Media Analis Indonesia, Palas – Bupati Padang Lawas (Palas) Putra Mahlota Alam Hasibuan, SE melalui Wakil Bupati Palas H. Achmad Fauzan Nasution, S.H.I., M.Pd.i secara resmi buka Fasilitasi Intensifikasi Dan Integrasi Pelayanan KB/KR Wilayah Khusus (Wilsus) di Kecamatan Barumun Tengah (Barteng) dalam rangka Hari Ulang Tahun Ikatan Bidan Indonesia (HUT IBI Ke-74) Tahun 2025 diKabupaten Palas, Senin (05/05/2025).
Kegiatan ini dihadiri Kepala Perwakilan BKKBN Sumatera Utara Fatmawati, ST. M.Eng dan para undangan terhormat lainnya.
Dalam penyampainnya, Wakil Bupati Palas H. Achmad Fauzan Nasution, S.H.I., M.Pd.i mengatakan bahwa untuk menekan angka total fertility rate (TRF) di Palas pada tahun 2025, perlu Pendekatan komprehensif yang melibatkan Peningkatan akses pelayanan kesehatan reproduksi, pemberdayaan perempuan, Pendidikan kependudukan, dan kampanye edukasi masyarakat.
“Dengan cara meningkatkan angka prevalensi pemakaian kontrasepsi modern atau modern contraceptive prevalence rate (MCPR) khususnya metode kontrasepsi jangka panjang
(MKJP), menurunkan unmeed need khususnya di wilayah barumun tengah dalam rangka percepatan penurunan stunting”.ujarnya.
Kemudian, strategi ini merupakan strategi fasilitasi intensifikasi dan integrasi pelayanan kbkr di Barumun Tengah mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengendalian kelahiran yang terencana dan terarah sekaligus mengedepankan pemahaman yang benar tentang tujuan dari program kb.
Program ini berpengaruh besar terhadap keberhasilan pembangunan secara keseluruhan, karena penduduk merupakan subjek dan sekaligus objek pembangunan, katanya.
Oleh karena itu pertumbuhan penduduk harus dikendalikan dan dikelola dengan baik,
penduduk yang berkualitas merupakan modal penting pada proses pembangunan keluarga. Kemudian dengan harapan melalui kegiatan ini semua stakeholders yang hadir dapat mengajak warga terutama pasangan usia subur (PUS) untuk mendapatkan pelayanan kbkr, harapnya.
“Wakil Bupati mengajak, Mari kita sukseskan kegiatan ini, intensifikasi dan integrasi pelayanan kbkr di daerah
perbatasan sebagai wujud komitkmen pemerintah Kabupaten Padang Lawas dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengendalian kelahiran yang terencana
dan terarah, sekaligus mengedepankan
pemahaman yang benar tentang tujuan dari program kb ini sendiri”.
Selanjutnya, Dan upaya program KB di dalam RPJMN berlandaskan pada prinsip-prinsip hak yang meliputi akses ke pelayanan berkualitas, keadilan dalam akses yang menjamin terpenuhinya akses kelompok rentan, transparansi dan akuntabilitas, sensitivitas gender dan sensitivitas budaya.

Selain itu, disampaikan juga apresiasi terhadap kemenduk bangga / BKKBN perwakilan sumatera utara, dinas pengendalian penduduk keluarga berencana pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak Kabupaten Padang Lawas, para bidan, serta seluruh pihak yang ikut terlibat dalam acara ini sehingga kegiatan ini terlaksana pelayanan kb wilayah khusus.
Dengan memanfaatkan program kontrasepsi, kita sebagai masyarakat dapat merencanakan
keluarga kita menjadi keluarga berkualitas yang sejahtera, sehat, maju mandiri, berwawasan ke depan, harmoni dan bertakwa
kepada tuhan yang Maha Esa.
“Marilah kita singsingkan lengan baju untuk menggerakkan program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga lebih mantap melalui pelayanan keluarga berencana,” tutupnya. (081)
