Media Analis Indonesia, Kota Bekasi – Sehari jelang HUT Kemerdekaan RI ke-79 Tanggal 17 Agustus 2024, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi menggelar Rapat Paripurna mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI, Joko Widodo secara virtual bertempat di Ruang Sidang Paripurna DPRD Kota Bekasi, Jum’at (16/8/2024).
Rapat Paripurna dihadiri Ketua, Wakil Ketua dan seluruh anggota DPRD Kota Bekasi dari berbagai fraksi. Hadir pula Pj. Wali Kota Bekasi, Gani Muhamad bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Jajaran Pejabat Eselon II dan III Pemerintah Kota Bekasi.
Dalam pidatonya, Presiden Jokowi menekankan pentingnya Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 sebagai fondasi utama dalam mendorong transformasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Menurut Presiden Jokowi, APBN 2025 disusun dengan fokus utama pada peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui pertumbuhan ekonomi yang merata dan berkeadilan.
“APBN 2025 akan menjadi instrumen strategis untuk memperkuat perekonomian nasional, memastikan inklusivitas dalam pembangunan, serta menjaga keberlanjutan lingkungan,” tegas Presiden.
Presiden juga menyoroti pentingnya investasi pada sektor-sektor strategis, seperti infrastruktur, pendidikan, kesehatan, serta inovasi teknologi. Menurutnya, sektor-sektor ini adalah kunci untuk mendorong daya saing Indonesia di kancah global.
“Kita harus memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan melalui APBN memberikan manfaat sebesar besarnya bagi kesejahteraan rakyat dan masa depan bangsa,” ujar Presiden.
Karena itu, Presiden Jokowi, menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah dalam mengimplementasikan APBN 2025. Sinergi antara berbagai tingkat pemerintahan diharapkan dapat mempercepat pencapaian tujuan pembangunan, terutama dalam hal pengentasan kemiskinan, peningkatan lapangan kerja, dan pengurangan kesenjangan antar wilayah.
Presiden Jokowi berharap dengan APBN 2025 sebagai motor penggerak, Indonesia mampu menciptakan ekonomi yang lebih tangguh, inklusif, dan berkelanjutan, yang dapat menjawab tantangan zaman serta membawa kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia.
Dalam pidatonya juga, Presiden Jokowi menyerahkan tongkat estafet kepemimpinan nasional kepada Bapak Prabowo Subianto untuk menyerahkan semua harapan dan cita-cita masyarakat Indonesia, dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote, dari pinggiran, dari daerah terluar, dari desa, dari pusat-pusat kota, kepada Bapak Prabowo Subianto menuju Nusantara Baru, Indonesia Maju.
(*/Ahmad Zarkasi)
