Media Analis Indonesia.Mataram – Memasuki tahapan masa tenang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar aksi bersih-bersih alat peraga kampanye yang berlokasi di kawasan Car Free Day (CFD) Jalan Udayana, Mataram, Ahad (24/11/2024). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT Korpri ke-53 dan HUT NTB ke-66.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik NTB, Dr. Najamudin Amy, S.Sos., M.M., yang mewakili Penjabat (Pj) Gubernur NTB menyampaikan bahwa aksi pembersihan ini dilaksanakan secara serentak di seluruh kabupaten/kota se-NTB.

“Kegiatan ini dilaksanakan untuk memberikan rasa nyaman dan menciptakan suasana yang kondusif bagi masyarakat sebelum melakukan pencoblosan pada hari Rabu, 27 November 2024 mendatang,” ungkapnya dengan penuh optimisme.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa selain melakukan pembersihan alat peraga kampanye, masyarakat yang hadir di CFD Udayana juga diharapkan dapat meningkatkan partisipasi politiknya melalui berbagai sosialisasi dan himbauan yang disampaikan oleh para pemangku kepentingan Pemilu pada hari ini.

Sementara itu, Ketua Bawaslu NTB, Itratip, dengan tegas mengingatkan agar masyarakat menggunakan hak pilihnya dengan mendatangi Tempat Pemungutan Suara (TPS) di lingkungan masing-masing pada hari pemilihan.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk datang ke TPS dan menggunakan hak pilihnya dengan bijak. Jangan sampai terlibat dalam politik transaksional karena suara kita sangat menentukan masa depan daerah ini selama lima tahun ke depan,” tegasnya dengan penuh keseriusan.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Sekretaris Dewan DPRD, para Direktur Rumah Sakit, dan beberapa perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Mereka bersama-sama bergerak menyusuri Jalan Udayana hingga ke bundaran lama untuk membersihkan berbagai alat peraga kampanye seperti baliho dan stiker yang masih terpasang di sejumlah titik strategis. (Yyt)
