Paslon RISOL Gelar Deklarasi, Jika Diberi Amanah Akan Sikat KKN di Lingkungan Pemkot Bekasi

Media Analis Indonesia, Kota Bekasi – Pasangan bakal calon Wali Kota Bekasi Heri Koswara dan bakal calon Wakil Wali Kota Bekasi Sholihin (Paslon RISOL) menggelar deklarasi sebagai satu satunya paslon yang paling siap bertarung di Pilkada Kota Bekasi bulan November 2024 mendatang, Minggu pagi (25/8/2024).

Acara deklarasi yang digelar di Alun-Alun M. Hasibuan, Kota Bekasi, dipadati ribuan massa pendukung yang tumpah ruah memenuhi arena deklarasi. Yang menarik, diantara ribuan massa hadir sejumlah komunitas disabilitas yang antusias mengikuti acara deklarasi.

Hadir para ketua partai pengusung antara lain, PKS, PPP, PAN, Partai Umat, Partai Buruh dan Partai Hanura. Hadir pula pengamat politik Eep Syaifullah fatah didampingi istrinya Sandrina Malakiono.

Acara deklarasi dimeriahkan dengan senam bersama dan pembagian hadiah door prize menarik untuk massa peserta yang hadir yang beruntung.

Bacalon Wali Kota Bekasi Heri Koswara dalam orasi politiknya menyinggung tentang beberapa persoalan utama yang mengemuka di Kota Bekasi, diantaranya soal praktik budaya Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) yang selama ini terjadi yang menghambat kemajuan Kota Bekasi.

Ia pun berkomitmen, jika pasangannya diberi amanah memimpin Kota Bekasi siap memberantas budaya KKN di lingkungan pemerintah Kota Bekasi hingga tuntas sampai ke akar-akarnya.

“Kami akan bangun kota Bekasi ini dengan dengan fokus utama membrantas budaya korupsi kolusi dan nepotisme yang sangat menyengsarakan rakyat seperti yang terjadi selama ini,” tegasnya.

Supaya tak ada lagi orang yang mau jadi lurah, camat, kepala dinas harus bayar. Semua punya kesempatan yang sama. Jadi ini komitmen kami berdua,” tegasnya menambahkan.

Sementara itu, bakal calon Wali Kota Bekasi Sholihin dalam orasinya menyoroti soal kesehatan warga yang akan menjadi fokus utama pemerintahannya. Karena itu jika diberi amanah Ia berjanji akan menggratiskan warga miskin menbayar iuran BPJS.

“Jadi warga yang tidak mampu kita bayari iuran BPJSnya. Jadi besok tidak ada lagi cerita orang kesulitan dalam mendapatkan layanan kesehatan,” ucap bang Sholihin.

Dibagian lain untuk membuktikan dirinya dan pasangannya benar benar bekerja untuk kesejahteraan rakyat Kota Bekasi, jika nanti diberi amanah bacalon Wakil Wali Kota Bekasi berdarah Madura ini akan mewakafkan gajinya untuk rakyat.

“Jadi jika diamanahkan memimpin Kota Bekasi. Saya tidak akan mengambil gaji saya sebagai wakil walikota Bekasi, semuanya saya serahkan untuk kesejahteraan masyarakat Kota Bekasi,” pungkasnya.

(Ahmad Zarkasi)