Media Analis Indonesia, Selaparang, Lombok – Seperti tahun-tahun sebelumnya, Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali menjadi pusat perhatian dunia balap motor cross internasional. Gelaran FIM Motocross World Championship (MXGP) seri ke-12 yang berlangsung hari ini, Minggu,7 Juli 2024, telah menarik perhatian ribuan penggemar motor cross dari berbagai penjuru dunia.
Di balik kemeriahan event ini, tim medis Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi (RSUDP) NTB telah mempersiapkan diri dengan seksama untuk menghadapi segala kemungkinan. Direktur RSUD Provinsi NTB, dr. H. Lalu Herman Mahaputra, M.Kes., M.H., dalam wawancara eksklusif menjelaskan kesiapan medical center MXGP Selaparang.
“Kami telah mempersiapkan medical center dengan standar internasional,” ujar Dr. Jack. “Tim kami terdiri dari 100 tenaga kesehatan yang siap siaga di setiap titik strategis di sirkuit. Mereka dilengkapi dengan peralatan medis terkini untuk menangani berbagai jenis cedera yang mungkin terjadi dalam olahraga ekstrem ini.”

Lebih lanjut, Dr. Jack menjelaskan bahwa empat unit ambulans telah disiagakan; dua unit di luar sirkuit dan dua unit di dalam area balap. “Ambulans kami dilengkapi dengan peralatan gawat darurat lengkap; memungkinkan penanganan cepat dan efisien jika terjadi insiden,” tambahnya.
Sirkuit Selaparang, yang terkenal dengan short track-nya dan tikungan menantang, akan menjadi arena pertarungan bagi pembalap top dunia.
Meskipun fokus utama adalah keselamatan para pembalap, medical center juga siap melayani penonton yang mungkin memerlukan bantuan medis. Dengan ekspektasi kehadiran lebih dari 40.000 penonton, kesiapsiagaan tim medis menjadi kunci kesuksesan event ini.
Dr. Jack menekankan bahwa persiapan medical center tahun ini merupakan hasil evaluasi dan peningkatan dari pengalaman tahun sebelumnya. “Kami telah belajar banyak dan terus meningkatkan layanan kami. Keselamatan dan kesehatan semua pihak yang terlibat dalam MXGP ini adalah prioritas utama kami,” tutupnya.

Dengan persiapan medis yang matang ini, MXGP Selaparang tidak hanya menjanjikan aksi balap yang menegangkan; tetapi juga memberikan rasa aman bagi semua pihak yang terlibat. Gelaran ini sekali lagi membuktikan komitmen Indonesia, khususnya NTB, dalam menyelenggarakan event olahraga bertaraf internasional dengan standar keamanan dan kesehatan tertinggi.
(Yyt)
