DEMO BESAR-BESARAN! Warga KSB Kepung Tiga Kantor Pemerintahan, Tuntut Pengusutan Mafia Tanah hingga Dugaan Kebocoran APBD

Media Analis Indonesia Sumbawa Barat, NTB – Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menggelar aksi demonstrasi besar-besaran di tiga lokasi strategis pada Kamis (19/12/2024). Mereka menuntut transparansi dan pengusutan sejumlah dugaan penyelewengan yang terjadi di wilayah tersebut.

Dipimpin oleh H. Syamsuddin Ahmad, S.H. selaku Koordinator Lapangan dan Gusti Lanang (Joy) sebagai Koordinator Umum, sekitar 80 orang demonstran bergerak dari Taman Tiang Nam menuju kantor Bupati KSB, DPRD KSB, dan Kejaksaan Negeri Sumbawa Barat.

Tiga tuntutan utama disuarakan dalam aksi tersebut. Pertama, desakan kepada aparat penegak hukum untuk menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan praktik mafia tanah. Kedua, permintaan transparansi dari Pemkab Sumbawa Barat mengenai pengelolaan dana bagi hasil dan CSR PT AMNT. Ketiga, tuntutan pengungkapan dugaan kebocoran anggaran APBD tahun 2024.

Menanggapi aksi tersebut, Pj. Sekda Kabupaten Sumbawa Barat turun langsung menemui massa pada pukul 10.40 WITA di kantor Bupati. Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Sumbawa Barat juga memberikan tanggapan saat massa mendatangi kantornya pada pukul 13.20 WITA.

Kapolres Sumbawa Barat, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., melalui Kasi Humas Iptu Zainal Abidin, S.H., menyatakan bahwa pengamanan ketat dilakukan sejak massa berkumpul pukul 08.45 WITA. “Pengamanan ini dilakukan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas dan menghindari potensi gangguan keamanan di sepanjang rute yang dilalui,” jelasnya.

Di bawah koordinasi Kabag Ops Polres Sumbawa Barat, AKP I Dewa Gede Wija Astawa, S.H., pengamanan berjalan lancar tanpa ada gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Aksi berakhir dengan damai pada pukul 14.00 WITA setelah massa mendapatkan tanggapan dari pihak-pihak terkait. (Yyt)