Sersan TNI AL yang Hilang, Muncul di Medan Perang Ukraina Berseragam Rusia

Media Analis Indonesia, Jakarta — Nama itu kembali terdengar setelah lama lenyap dari radar militer. Satria Arta Kumbara, bekas prajurit Marinir TNI Angkatan Laut, muncul dalam sebuah video viral mengenakan seragam tempur Rusia. Klip berdurasi kurang dari semenit itu tersebar di TikTok, memperlihatkan sosok pria berambut cepak dengan loreng Rusia dan badge bendera Indonesia di lengan. Sekilas, ia juga mengenakan atribut TNI AL. Lokasinya diduga di Ukraina.

Kepala Dinas Penerangan TNI AL, Laksamana Pertama I Made Wira Hady Arsanta, membenarkan identitas pria dalam video tersebut. “Benar, yang bersangkutan adalah Satria Arta Kumbara, mantan personel Marinir dengan pangkat terakhir Sersan Dua,” kata Wira kepada wartawan, Sabtu (10/5/2025).

Jejak Satria terakhir tercatat pada pertengahan 2022. Ia desersi dari kesatuan sejak 13 Juni tahun itu. Tak ada surat izin, tak ada permisi. Satria menghilang begitu saja. Sidang in absentia di Pengadilan Militer II-08 Jakarta digelar pada April 2023. Ia dinyatakan bersalah karena mangkir dari tugas dalam waktu damai selama lebih dari 30 hari. Vonisnya: satu tahun penjara dan pemecatan tidak hormat dari militer.

Dokumen pengadilan dengan nomor 56-K/PM.II-08/AL/IV/2023 mencatat putusan itu telah inkrah sejak 17 April 2023. Namun eksekusinya tinggal di atas kertas. Keberadaan Satria tidak pernah terlacak—hingga kemunculannya dalam balutan seragam asing.

TNI AL tak banyak bicara soal kemungkinan keterlibatan mantan tentaranya dalam konflik Ukraina. Hingga kini belum ada konfirmasi resmi apakah Satria benar-benar ikut bertempur di bawah komando Rusia. Namun, rekaman tersebut membuka tabir baru: keterlibatan warga negara Indonesia dalam perang asing, di luar mandat negara.

Apakah Satria memang membelot untuk bergabung ke medan perang? Atau ia bagian dari relawan asing yang simpati pada Moskwa? Yang pasti, Sersan Dua itu tak pernah kembali sejak dua tahun lalu. Kini, ia muncul dalam perang yang bukan miliknya. (imh)