Media Analis Indonesia, Kota Bekasi – DKM Masjid Jamie Albarkah Albahar bersama PT. Berkah Mandiri Properti (BMP) menggelar santunan anak yatim bertempat di Masjid Jamie Albarkah Albahar, Kaliabang Bungur, Harapan Jaya, Bekasi Utara, Minggu malam (11/8/2024).
Dihadiri kyai, Alim ulama, Habaib, para Ustadz, Tokoh Masyarakat dan Jamaah Masjid Jamie Albarkah Albahar serta 120 anak yatim yang disantuni. Hadir langsung ketua DKM Masjid Jamie Albarkah Albahar yang juga Komisaris Utama PT. Berkah Mandiri Properti (BMP), Ustadz H. Aminudin Sehan, SH, serta perwakilan manajemen PT. BMP Alamsyah, SH.
Acara santunan diisi pembacaan Zikrulloh, pembacaan Kisah Maulid Nabi Besar Muhammad SAW oleh Tim Hadroh Sholahul Bahriyyah, sambutan dan ceramah agama.
Ketua DKM Masjid Jamie Albarkah Albahar yang juga Komisaris Utama PT. BMP Ustadz H. Aminudin Sehan, SH. Dalam sambutannya mengucapkan syukur Alhamdulillah Masjid Jamie Albarkah Albarkah, meskipun terlambat masih bisa melaksanakan kegiatan rutin setiap bulan Muharram yakni, menyantuni anak yatim.
Dan untuk santunan kali ini, Ketua DKM menjelaskan, Masjid Jamie Albarkah Albahar menyantuni anak yatim bekerja sama dengan PT. Berkah Mandiri Properti (BMP) perusahaan yang bergerak dibidang pembangunan rumah bersubsidi untuk kalangan masyarakat menengah kebawah.
“Untuk santunan kali ini para anak yatim mendapat dua amplop, satu dari DKM Masjid Jamie Albarkah, satunya lagi dari PT. BMP, masing masing amplop berisi uang Rp. 200 ribu dan Rp. 170 ribu. Jadi satu anak yatim mendapat santunan total Rp. 370 ribu,” ucapnya.
Untuk itu Ketua DKM meminta doanya para anak yatim agar perusahaan yang didirikannya bersama Direktur Utama Dadang Hawari diberi kelancaran usahanya dan rejekinya mengalir terus seperti air kran.
“Terutama saya minta doanya para anak yatim terkait pembangunan perumahan baru sekitar 300 unit oleh perusahaan kami semoga dilancarkan dan disukseskan,” pintanya berharap.
Sementara itu KH. Syaiful Islam Noor dalam ceramahnya mengajak untuk mencintai anak yatim, sebagaimana nabi mencintai anak yatim, yakni, dengan cara memuliakannya, menyayanginya dan menyantuninya.
“Jadi orang yang mencintai anak yatim sangat dicintai nabi, sebaliknya orang yang membenci anak yatim sangat dibenci nabi,” ucapnya.
(Ahmad Zarkasi).
