Media Analis Indonesia,Malang – Pernyataan mengejutkan dilontarkan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal dalam orasi ilmiah di acara wisuda ke-118 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Selasa (17/6/2025). Ia mengklaim NTB mampu menerangi seluruh wilayah Bali hingga Nusa Tenggara Timur (NTT) selama 12 tahun berturut-turut dengan memanfaatkan potensi energi terbarukan yang dimilikinya.
Dalam paparan yang memukau ribuan wisudawan dan undangan, Gubernur Iqbal mengungkapkan fakta mencengangkan tentang potensi energi surya NTB yang mencapai hampir 13 gigawatt (GW) atau setara dengan 13.000 megawatt. Angka fantastis ini bahkan belum termasuk potensi energi terbarukan lainnya.
“Dari segi energi, kami memiliki sinar matahari terpanjang dalam satu hari, dari jam 6 pagi sampai jam 6 sore; dan itu menghasilkan sumber daya matahari yang luar biasa,” tegas Gubernur yang juga dikenal sebagai tokoh reformis di Indonesia Timur ini.
Lebih mengejutkan lagi, total potensi energi terbarukan NTB ternyata mencapai 15 GW setelah ditambah dengan sumber energi hidropower dan geothermal yang memiliki potensi tambahan sekitar 3 GW. Angka ini jauh melampaui kebutuhan listrik gabungan wilayah Bali hingga NTT yang saat ini baru mencapai 1,2 GW.
“Artinya potensi kami 15 gigawatt,” ujar Gubernur dengan penuh keyakinan. “Artinya dengan potensi kami, suatu saat kami kalau serius menekuni ini, kami bisa menerangi Bali sampai dengan NTT selama 12 tahun.”
Pernyataan revolusioner ini sekaligus menandakan ambisi besar NTB untuk menjadi “lumbung energi” Indonesia bagian timur. Dengan keunggulan geografis berupa paparan sinar matahari yang optimal selama 12 jam penuh setiap hari, NTB berpotensi mengubah landscape energi nasional.
Orasi ilmiah yang disampaikan di hadapan civitas akademika UMM ini juga menjadi sorotan karena mengangkat isu strategis tentang ketahanan energi nasional yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.
(Yyt)
