Media Analis Indonesia.Mataram, NTB – Kisah percintaan yang berakhir pahit menimpa seorang pria berinisial AI (19), warga Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram; ia kini harus berhadapan dengan hukum setelah dilaporkan oleh kekasihnya sendiri atas dugaan tindak pidana penggelapan. Kasus ini mengungkap betapa rapuhnya kepercayaan dalam sebuah hubungan asmara.
Peristiwa mengejutkan tersebut terjadi pada 28 November 2024, ketika korban—seorang wanita muda—tengah menikmati malam santai berjalan-jalan bersama AI. Pasangan muda ini tampak seperti sepasang kekasih pada umumnya, tanpa ada kecurigaan sedikit pun hingga mereka berhenti di salah satu supermarket modern di Kota Mataram.
Di lokasi itulah AI melancarkan aksi tidak terpujinya. Dengan dalih ada urusan sebentar, ia meminjam sepeda motor korban dan meminta sang kekasih menunggu di tempat. Jam berlalu begitu saja, namun AI tak kunjung menampakkan batang hidungnya. Korban yang mulai was-was akhirnya memutuskan pulang menggunakan ojek, hanya untuk menemukan fakta mengejutkan bahwa motor kesayangannya telah digadaikan oleh orang yang seharusnya ia percayai.
Merasa terkhianati dan kehilangan, korban segera melaporkan kejadian ini ke Polsek Mataram. Kapolsek Mataram, AKP Mulyadi SH, menjelaskan kronologi penangkapan tersangka dengan rinci: “Berdasarkan keterangan saksi-saksi, kami berhasil mengidentifikasi pelaku dan akhirnya menangkapnya pada 3 Desember 2024,” ujarnya dalam keterangan resmi pada Rabu (4/12/2024).
Kini, AI berada di bawah pengawasan unit Reskrim Polsek Mataram untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Barang bukti berupa sepeda motor yang telah digadaikan tengah dalam proses pengembalian kepada korban.
Kasus ini menjadi pelajaran berharga bahwa kepercayaan dalam hubungan memerlukan kejujuran dan integritas. Kapolsek Mataram mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dan waspada dalam mempercayakan barang berharga, termasuk kepada orang terdekat sekalipun.
Semoga kisah ini menjadi refleksi bagi setiap pasangan akan pentingnya saling menghormati dan menjaga kepercayaan dalam menjalani hubungan. (Yyt)
