Media Analis Indonesia, Mataram – Wali Kota Mataram, H Mohan Roliskana, pada Jumat (10/5/2024) menggarisbawahi peran krusial seorang guru dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa. Lebih dari sekadar penyalur ilmu, guru menjadi teladan yang memengaruhi sikap, nilai, dan pola pikir siswa. Dalam acara halal bihalal dan pelepasan calon jamaah haji PGRI Kota Mataram, beliau menegaskan bahwa guru adalah arsitek utama pembentukan pondasi moral dan etika.
Dalam sambutannya, Wali Kota mengutip kata-kata inspiratif Nelson Mandela, bahwa “Pendidikan adalah senjata paling kuat yang dapat Anda gunakan untuk mengubah dunia.” Menurutnya, guru adalah garda terdepan dalam membangun masa depan cerah bagi negeri ini, dengan membentuk pondasi pengetahuan, moral, dan etika.

Tema acara, “Membangun Sinergi untuk Negeri”, menyoroti pentingnya kerja sama di antara anggota PGRI. Di era Indonesia Emas yang semakin dekat, sinergi dan kolaborasi antara guru, tenaga pendidik, dan masyarakat pendukung menjadi kunci kesuksesan. Wali Kota mengajak semua pihak untuk bersatu, menghadapi tantangan dengan tangguh, dan meraih prestasi lebih besar.
Dalam momen yang sama, Bang Aji, sapaan akrabnya, mengungkapkan kebahagiaannya melepas 34 calon jamaah haji PGRI. Beliau berharap agar mereka diberikan kesehatan, keselamatan, dan kelancaran dalam menjalankan ibadah haji.

Dengan semangat yang membara, Wali Kota Mataram menutup sambutannya dengan menyampaikan harapan terbaik bagi guru dan calon jamaah haji. Dengan sinergi yang kuat dan semangat yang tinggi, bersama-sama kita akan mewujudkan cita-cita luhur bangsa dan melahirkan generasi unggul untuk Indonesia yang gemilang di panggung dunia.
(Yyt)
