya Desa, yang tampil anggun mengenakan kebaya berwarna senada.

Kedua kakak laki-laki Luna turut mendampingi –menggantikan posisi ayahnya yang telah berpulang saat ia remaja. Setelah sungkeman, Luna memohon maaf atas segala kesalahan—disengaja atau tidak—kepada sang ibu. “Saya benar-benar berharap ibu dapat menemukan maaf dalam hati ibu untuk saya,” ujarnya lirih.

Dilihat dari data YouTube TS Media, siaran live streaming prosesi ini menarik lebih dari 250 ribu penonton pada puncaknya, menempatkannya di peringkat 10 besar acara hiburan terpopuler hari itu.

Pelaksanaan sungkeman sebelum akad nikah kerap dijadikan simbol pertaatan dan rasa bakti anak kepada orang tua dalam budaya Jawa. Data lembaga kebudayaan mencatat lebih dari 75% pasangan Jawa modern tetap mengintegrasikan ritual ini dalam resepsi pernikahan mereka.

Akad nikah akan berlangsung Rabu, 7 Mei 2025, pukul 14.00 WIB di lokasi yang sama, dengan perkiraan cuaca masih berpotensi hujan ringan pada siang hari. Para tamu undangan, termasuk kalangan selebritas dan pegiat seni, diperkirakan hadir sekitar 150–200 orang. Luna dan Maxime Bouttier telah menyiapkan doa khusus agar pernikahan mereka senantiasa menerima limpahan berkah dan kebahagiaan. (ihd)