Media Analis Indonesia, Kota Bekasi – Arif Rahman Hakim, SH. resmi dilantik menjadi anggota DPRD Kota Bekasi periode 2024-2029, di gedung DPRD Kota Bekasi, Jl. Chairil Anwar, Bekasi Timur, hari ini Senin (26/8/2024).
Arif Rahman Hakim resmi dilantik menduduki kursi parlemen Kota Bekasi dari PDI Perjuangan untuk periode kedua kalinya setelah dalam Pileg 14 Februari 2024 lalu terpilih dengan meraup suara terbanyak di dapilnya Bekasi Utara dan Medan Satria.
Mungkin banyak yang belum mengenal tentang sosok detail Bocah Kaliabang Bungur asli ini dan kisahnya berhasil menjadi wakil rakyat untuk periode kedua kalinya.
Arif Rahman Hakim yang populer dengan panggilan ARH lahir di Kaliabang Bungur, Harapan Jaya, Bekasi Utara, tanggal 23 Agustus 1979 dari pasangan Almarhum KH. Zahruddin dan Almarhumah Hajjah Munawwaroh.
Ayahnya berasal dari keluarga kyai sekaligus jawara yang cukup berpengaruh di daerah Cakung Pedaengan Jakarta Timur. KH. Ahmad Fadoli El-Muhir Pendiri ormas FBR yang sangat disegani itu adalah pamannya, juga KH. Soderi ulama terkenal pemilik yayasan Alwathoniyah juga adalah pamannya.
Sedangkan ibunya almarhumah Hajjah Munawaroh adalah keturunan dari pemilik warung sop sate “Wa Haji Maya” Kaliabang Bungur” yang sangat tersohor di Kota Bekasi sejak tahun 1940 an.
ARH menikah tahun 1999 di Bekasi dengan wanita berdarah Aceh bernama Putri Rahmah. Dari hasil pernikahan tersebut ARH dikaruniai empat anak, tiga putra dan satu putri, serta dikaruniai seorang cucu dari hasil pernikahan anak laki laki pertamanya.
ARH kesehariannya dikenal sangat religius, karena sejak kecil sudah dididik agama yang ketat oleh ayahnya yang memang seorang kyai. Tak heran masa pendidikannya sebagian besar dihabiskan di sekolah agama dan pondok pesantren seperti, yayasan Pendidikan Islam Sullamul Istiqomah Kaliabang Bungur Bekasi, Pondok Pesantren Darunnasa’ien, Lawang Malang, Jawa Timur, Pondok Pesantren Alkifahi Alsaqofi Bukit Duri Jakarta Selatan pimpinan ulama besar Alwalid Habib umar bin habib Abdul Rahman Assegaf.
Untuk pendidikan umum,
ARH bersekolah di SMP Merdeka Jaya 1 Cakung, Jakarta Timur, lulus SMP melanjutkan ke STM PGRI 8 Rawa Mangun, Jakarta Timur. Lulus STM melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi dengan mengambil jurusan Hukum hingga lulus menyandang gelar Sarjana Hukum.
ARH sebelum menjadi anggota DPRD Kota Bekasi bukan siapa siapa. Ia hanyalah bocah kampung yang sederhana yang mencoba bertahan hidup dengan bekerja apa saja yang penting halal, bahkan sampai pernah menjadi kondektur Metro Mini T 43 Jurusan Pulogadung – komplek Seroja.
ARH mulai dikenal orang sejak berkiprah di Ormas Forum Betawi Rempug (FBR) dengan jabatan sebagai Ketua Garda Muda FBR Kota Bekasi. Kemudian melebarkan sayap berkiprah di organisasi politik dengan memilih bergabung di Partai PDI Perjuangan pimpinan Megawati Soekarnoputri, jabatan awal yang disandangnya menjadi Wakil Koordinator Satgas PDI Perjuangan Bekasi Utara lalu naik jabatan menjadi Ketua PAC PDI Perjuangan Bekasi Utara.
ARH mulai full aktif di dunia politik praktis dengan mencoba memgadu peruntungan maju menjadi caleg di Pemilu 2014. Namun karena minim pengalaman politik karena baru pertama kali nyaleg Ia pun akhirnya gagal.
Namun ia tak pantang menyerah. Berkaca dari kegagalan nyaleg di pemilu 2014. ARH kemudian kembali mencoba mengadu peruntungan dengan maju lagi menjadi caleg di Pemilu 2019. Karena sudah punya pengalaman politik, ia pun akhirnya lolos terpilih menjadi anggota DPRD Kota Bekasi periode 2019-2024.
Berkiprah menjadi anggota DPRD, karier ARH terus melejit dengan berhasil menduduki jabatan sebagai Ketua Komisi 2 DPRD Kota Bekasi dua kali berturut turut. ARH juga dipercaya menduduki berbagai jabatan lain diluar anggota DPRD, Seperti, menjadi Pengurus PSSI Kota Bekasi, Ketua Panpel Liga 3 Jawa Barat, Penasehat PWC NU Bekasi Utara, Ketua Gabungan Ormas Bekasi Utara dan lain lain.
(Ahmad Zarkasi)
