Rizki Juniansyah Sumbang Medali Emas untuk Indonesia di Olimpiade Paris 2024

Media Analis Indonesia, Jakarta – Cabang olahraga (Cabor) angkat besi putra (73kg) berhasil menyumbangkan medali emas dalam ajang olimpiade Perancis 2024, melalui atletnya Rizki Juniansyah yang berhasil mencatat total angkatan 354 kg dengan rincian 155 kg angkatan snatch dan 199 kg angkatan clean and jerk.

Luar biasanya angkatan clean and jerk 199kg milik Rizki menjadi rekor baru di ajang Olimpiade.

Angkatan Rizki memecahkan rekor angkatan clean and jerk di Olimpiade yang sebelumnya dipegang lifter China Shi Zhiyong dengan angkatan clean and jerk 198 kg pada Olimpiade Tokyo 2020.

Keberhasilan Rizki Juniansyah meraih medali emas kedua untuk Indonesia membuat posisi kontingen tim Merah Putih melesat dari urutan 42 ke peringkat 28 di bawah Filipina.

Hingga Jumat (9/8/2024) dini hari WIB, Indonesia telah mengoleksi dua medali emas dan satu medali perunggu.

Sedangkan Filipina kini berada di urutan ke-27 dengan koleksi dua medali emas dan dua medali perunggu.

Sementara di posisi puncak klasemen masih ditempati Amerika Serikat dengan mengemas 30 medali emas disusul China 28 medali emas di urutan kedua.

Angkat besi merupakan cabang olahraga yang menjadi andalan Indonesia dan telah melahirkan banyak legenda mulai dari Raema Lisa Rumbewas hingga Eko Yuli Irawan.

Atlet angkat besi bahkan menjadi salah satu yang tampil pertama di Olimpiade. Indonesia pertama kali mengikuti Olimpiade pada 1952 yang digelar di Helsinki, Finlandia.

Saat itu, Indonesia mengirim tiga wakil terbaiknya yakni Ging Hwie Thio (angkat besi), Habib Suharko (renang), dan Maram Sudarmodjo (atletik).

Prestasi angkat besi Indonesia mulai mencuat sejak Olimpiade Sydney 2000 dengan menyumbang tiga medali yakni satu perak dan dua perunggu.

Atlet-atlet angkat besi Indonesia kemudian tidak pernah absen mempersembahkan medali di setiap keikutsertaannya.

Angkat besi bahkan menyelamatkan muka Indonesia setelah bulu tangkis gagal total pada Olimpiade 2012 di London, Inggris.

Setelah lima kali gagal membawa emas, angkat besi akhirnya mampu mengakhiri penantian panjang di Paris. Rizki memutus mimpi buruk angkat besi yang gagal menyumbang medali emas sekaligus memperpanjang tradisi cabang olahraga tersebut mempersembahkan medali bagi kontingen Indonesia. (*/hel)