Media Analis Indonesia,Mataram,NTB – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi NTB menyalurkan bantuan logistik bagi warga terdampak banjir di Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur, Senin (2/2/2026).
Banjir dipicu hujan intensitas sedang hingga lebat yang disertai kilat, petir, dan angin kencang sejak Jumat (30/1/2026) pukul 10.30 WITA. Akibatnya, sejumlah permukiman warga di Desa Ekas Buana, Desa Kwang, dan Desa Seriwe terendam air.
Data BPBD mencatat, sebanyak 145 kepala keluarga (KK) atau 568 jiwa terdampak banjir. Rinciannya, 54 KK di Desa Ekas Buana, 3 KK di Desa Kwang, dan 88 KK di Desa Seriwe. Hingga Senin, genangan air di beberapa titik masih belum sepenuhnya surut dan mengganggu aktivitas warga.

Merespons kondisi tersebut, BPBD Provinsi NTB bergerak cepat dengan berkoordinasi bersama BPBD Lombok Timur, TNI, Polri, pemerintah kecamatan, serta aparat desa. Tim Reaksi Cepat (TRC) diterjunkan untuk melakukan asesmen lapangan, termasuk upaya penyedotan air di wilayah terdampak.
Atas arahan Gubernur NTB melalui Sekretaris BPBD Provinsi NTB, bantuan logistik disalurkan berupa air mineral, paket sandang, tikar, sembako, mie instan, serta bahan pangan lainnya. Seluruh bantuan telah didistribusikan dan diterima secara resmi oleh Kantor Camat Jerowaru untuk selanjutnya disalurkan kepada warga.

Sekretaris BPBD Provinsi NTB, Ahmad Yani, S.Pd., M.M., menegaskan bahwa pihaknya terus memantau perkembangan situasi dan memastikan bantuan tepat sasaran.
“BPBD bersama seluruh unsur terkait terus berupaya memberikan penanganan terbaik. Kami mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem,” ujarnya.
Memasuki puncak musim hujan, Pemerintah Provinsi NTB mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologis, seperti banjir, angin kencang, dan tanah longsor, serta menjaga lingkungan demi meminimalkan risiko bencana.
(Yyt)
