Media Analis Indonesia.Mataram – Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) ke-2 Asosiasi Media Independen Online (MIO) Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) resmi ditutup di Wisata Camping Ground Gunung Jae, Lombok, pada Minggu (1/9/2024). Penutupan ini menandai berakhirnya rangkaian kegiatan selama tiga hari yang berlangsung sejak Jumat hingga Minggu, dengan berbagai agenda yang tidak hanya produktif, namun juga menyenangkan.
Ketua MIO NTB, Feryal, MP, mengungkapkan bahwa selama tiga hari tersebut, para peserta Rakerwil tidak hanya fokus pada pembahasan dan penyusunan program kerja, tetapi juga diajak untuk mengeksplorasi keindahan Pulau Lombok. Salah satu destinasi yang dikunjungi adalah Sirkuit Mandalika, lokasi kebanggaan yang menjadi tuan rumah ajang MotoGP dunia. Tak hanya itu, para peserta juga diberi kesempatan untuk mengunjungi desa adat Sasak dan menyaksikan langsung kehidupan masyarakat asli Lombok yang masih memegang teguh tradisi leluhur.

“Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar. Kami berharap acara ini dapat mempererat silaturahmi, persaudaraan, dan pemahaman di antara pengurus MIO se-NTB,” ujar Feryal. Ia menambahkan bahwa pemilihan durasi tiga hari untuk Rakerwil ini bukan tanpa alasan. Menurutnya, waktu yang lebih panjang memungkinkan para peserta untuk lebih akrab dan saling mengenal di luar suasana formal rapat.
“Biasanya kegiatan kita hanya sehari semalam; rapat terus, jadi tidak ada waktu untuk saling bercengkrama dan berbagi cerita. Dengan tiga hari ini, kami ingin memberikan ruang bagi kita semua untuk lebih dekat dan membangun kebersamaan,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, para peserta juga diajak mengunjungi Desa Sukarare, Lombok Tengah, yang terkenal sebagai sentra produksi pakaian dan kerajinan adat Lombok. Kunjungan ini memberikan wawasan baru tentang kekayaan budaya lokal yang menjadi salah satu daya tarik utama pariwisata Lombok.

Rakerwil ke-2 MIO NTB ini menghasilkan sejumlah kesepakatan penting terkait program kerja jangka pendek, menengah, dan panjang. Program-program yang menjadi prioritas antara lain peningkatan kapasitas wartawan serta pengembangan usaha perusahaan media online yang lebih profesional dan berkelanjutan. Selain itu, MIO NTB berkomitmen untuk memberikan pelatihan teknologi kepada para pemilik dan pengelola media online agar mampu menjalankan usaha mereka dengan lebih baik.
Ke depan, MIO NTB juga berencana untuk mengadakan studi banding ke Sekolah Tinggi Multimedia Yogyakarta pada awal tahun 2025, sebagai upaya untuk terus memperbarui pengetahuan dan kemampuan dalam mengelola media online.
Rangkaian kegiatan Rakerwil MIO NTB ini ditutup dengan suasana yang penuh kegembiraan, di mana para peserta menikmati keindahan alam di lokasi Camping Ground Gunung Jae. Suasana asri dan sejuknya alam memberikan kesan mendalam yang akan terus diingat oleh seluruh peserta. (Yyt)
