Media Analis Indonesia, Jakarta – Mengawali tahun ajaran baru, Yayasan Pendidikan Islam Al Ihsan, yang berlokasi di Jalan Apus II, Kota Bambu, Palmerah, Jakarta Barat, menggelar Rapat Kerja (Raker) Tahun Ajaran 2024/2025, pada Kamis (11/7/2024) WIB.
Raker yang berlangsung diruang rapat sekolah dengan tujuan untuk merancang kegiatan satu tahun ke depan, kegiatan ini diikuti oleh Kepala Sekolah Mts Al Ihsan, Zainal Fallah SPd, Kepala Sekolah Mi Al Ihsan, M Mahfudin MPdI, Kepala Sekolah Ra Al Ihsan, Neneng SPd, juga
seluruh guru, pegawai serta komite di sekolah tersebut.
Kepala sekolah Mi Al Ihsan, M Mahfudin MPdi mengatakan, Raker tahun ini bertujuan untuk merumuskan langkah-langkah strategis dalam mencapai visi dan misi disekolah ini yang lebih relevan dan responsif terhadap perkembangan zaman.
“Dalam menghadapi tantangan pendidikan di era digital ini, kita perlu merumuskan kembali visi dan misi sekolah agar dapat memberikan pendidikan yang berkualitas dan relevan bagi siswa-siswa kita. Saya berharap, melalui Raker ini, kita dapat menghasilkan strategi-strategi baru yang inovatif dan implementatif,” ujar Mahfudin.

Ia menambahkan, berbicara tentang kebijakan dan pelaksanaan aturan dan penerapan Kurikulum Merdeka, maka siap tidak siap, semua pihak terkait dalam hal ini harus siap.
Berdasarkan informasi, 80% sekolah yang ada di Indonesia sudah mengadopsi Kurikulum Merdeka untuk mengganti kurikulum sebelumnya. Dimana Kurikulum Merdeka sudah dilaksanakan sejak tahun 2022.
Dengan implementasi Kurikulum Merdeka yang sudah dilakukan sejak lama sekitar empat tahun lalu tersebut, maka wajar bila Kurikulum Merdeka diaplikasikan pada ajaran baru tahun 2024.
Proses implementasi Kurikulum Merdeka menjadi kurikulum nasional penetapannya dilakukan dengan penerbitan Permendikbudristek Nomor 12 Tahun 2024 tentang Kurikulum pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan juga Pendidikan Menengah.
“Dengan terbitnya Permendikbudristek Nomor 12 Tahun 2024 ini maka Kurikulum Merdeka secara resmi menjadi kerangka dasar dan struktur kurikulum untuk seluruh sekolah di Indonesia, termasuk di sekolah Al Ihsan ini,” jelas Mahfudin.
Sementara itu Ketua Yayasan Al Ihsan HM Nuh menambahkan, kegiatan ini sangatlah penting. Menurutnya, raker adalah momentum untuk muhasabah atau evaluasi diri. “Raker ini adalah kesempatan bagi kita semua untuk melihat kembali apa yang telah kita capai, mengevaluasi diri, dan merencanakan langkah-langkah ke depan agar menjadi lebih baik lagi,” kata HM Nuh.
Dirinya menyebutkan, tahun ajaran baru ini Alhamdulillah kelas yang kita buka sudah full terisi, yakni sebanyak 3 kelas dengan jumlah murid satu kelasnya berjumlah 30 siswa, yang berasal dari berbagai wilayah di Kota Bambu, Tomang, dan Palmerah, sekolah kami juga sudah terakreditasi dengan nilai A.
“Banyak dari lulusan Mi Al Ihsan yang diterima di SMP Negeri, diantaranya ada yang di SMPN 61,SMPN 111, dan lain sebagainya.
Begitu juga yang dari Mts Al Ihsan banyak diterima di SMA dan SMK Negeri, bahkan ke jenjang berikutnya ada juga yang berprestasi mendapatkan kuliah gratis di luar negeri, yaitu di Kairo dan Malaysia,” jelas HM Nuh
Acara Raker ini ditutup dengan presentasi hasil diskusi dan rencana aksi dari masing-masing kelompok kerja. Ketua Yayasan Al Ihsan HM Nuh, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta atas partisipasi aktif dan kontribusi mereka dalam Raker ini. Dirinya juga menekankan pentingnya komitmen dan kerjasama dalam mewujudkan visi dan misi baru di Yayasan Al Ihsan.
Perlu diketahui, Yayasan Al Ihsan saat ini menaungi tiga jenjang pendidikan sekolah yakni, Raudhatul Athfal (Ra) Al Ihsan, Madrasah Ibtidaiyah (Mi) Al Ihsan dan Madrasah tsanawiyah (Mts) Al Ihsan, yang didirikan pada tahun 1978 dan diketuai oleh HM Nuh.

Berbagai kegiatan ekstrakurikuler terdapat di sekolah ini, mulai dari Pramuka, Pencak silat, Taekwondo, juga kesenian lainnya, beberapa prestasi yang di dapat oleh sekolah ini dapat kita lihat melalui banyaknya jenis piala yang terpajang di depan etalase sekolah tersebut, diantaranya, Kejuaraan Pencak silat Piala KONI DKI yang menyabet 6 medali emas, lima perak, dan 4 perunggu, begitu juga dengan tim Taekwondonya yang juga berhasil menjadi juara di tingkat DKI, kemudian juara di salah satu program televisi swasta (Indosiar) acara Ramadhan tahun lalu, dan yang terbaru menjadi juara satu dalam pentas Muhaddoroh (baca puisi) tingkat DKI. (hel)
