Pj. Wali Kota Bekasi Buka Kesempatan Investasi Berbasis Kemitraan

Media Analis Indonesia, Kota Bekasi – Untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi di Kota Bekasi, Pemkot Bekasi menggalakan investasi berbasis kemitraan yang bertujuan untuk memastikan bahwa investasi tidak hanya menguntungkan kedua belah pihak, baik Pemerintah maupun penggiat usaha, namun juga membawa manfaat bagi masyarakat.

Terkait hal itu, Dinas Penanaman Modal dan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) menggelar _Focus Group Discussion (FGD)_ bersama para penggiat usaha di Kota Bekasi bertempat di Ballroom Hotel Horison, Kamis (1/8/2024).

FGD dibuka langsung Pj. Wali Kota Bekasi, Gani Muhammad.
Dalam sambutannya Pj. Wali Kota Bekasi memaparkan bahwa, iklim investasi yang sehat terjadi apabila ideal dan transparan, sehingga dapat mendorong kemitraan yang solid antara pelaku usaha dan menjadi sebuah jejaring usaha dan terus berkelanjutan.

Pj. Wali Kota Bekasi selaku Kepala Daerah mewakili Pemerintah Kota Bekasi, mengajak semua _stakeholder_ untuk bersama berperan membuka kesempatan investasi dan kemitraan usaha yang baik dan sehat, terutama dari sisi pemerintah daerah memberikan perlindungan hukum bagi para investor dan pelaku usaha atas investasinya serta alur birokrasi yang tidak menyulitkan, serta memfasilitasi terwujudnya kemitraan usaha yang akan berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat, khususnya warga Kota Bekasi.

“Mari saling berkolaborasi untuk tujuan dan kebaikan bersama,” ujarnya.

Iklim investasi yang sehat perlu didukung dengan situasi Kota Bekasi yang terus aman dan kondusif terutama jelang Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) November mendatang dan guna mewujudkannya perlu dukungan dari masyarakat.

“iklim investasi yang sehat, aman, dan kondusif perlu didukung oleh seluruh masyarakat, apalagi saat ini kita akan menghadapi kontesasi politik nanti di bulan November,” ucapnya.

Pj. Wali Kota Bekasi berharap, semoga bagaimanpun hasilnya, tetap terjaga harmonisasinya. terjaga stabilitasnya, sehingga investasi terus bisa berjalan.

“Sehingga diharapkan dengan semakin banyaknya investasi, akan berdampak bagi kemajuan pembangunan dengan terciptanya peluang lapangan kerja baru dan berkurangnya tingkat kemisminan,” pungkasnya.

(*/Ahmad Zarkasi)