BNNP NTB Catat Prestasi Gemilang dalam Pemberantasan Narkoba Semester I 2024

Media Analis Indonesia.Mataram – Badan Narkotika Nasional Provinsi Nusa Tenggara Barat (BNNP NTB) menggelar konferensi pers untuk memaparkan capaian kinerja selama semester I tahun 2024. Dalam paparannya, Plh. Kepala BNNP NTB, M. Ridwan, S.AP, menyampaikan berbagai keberhasilan yang telah diraih dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di wilayah NTB.Pada (25/7/2024).

“Kami terus berupaya meningkatkan kualitas layanan, transparansi, dan akuntabilitas lembaga demi mewujudkan NTB BERSINAR atau bebas dari peredaran narkoba,” ujar Ridwan.

BNNP NTB yang membawahi 4 BNN Kabupaten/Kota dengan total 167 personel, berhasil mencapai beberapa target penting, di antaranya:

1. Pembentukan 44 desa/kelurahan bersinar dari 69 desa/kelurahan yang berstatus bahaya dan waspada.
2. Perekrutan 130 relawan anti-narkoba dan 145 penggiat anti-narkoba.
3. Pelaksanaan tes urine terhadap 1.379 orang.
4. Pelayanan rehabilitasi kepada 226 orang.
5. Pengungkapan 9 kasus narkoba dengan 22 tersangka.

Dalam bidang pemberantasan, BNNP NTB berhasil menyita barang bukti berupa 87,86 gram shabu, 4.738,95 gram ganja, dan 7 butir ekstasi. Salah satu kasus yang menjadi sorotan adalah penangkapan bandar narkoba di Desa Karang Bagu, Kota Mataram, yang melibatkan 6 tersangka termasuk seorang perempuan dan ibu mertuanya.

BNNP NTB juga melakukan terobosan kreatif dalam akselerasi perang melawan narkoba, seperti sinergi berbasis keagamaan, pelatihan kewirausahaan bagi mantan pecandu, dan coaching clinic modus operandi peredaran narkoba.

Ridwan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam upaya P4GN. “Mari kita tingkatkan kesadaran dan pengetahuan tentang bahaya narkoba, serta melibatkan diri dalam pelaporan informasi yang dapat membantu tindakan pencegahan dan penindakan yang lebih efektif,” ajaknya.

Dengan berbagai capaian dan inovasi yang telah dilakukan, BNNP NTB optimis dapat terus meningkatkan kinerjanya dalam mewujudkan NTB yang bebas dari ancaman narkoba dan menciptakan generasi yang kuat, sehat, dan berprestasi.

(Yyt)