Media Analis Indonesia.Sumbawa , NTB – Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, menegaskan pembangunan infrastruktur jalan di NTB kini harus mengutamakan mitigasi bencana dan perlindungan akses ekonomi masyarakat. Penegasan itu disampaikan saat meninjau langsung progres penanganan ruas jalan Lenangguar–Lunyuk, Kabupaten Sumbawa, Sabtu (9/5).
Dalam kunjungan tersebut, Miq Iqbal memeriksa sejumlah titik rawan longsor, kondisi badan jalan, sistem drainase, hingga penguatan lereng yang masih dikerjakan. Ruas Lenangguar–Lunyuk diketahui menjadi jalur strategis penghubung wilayah selatan Sumbawa sekaligus akses utama distribusi hasil pertanian masyarakat.
Di lokasi, alat berat terlihat masih bekerja melakukan pembersihan material longsor, pemasangan bronjong, penataan badan jalan, serta pembangunan drainase di beberapa titik rawan pergeseran tanah.
Gubernur menegaskan seluruh proses penanganan harus dipercepat dan tidak boleh melewati target akhir Mei 2026.
“30 Mei ini harus selesai semua. Jangan sampai molor lagi,” tegas Miq Iqbal.

Ia menilai kerusakan jalan di wilayah tersebut dipicu kondisi lereng yang labil dan buruknya sistem drainase. Karena itu, pembangunan jalan ke depan tidak boleh hanya berfokus pada pengaspalan, tetapi juga harus memperhitungkan aliran air dan potensi longsor.
“Drainase wajib masuk dalam desain jalan. Jangan hanya bangun badan jalan, tetapi harus menghitung risiko longsor dan kondisi geografis wilayah,” ujarnya.

Miq Iqbal juga mengingatkan pentingnya penanganan dini terhadap kerusakan di sisi kiri dan kanan jalan agar tidak berkembang menjadi kerusakan besar yang menghabiskan anggaran miliaran rupiah.
Selain faktor keselamatan, ia menyoroti pentingnya ruas Lenangguar–Lunyuk bagi aktivitas ekonomi masyarakat, terutama saat musim panen raya ketika truk pengangkut hasil pertanian melintas.
“Ini berbahaya bagi pengendara, apalagi saat panen raya. Persiapannya harus segera dimulai dan minggu depan sudah dikerjakan,” katanya.
Pemprov NTB melalui Dinas PUPR memastikan percepatan pekerjaan terus dilakukan agar proyek selesai sesuai target. Ruas Lenangguar–Lunyuk sendiri merupakan bagian proyek long segment jalan provinsi di Kabupaten Sumbawa dengan panjang penanganan sekitar 61 kilometer.
Proyek tersebut dibiayai melalui APBD Provinsi NTB dengan nilai sekitar Rp19 miliar dan ditargetkan rampung pada akhir Mei 2026.
(Yyt)
