Media Analis Indonesia.Taliwang – Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (Kormi) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Nasrudin, S.E., M.M., mengungkapkan kekecewaannya atas batalnya keberangkatan 500 atlet KSB ke Festival Olahraga Daerah (Forda) NTB 2024. Pembatalan mendadak ini terjadi hanya dua hari menjelang acara yang dijadwalkan berlangsung pada 21-26 Oktober 2024.
“Kami sangat menyayangkan keputusan ini. Tepat H-2 pelaksanaan, kami diberitahu bahwa tidak ada anggaran dan dukungan dari pemerintah daerah,” ungkap Nasrudin saat ditemui di Taliwang NTB, Jumat (18/10/2024).
Nasrudin menjelaskan, sebelumnya pihaknya telah melakukan komunikasi intensif dengan berbagai pihak, termasuk pada saat Firin menjabat sebagai Bupati KSB, Sekda, Kepala Bappeda, Asisten 2, dan Kepala Dinas Pariwisata dan Olahraga (Parpora) Sumbawa Barat. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil.

Festival yang akan diikuti oleh 10 kabupaten/kota se-NTB ini sebenarnya telah direncanakan sejak 2023, termasuk pengajuan anggarannya. KSB sendiri berencana mengirimkan kontingennya untuk berlaga di 19 cabang olahraga.
“Ini menjadi persoalan serius. Pemerintah Daerah KSB gagal menata urusan olahraga. Secara kelembagaan ada dua organisasi, Kormi dan KONI, yang perlu diperhatikan permasalahannya hingga tidak bisa mengirimkan atlet,” tambahnya.
Kegagalan ini dinilai semakin memprihatinkan mengingat NTB akan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional FORNAS VIII 2025.tahun depan. .Bahkan untuk peninjau pun tidak ada anggaran untuk berangkat,” keluh Nasrudin.
Ia berharap ke depannya Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat dapat memberikan perhatian serius terhadap pembinaan dan pengembangan olahraga di daerah. (Yyt)
