KKN-PMD Unram Ajak Warga Desa Kayangan Optimalkan Resapan Air dan Kurangi Sampah Organik Lewat Biopori

Media Analis Indonesia.Lombok Utara – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pemberdayaan Masyarakat Desa (KKN-PMD) Universitas Mataram (Unram) menggelar sosialisasi optimalisasi resapan air dan pengurangan sampah organik melalui pemanfaatan lubang biopori. Kegiatan ini diselenggarakan di aula Kantor Desa Kayangan, Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara, pada Selasa (16/7/2024).

Sosialisasi ini bertujuan memperkenalkan fungsi biopori kepada masyarakat dan cara mengolah sampah organik agar bermanfaat bagi lingkungan sekitar. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN-PMD berkolaborasi dengan dosen Fakultas Teknologi Pangan dan Agroindustri (FATEPA) Unram.

Afiyat Isna Haqiqi, ketua kelompok KKN dari Program Studi Manajemen, menyampaikan materi sosialisasi. Usai pemaparan, kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung pembuatan lubang biopori di halaman Kantor Desa Kayangan. Dr. Guyup Mahardhian Dwiputra, S.T.P., M.Si., dosen FATEPA, bersama rekan-rekannya memandu proses pembuatan.

Tahapan pembuatan lubang biopori meliputi penggalian tanah sedalam 60-80 cm, pemasangan pipa biopori, dan pengisian sampah organik ke dalam pipa. Metode ini diharapkan dapat menjadi solusi pengolahan sampah organik sekaligus meningkatkan resapan air.

Karmilawati, perwakilan ibu-ibu PKK Desa Kayangan, menyatakan ketertarikannya terhadap program ini. “Saya sangat tertarik dengan program kerja dari adik-adik KKN. Kami berharap diberikan bimbingan cara membuat biopori karena sepertinya sangat bermanfaat, apalagi untuk ibu rumah tangga yang setiap hari memasak dan banyak menghasilkan sampah sisa makanan,” ujarnya.

Kepala Desa Kayangan, Edi Kartono, S.E., mengapresiasi program tersebut. Menurutnya, inisiatif ini dapat membantu mengurangi sampah organik, menghasilkan pupuk organik, dan mengoptimalkan resapan air saat terjadi genangan. “Terlebih di Desa Kayangan sendiri masih kurang tempat pembuangan sampah dan TPS yang sudah tidak berfungsi sebagaimana mestinya,” tambahnya.

Antusiasme warga dalam mengikuti sosialisasi ini menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengolahan sampah yang tepat. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat melalui pemanfaatan lubang biopori.

Dengan adanya program ini, mahasiswa KKN-PMD Unram telah memberikan kontribusi nyata dalam upaya pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat di Desa Kayangan, Lombok Utara.

Penulis:
Yyt & Afiyat Isna Haqiqi (Mahasiswa KKN program studi Manajemen Universitas Mataram)