Media Analis Indonesia, Jakarta –
Media Analis Indonesia, Jakarta – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Yarsi Jakarta (YARSI)
mengadakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dengan tema Pelatihan Kewirausahaan “E-Commerce, Peluang Usaha Baru Era Digital” Bagi Pemuda-Pemudi Desa Kadumaneuh, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang Banten, kegiatan ini berlangsung pada Kamis (25/7/2024).
Program pengabdian ini dilaksanakan secara luring, diikuti para pemuda-pemudi desa Kadumaneuh dengan total peserta sebanyak 20 orang.
Kegiatan ini berlangsung di Aula Desa Kadumaneuh, yang dimulai pada pukul 9:00 pagi WIB. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diinisiasi oleh Wakil Dekan III FEB YARSI yang juga sebagai ketua pelaksana program kegiatan, Hesty Juni Tambuati Subing, SE., M.Ak., Ak., CSRS.

Dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini menghadirkan dua orang narasumber, terdiri dari satu orang Dosen FEB Universitas Yarsi yakni Ely Nurhayati, S.Pd., M.Si dan satu orang narasumber dari millenial entrepreneur Danang Pramudita.
Pemaparan materi yang disampaikan oleh narasumber pertama, Ely Nurhayati, S.Pd., M.Si memberikan materi terkait e-commerce dan peluang usaha baru di era digital, dilanjutkan oleh narasumber kedua Danang Pramudita, mengenai marketing digital dan isu-isu terbaru seputar pemasaran di media online, khususnya Tiktok Shop, kemudian dilanjutkan dengan praktek yang dilakukan oleh para peserta PkM.
“Kegiatan praktek ini bertujuan untuk memberikan wawasan kepada para peserta tentang bagaimana cara membuat akun bisnis tiktok, melakukan live di akun bisnis tersebut, hingga strategi membuat konten yang menarik,” ujar Ely Nurhayati.
Selain itu, para peserta yang hadir juga diberikan tripod dan ring light oleh ketua pelaksana PkM, yang nantinya bisa digunakan untuk membuat konten agar lebih menarik lagi.
Kegiatan diakhiri dengan sesi tanya jawab, evaluasi hasil akhir, dilanjutkan dengan pengisian kuesioner yang bertujuan untuk melihat pemahaman dan tanggapan peserta setelah mengikuti kegiatan PkM.
” Hasil dari kuesioner yang dibagikan menunjukkan dampak dari kegiatan ini, sebelumnya nilai rata-rata yang diperoleh adalah 43%., artinya, nilai ini menunjukkan sebelum kegiatan PKM dilaksanakan hanya sebagian kecil saja pemuda-pemudi di desa Kadumaneuh yang mengetahui dan memahami tentang cara memasarkan produk melalui media online seperti Tiktok shop,” terang Hesty Juni Tambuati Subing, selaku ketua pelaksana program kegiatan ini.

Kemudian, setelah kegiatan PkM dilakukan, nilai rata-rata hasil angketnya sebesar 98%, artinya, bisa dikategorikan hampir seluruh peserta kegiatan ini sudah mengetahui dan memahami peluang baru dalam membuka usaha di era digital.
“Hasil dari kegiatan PKM melalui pemaparan dan praktek tentang peluang usaha di era digital desa Kadumaneuh, dapat disimpulkan bahwa pengetahuan dan literasi serta pemahaman para pemuda-pemudi desa menjadi meningkat dalam melakukan pemasaran online di era digital,” pungkas Hesty.

Para pemuda-pemudi desa tersebut juga mampu menggunakan tripod dan ring light yang disediakan oleh ketua pelaksana PKM sebagai media agar konten yang dihasilkan baik dan dapat meningkatkan penjualan .
Hal ini terlihat dari hasil Pre-Test dan Post-Test yang meningkat 55%. Respon peserta terhadap kegiatan peluang usaha di era digital memiliki antusiasme yang sangat tinggi dan menunjukkan semangat serta produktivitas aktivitas yang tinggi terhadap kegiatan PKM yang dilakukan. (*/hel)
