Dramatis! Teriakan Minta Tolong Jadi Kata Terakhir Sebelum Tewas Terbawa Arus

Media Analis Indonesia.Mataram, NTB – Sebuah kejadian tragis menimpa seorang petani berusia 67 tahun yang terseret arus banjir bandang di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB), Selasa (4/2/2025). Korban yang diketahui bernama Monggo tengah menanam pisang ketika musibah itu terjadi.

Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol Mohammad Kholid, S.I.K., M.M., memaparkan kronologi kejadian nahas tersebut. “Korban sedang bekerja menanam pisang di kebun milik Abdul Azis. Saat hendak mengambil bibit pisang di seberang Sungai Brang Tarum, tiba-tiba arus sungai meluap dari arah pegunungan dan menyeret korban,” ungkapnya.

Kesaksian warga setempat menyebutkan bahwa korban sempat berteriak meminta pertolongan sebelum akhirnya hilang ditelan derasnya arus sungai. Zainal alias Martin, saksi mata kejadian tersebut, segera menginformasikan musibah ini kepada warga sekitar untuk melakukan pencarian di sepanjang aliran sungai hingga ke muara.

Tim gabungan yang terdiri dari Ditpolairud Polda NTB, BPBD, dan warga setempat langsung melakukan operasi pencarian dengan mengerahkan Kapal Polisi XXI-1003. Setelah pencarian intensif selama beberapa jam, jasad korban ditemukan oleh nelayan setempat pada pukul 14.30 WITA dalam kondisi tidak bernyawa.

“Kami turut berduka cita atas kejadian ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ucap Kombes Pol Kholid. Ia juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat cuaca ekstrem dan beraktivitas di sekitar sungai yang rawan banjir.

Tragedi ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat tentang bahaya banjir bandang yang kerap terjadi di musim penghujan. Aparat dan masyarakat diharapkan terus meningkatkan kesiapsiagaan untuk mengantisipasi kejadian serupa di masa mendatang.

(Yyt)