Forum Perhutanan Sosial Lingkungan UPTD KPHL Agam Raya Gelar Pertemuan Perdana

Media Analis Indonesia, Agam – Forum Perhutanan Sosial Lingkungan UPTD KPHL Agam Raya yang sudah berdiri setahun enam bulan silam, menggelar pertemuan perdana dengan 22 anggotanya yang terdiri dari LPHN (Lembaga Pengelolaan Hutan Nagari ) dan HKM (Hutan Kemasyarakatan) yang populasinya menyebar di Nagari Wilayah Agam. Kegiatan berlangsung di Hotel Syariah Sakura Lubuk Basung, Kamis (6/6/2024).

Boy Martin S.H , MSi, Kepala UPTD KPHL AGAM RAYA dalam kata sambutannya mengatakan, Forum PS ini merupakan satu-satunya Forum yg baru terbentuk di Sumatera Barat dan diharapkan menjadi sebuah wadah saling tukar informasi antar sesama pegiat perhutanan sosial di Agam, yang  diketahui bahwa di Agam hutannya kaya dengan potensi, baik itu Agrofarestri Wisata maupun Agroforestri hasil hutan bukan kayu (HHBK).

“Kalau dikelola secara profesional akan mendongkrak perekonomian masyarakat pinggiran dan sangat diharapkan hutan menjadi peluang pendapatan baru bagi masyarakat yg domisilinya berdampingan dengan hutan, baik itu hutan rakyat, hutan produksi dan Hutan Lindung serta hutan Konservasi, dengan slogan Hutan Lestari Masyarakat Sejahtera,” paparnya.

Pertemuan Diskusi Forum ini dihadiri dan dibuka oleh Kepala Dinas Kehutanan Sumatera Barat, Ir Yozarwardi Up, S. HUT, MSi dan Andi Junaidi satuan Pengaman Hutan ( Polhut ) dan juga NGO LSM WRI – WARSI.
Kadis Kehutanan Sumbar dalam sambutannya menyampaikan, Tiga hal yg wajib di diterapkan bagi Pengurus LPHN :

1. Penguatan Lembaga PS
2. Penguatan identifiikasi Potensi Hutan PS dan Tata Kelola PS oleh Lembaga
3. Pengelolaan Usaha baik oleh PS maupun KUPS.

Tiga hal ini merupakan dasar pengembangan dan capaian keberhasilan PS dan KUPS.
Dan Kadis Apresiasi pada UPTD Agam Raya yang telah berhasil menggiring LPHN dan HKM tersimpul dalam satu Wadah FORUM PS yg mana ini satu2nya di Sumatera Barat.

Dikesempatan lain awak Media Analis mewancarai Ketua LPHN Ampek Koto Palembayan Slamet Raharjo menyampaikan bahwa LPHN nya baru berdiri, memang banyak Potensi Hutan yang dapat didayagunakan dan di kembangkan kayak Pegiat Gula Aren dan Kulang Kaling yang ada di wilayah kerjanya.

“Kami masih meraba dan akan terus belajar bagaimana pengembangan dan kesinambungan usaha pegiat hasil hutan bukan kayu ini dan kini berharap Forum PS ini dapat menjembatani dan wadah konsultasi PS di Agam,” demikian paparan Slamet Raharjo mengakhiri wawancaranya.

( ID – 038 )