Ini Pesan dan Harapan Plt. Askesra Sekda DKI saat Melepas 100 Duta Da’i dan 100 Duta Imam Tarawih 1446

Media Analis Indonesia, Jakarta – Plt. Asisten Kesejahteraan Rakyat (Askesra) Sekda Provinsi DKI Jakarta, Hendra Hidayat, melepas 100 Duta Da’i dan 100 Duta Imam Tarawih 1446 H/ 2025 M, bertempat di Graha Mental Spiritual, Lt 8, Jl H Awaludin Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Kamis sore (27/2/2025).

Program ini merupakan hasil sinergi Pemprov DKI bersama Baznas (Bazis) DKI Jakarta serta Lembaga Bahasa dan Ilmu Al-Qur’an (LBIQ) yang dilangsungkan setiap tahun pada bulan Ramadan.

Plt. Asisten Kesejahteraan Rakyat (Askesra) Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Hendra Hidayat, mengalungkan sorban tanda resmi pelepasan Duta Da’i dan Duta Imam Tarawih 1446 H / 2025 Masehi

Dalam sambutannya Askesra Hendra Hidayat, mengucapkan banyak terimakasih kepada para pimpinan lembaga keagamaan yang terlibat dalam program tahunan ini, khususnya BAZNAS, LBIQ, Kodi, DMI, dan yang lainnya, yang telah ikut serta mensyiarkan Ramadhan melalui kolaborasinya sehingga terselenggaranya pengiriman Duta Da’i dan Duta Imam Tarawih yang selalu kita laksanakan setiap tahunnya.

“Semoga yang kita lakukan ini senantiasa bernilai ibadah dihadapan Allah,” ujar Hendra.

Dirinya juga berpesan kepada para Duta Imam dan Duta Da’i terpilih agar dalam melaksanakan tugas ini dengan ikhlas dan sungguh -sungguh serta penuh tanggung jawab dalam memberikan pelayanan dan penampilan yang terbaik sebagai Duta Imam dan Duta Da’i, sehingga dapat terciptanya suasana Ramadhan yang khusuk, aman dan sejuk.

“Tahun ini adalah tahun pertama untuk Duta Da’i yang berjumlah 100 orang, maka berikanlah penampilan yang terbaik kepada masyarakat, mudah-mudahan nanti ada peningkatan jumlah peserta di tahun berikutnya, karena jumlah masjid di Jakarta saja hampir empat ribu belum musholanya, jadi pesan saya sekali lagi berikan yang terbaik yang kalian miliki, mudah-mudahan hibahnya akan ditambah untuk menambah jumlah peserta,” harap Hendra.

Diakhir sambutannya mewakili Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Hendra juga berpesan kepada para Da’i terpilih agar nanti dalam penyampaian materi dakwahnya harus berkaitan dengan Program pemerintah Pemprov DKI, contohnya kebersihan kemudian banjir , lalu jangan buang sampah sembarangan kemudian hidup berhemat dan menyongsong lima abad kota Jakarta .

Sementara itu, Ketua LBIQ DKI Jakarta, Supli Ali dalam keterangannya mengatakan, program ini telah mendapatkan respons positif sejak pertama kali diluncurkan pada 2021.

“Banyak masjid dan mushalla yang meminta kehadiran kembali para Duta Imam Tarawih di tahun ini. Hal ini menunjukkan bahwa program ini sangat dinanti oleh masyarakat,” jelasnya.

Ia menambahkan, program ini tidak sekadar memberikan manfaat bagi masyarakat, tetapi juga memberikan motivasi bagi para imam masjid dalam meningkatkan kualitas beribadah.

“Pelantunan ayat suci oleh para Duta Imam Tarawih dapat menciptakan suasana salat tarawih yang lebih khusyuk,” ungkapnya.

Tahun ini pertama kali diadakannya Duta Da’i, tentunya melalui proses seleksi yang dilakukan berbarengan dengan seleksi Duta Imam Tarawih.

“Dan akhirnya tersaring sebanyak 100 orang Duta Da’i juga 100 orang Duta Imam Tarawih, termasuk didalamnya ada peserta tuna netra,” pungkasnya.

Turut menghadiri acara ini Ketua BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta, Ahmad Abubakar, Plt. Kepala Biro Pendidikan dan Mental Spiritual Setda DKI Jakarta Aceng Zaeni, kemudian perwakilan dari MUI DKI, DMI DKI, Kodi DKI, LPTQ DKI, PPIJ JIC. (hel)