Media Analis Indonesia.Mataram – Suasana debat publik perdana Pemilihan Gubernur (Pilgub) Nusa Tenggara Barat (NTB) periode 2024-2029 berlangsung dinamis di Hotel Lombok Raya, Mataram, Rabu (23/10/2024) malam. Ketiga pasangan calon (paslon) terlibat dalam diskusi yang memanas saat membahas visi misi dan program unggulan mereka untuk memajukan NTB.
“Kami berkomitmen menjadikan NTB sebagai destinasi wisata halal terkemuka dengan tetap mempertahankan kearifan lokal,” tegas paslon nomor urut 1 dalam sesi penyampaian visi misi. Pernyataan ini langsung ditanggapi kritis oleh paslon nomor urut 2 yang menekankan pentingnya pengembangan sektor pertanian dan UMKM.

Moderator debat, Dr. Ahmad Wijaya, berhasil mengendalikan jalannya debat ketika suasana mulai memanas pada sesi tanya jawab antarkandidat. “Mohon tetap fokus pada substansi program dan hindari pernyataan yang bersifat personal,” tegasnya.
Debat publik yang disiarkan langsung oleh televisi nasional ini mengangkat tema “Membangun NTB Berkelanjutan”. Tiga isu utama yang dibahas meliputi pengembangan ekonomi, peningkatan kualitas pendidikan, dan pengelolaan pariwisata.
Tim pengamat politik dari Universitas Mataram, Prof. Dr. Suryadi, M.Si., menilai debat berlangsung cukup substantif. “Para kandidat mampu memaparkan program dengan baik, meski masih ada yang terjebak dalam janji-janji politik praktis,” ujarnya.

Debat berlangsung selama tiga jam dan dihadiri sekitar 500 undangan yang terdiri dari tokoh masyarakat, akademisi, dan perwakilan partai politik. Pengamanan debat diperketat dengan melibatkan 200 personel gabungan TNI-Polri.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) NTB menjadwalkan debat publik kedua akan digelar pada awal November 2024. Debat selanjutnya akan lebih fokus pada isu pembangunan infrastruktur dan pengentasan kemiskinan. (Yyt)
