<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Workshop &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<atom:link href="https://mediaanalisindonesia.com/read/tag/workshop/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<description>Fakta &#38; Aktual</description>
	<lastBuildDate>Fri, 09 May 2025 06:06:01 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/03/favico-1-150x150.png</url>
	<title>Workshop &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Forum Pengusaha Muda Brebes Gelar Workshop Nasional Cara Cepat ke Tanah Suci</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/forum-pengusaha-muda-brebes-gelar-workshop-nasional-cara-cepat-ke-tanah-suci/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/forum-pengusaha-muda-brebes-gelar-workshop-nasional-cara-cepat-ke-tanah-suci/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 May 2025 22:02:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Brebes]]></category>
		<category><![CDATA[Tanah Suci]]></category>
		<category><![CDATA[Workshop]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=27609</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Brebes &#8211; Bertempat di Pendopo Kabupaten Brebes ForPBes (Forum Pengusaha Muda Brebes) / Yayasan Rumah Cinta Brebes&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Brebes &#8211; </strong>Bertempat di Pendopo Kabupaten Brebes ForPBes (Forum Pengusaha Muda Brebes) / Yayasan Rumah Cinta Brebes mengadakan Workshop Nasional Cara Cepat Ke Tanah Suci, Semua Bisa Berhaji Dan Umroh.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone wp-image-27611 size-large" src="https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/05/IMG-20250508-WA0066-1024x769.jpg" alt="" width="640" height="481" srcset="https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/05/IMG-20250508-WA0066-1024x769.jpg 1024w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/05/IMG-20250508-WA0066-300x225.jpg 300w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/05/IMG-20250508-WA0066-768x577.jpg 768w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/05/IMG-20250508-WA0066.jpg 900w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<p>Forum Pengusaha Muda Brebes sudah berdiri dari tahun 2019 dan di deklarasikan di alun-alun Brebes dibawah naungan Yayasan Rumah Cinta Brebes dibina oleh Guru besar dan Dosen Putera Puteri Brebes`<br />
Bertujuan :</p>
<p>1. Memunculkan, Membina, Pengusaha Muda Brebes.<br />
2. Menjadikan Pemuda Pemudi Brebes yang berdaya.<br />
3. Menjadi pengusaha muda brebes yang Tangguh, Cerdas dan Profesional.<br />
4. Menjadi Penggerak Perekonomian Brebes.<br />
5. Menjadikan Pemuda yang Produktif, Kreatif dan Inovatif.<br />
6. Ajang Silaturahmi Pengusaha Muda Brebes.<br />
7. Saling Tukar Informasi / Sharing bagi Pengusaha Muda Brebes.<br />
8. Sebagai Wadah Pengusaha Brebes di 17 Kecamatan dan 297 Desa di kabupaten Brebes.<br />
Ucap Dwi Wulan Novianti, S.Sos, (Sekjen Forum Pengusaha Muda Brebes (ForPBes).</p>
<p>Aacara ini juga mengundang Mochamad Sodiq, S.STP, M.Si, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Brebes, Sumarno, S.Pd., M.Si, Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Dan Perdagangan (Dinkopumdag) Kabupaten Brebes, Caridah, M.Pd, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Brebes dan Dr. Abdul Wahab, S.Ag, M.Si, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Brebes, juga mengundang, PC Fatayat NU Brebes, PC Muslimat NU Brebes, PC GP Ansor Kab. Brebes, PC IPNU IPPNU Kab. Brebes, PC Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kab. Brebes, PC Pagar Nusa Brebes, PCNU Brebes, PD Aisyiyah Brebes, PD Pemuda Muhammadiyah, PD Nasyiatul Aisyiyah Brebes, Pimbinan Kwartir Daerah Hizbul Wathan Brebes, PD Tapak Suci Brebes, PD Ikatan Pelajar Muhammadiyah Brebes (IPM), PD Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Brebes (IMM), PD Muhammadiyah Brebes, Pengurus Cabang (P) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kabupaten Brebes, DPC GMNI Kabupaten Brebes, Keluarga Pelajar Mahasiswa Daerah Brebes (KPMDB), DPD KNPI Kabupaten Brebes dan Karang Taruna Kabupaten Brebes.</p>
<p>Dalam Sambutan Bapak Mochamad Sodiq, S.STP, M.Si (Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Brebes), Sangat mengapresiasi kegiatan workshop yang diselenggarakan oleh Forum Pengusaha Muda Brebes dan dengan adanya kegiatan workshop ini menjadikan motivasi dan spirit untuk kita semua yang merindukan untuk beribadah haji dan umroh. Ibadah haji adalah adalah rukun Islam yang ke lima dan menjadi ibadah yang wajib bagi mereka yang mampu secara fisik maupun finansial. Ibadah haji dan umroh mungkin saja bisa dikerjakan jika Allah sudah meridhoi.</p>
<p>Askrida Syariah adalah Asuransi perjalanan haji dan umroh yang berdiri di bawah naungan kemendagri milik pemerintah provinsi sebagai salah satu pemegang saham. Dana Askrida Syari’ah digunakan untuk nasabah yang terkena musibah, maka dari itu jangan sampai kita berangkat haji dan umroh tanpa tercover oleh asuransi. Manfaat Askrida Syari’ah adalah mengantisipasi terjadinya, kegagalan berangkat haji atau umroh, kehilangan bagasi atau musibah yang lainnya maka askrida syari’ah bisa membantu. Memberikan perlindungan terhadap jama’ah. Memeberikan santunan pemakaman untuk perjalanan haji dan umroh jiha jama’ah meninggal dunia. Ucap Jauharie, (Branch Manager Central Jawa Askrida Syari’ah).</p>
<p>Harus tetap yakin dan optimis bisa haji dan umroh, jangan sampai menyerah untuk meraih cita-cita, Salah satu motivasi bisa haji dan umroh bisa bekerja dan mendapatkan pahala yang banyak, maka cara umroh cepat jika kita punya usaha dan mau berusaha, Masarin umroh bukan jualan atau untuk mendapatkan komisi agar cepat umroh, tapi niatkan dengan lillahi ta’ala, Memberikan apresiasi kepada peserta yang sudah antusias mengikuti sosialisasi tentang umroh, Umroh ini dijadikan pekerjaan networking artinya sebagai ajang untuk saling kenal.Mencapai targetnya adalah ke Baitullah tetapi dengan strategi memasarkan umroh, Cara cepat berangkat umroh dengan membuat konten. Contohnya :<br />
1). Personal Branding (mengembangkan diri )<br />
2). Mendistribusikan repost /postingan yang sudah berlalu diulang kembali.<br />
3). Konsisten /terus menerus<br />
4). Memotifasi diri untuk cepat berangkat umroh.<br />
5). Sering datang ke komunitas untuk bermasyarakat dengan kita<br />
Ucap Lia Firdausy (VP. Commercial Umroh.com).</p>
<p>( Hasan )</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/forum-pengusaha-muda-brebes-gelar-workshop-nasional-cara-cepat-ke-tanah-suci/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Upaya Pelestarian Kekayaan Tradisi dan Budaya Daerah, Asmul Gelar Workshop “Mangupa Mangalap Boru”</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/upaya-pelestarian-kekayaan-tradisi-dan-budaya-daerah-asmul-gelar-workshop-mangupa-mangalap-boru/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/upaya-pelestarian-kekayaan-tradisi-dan-budaya-daerah-asmul-gelar-workshop-mangupa-mangalap-boru/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Sep 2024 05:52:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Padang Sidimpuan]]></category>
		<category><![CDATA[Pelestarian]]></category>
		<category><![CDATA[Workshop]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=16762</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Padang sidimpuan &#8211; Upaya pelestarian terhadap kebudayaan dan memanfaatkannya sebagai bagian dari pemajuan kebudayaan merupakan sebuah pekerjaan&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Padang sidimpuan</strong> &#8211; Upaya pelestarian terhadap kebudayaan dan memanfaatkannya sebagai bagian dari pemajuan kebudayaan merupakan sebuah pekerjaan yang memiliki banyak tantangan dewasa ini. Karena jika pemanfaatan kebudayaan tersebut dikelola dengan baik dan berkelanjutan, bukan tidak mungkin kebudayaan tersebut akan menghasilkan kebermanfaatan bagi kelestarian kebudayaan itu sendiri.</p>
<p>Pola atau konsep dalam rangka pemanfaatan objek pemajuan kebudayaan di Kota Padangsidimpuan secara khusus masih perlu untuk terus ditingkatkan dengan baik. Pemanfaatan objek pemajuan kebudayaan di Kota Padangsidimpuan seharusnya tetap digaungkan dan dimanfaatkan, dalam hal ini sasarannya adalah generasi penerus. Beberapa objek pemajuan kebudayaan hari ini haruslah mendapat perhatian secara khusus agar beberapa objek pemajuan kebudayaan tersebut tidak terlupakan hingga saatnya nanti dapat menjadi hilang di tengah-tengah kehidupan masyarakat.</p>
<p>Kita bisa lakukan pengamatan secara langsung jika sebenarnya banyak generasi penerus yang kurang paham terkait dengan objek pemajuan kebudayan daerah, secara khusus di Kota Padangsidimpuan dan salah satunya adalah mengenai kekayaan tradisi daerah “Mangupa Mangalap Boru”. Mangupa Mangalap Boru merupakan sebuah kekayaan lokal daerah masyarakat Batak Angkola-Mandailing yang bertujuan untuk melakukan penjemputan pengantin wanita dan masuk kategori upacara adat pernikahan yang biasa dilakukan masyarakat Batak Angkola-Mandailing secara turun temurun.</p>
<p>Berkaitan dengan hal itu, Asmul Fauzi Harahap yang merupakan anak muda tangguh dan solutif dari Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara lulusan Manajemen Sumberdaya Perairan Universitas Riau dengan dukungan penuh dari Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah II Sumatera Utara melaksanakan kegiatan Workshop Mangupa Mangalap Boru dengan tajuk Pelestarian Budaya perkawinan adat batak Angkola dan Mandailing.</p>
<p>Kegiatan Workshop ini dilaksanakan di aula kantor desa Labuhan Labo Dusun V Pangkal Dolok Desa Labuhan Labo Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara Kota Padangsidimpuan pada hari Minggu (22/09/2024). Minggu yang lalu. Adapun Narasumber dalam kegiatan Workshop tersebut adalah Maraindo Harahap, Jatom Harahap, dan Ali Mukmin Simamora,S.Ag yang sehari-hari merupakan adalah raja, orang kaya dan alim ulama yg ada di dusun V Pangkal Dolok Desa Labuhan Labo.</p>
<p>Asmul sapaan akrab Asmul Fauzi Harahap dalam sambutannya menyebut bahwa kegiatan Workshop ini sengaja dilakukan di Desa Labuhan Labo atas dasar pertimbangan karena sasaran utama kegiatan ini adalah kelompok muda mudi di desa sebagai generasi penerus. Kelompok muda -mudi atau biasa disebut dengan Naposo Nauli Bulung ini sengaja kita pilih untuk jadi peserta sebagai bentuk komitmen kita untuk memberikan pelatihan kepada mereka tentang tujuan dan manfaat mangupa mangalap boru sehingga harapannya mereka sebagai generasi penerus akan dapat terus mencintai dan melestarikan kekayaan tradisi daerah secara berkelanjutan, Demikian dikatakan Asmul Fauzi Harahap kepada awak Media ini, Jum&#8217;at. (27/09/2024).</p>
<p>Asmul juga melanjutkan bahwa kegiatan ini dirancang dengan dua sesi, yakni sesi workshop (didalamnya juga diskusi dan tanya jawab) dan praktek langsung. Kita awali kegiatan ini dengan Workshop oleh narasumber yang berpengalaman, setelah itu langsung kita adakan praktek langsung yang dipandu oleh tim pelaksana, lanjut Asmul</p>
<p>Workshop Mangupa Mangalap Boru ini diikuti sebanyak 50 orang dan dihadiri serta dibuka langsung oleh Kepala Desa Labuhan Labo yang didampingi beberapa orang Kepala Dusun. Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh adat Desa.</p>
<p>Asmul dalam keterangan persnya, menyampaikan bahwa tujuan diadakan kegiatan ini adalah untuk melestarikan budaya perkawinan adat batak angkola dan mandailing secara khusus untuk kelompok pemuda di Desa Labuhan Labo. Karena dalam upacara adat mangupa mangalap boru ini bukan hanya tentang sekedar pelaksanaannya, lebih dari itu bahwa terdapat nilai sejarah hingga nilai sosial di dalamnya.</p>
<p>Lebih lanjut Asmul juga mengatakan apresiasi, rasa hormat dan ucapan terimakasih kepada BPK Wilayah II dan pihak Pemerintah Desa Labuhan Labo Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara, Kota Padangsidimpuan yang telah memberikan dukungan penuh atas terlenggaranya kegiatan Workshop ini.</p>
<p>Kami ucapkan rasa hormat dan terimakasih yang besar kepada Balai Pelestarian Kebudayan Wilayah II atas dukungan penuh pendanaan dan motivasi kepada kami mulai dari perencanaan kegiatan hingga pelaksanaan saat ini, ungkap Asmul.</p>
<p>Kemudian kami juga berikan apresiasi dan ucapkan terimakasih kepada Pemerintah Desa Labuhan Labo atas dukungan tempat kegiatan, pelibatan peserta dan kerjasama yang baik kepada kami. Mudah mudahan kedepan dapat terjalin terus kerjasama yang baik sehingga upaya kami dan kita semua dalam terlibat melestarikan kebudayaan daerah khsusunya di Kota Padangsidimpuan dapat terlaksana dan terwujud,&#8221; tutup Asmul. (081)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/upaya-pelestarian-kekayaan-tradisi-dan-budaya-daerah-asmul-gelar-workshop-mangupa-mangalap-boru/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>30 Murid SMPIT Darul Fikri Makassar Mengikuti Kegiatan Workshop Anti Bullying</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/30-murid-smpit-darul-fikri-makassar-mengikuti-kegiatan-workshop-anti-stop-bullying/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/30-murid-smpit-darul-fikri-makassar-mengikuti-kegiatan-workshop-anti-stop-bullying/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Mar 2024 12:43:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Anti Bullying]]></category>
		<category><![CDATA[Makassar]]></category>
		<category><![CDATA[Perundungan]]></category>
		<category><![CDATA[Workshop]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=4352</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Makassar &#8211; Tim Bimbingan Konseling (BK) Darul Fikri Makassar beserta unit Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu (SMPIT)&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Makassar</strong> &#8211; Tim Bimbingan Konseling (BK) Darul Fikri Makassar beserta unit Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu (SMPIT) Darul Fikri Makassar adakan ”Workshop Anti Bullying” di Aula Belajar Sakinah SIT Darul Fikri Makassar. Kegiatan tersebut berlangsung sejak Kamis hingga Sabtu (27-29/02/2024).</p>
<p>Riauli Ayuputri selaku Ketua Panitia sekaligus guru BK di SMPIT Darul Fikri Makassar mengungkapkan bahwa kegiatan ini dilatar belakangi oleh kasus-kasus perundungan yang sering terjadi pada zaman sekarang.</p>
<p>“Latar belakang dari kegiatan ini adalah kasus-kasus bullying merupakan masalah serius yang dapat memberikan dampak negatif secara fisik, emosional, dan psikologis bagi korban serta mengganggu sekolah. Mengingat maraknya kasus-kasus bullying di zaman sekarang ini dan di usia remaja sangat mudah sekali untuk terjerumus pada perilaku-perilaku yang negatif. Labilnya emosi serta mulai tumbuh rasa ke akuan di dalam diri. Bahkan ada remaja yang menjadikan bahan bercandaan tanpa memikirkan dampak psikologis terhadap sesamanya,” ungkapnya.</p>
<p>Lanjut, Riauli menjelaskan jika kegiatan ini dihadiri sebanyak 30 peserta yang melalui proses seleksi dan menghadirkan Andi Rusmiati dan Zulfitrah yang merupakan Fasilitator Nasional Program Pencegahan Perundungan (ROOTS) Indonesia sebagai pemateri.</p>
<p>“Siswa SMPIT Darul Fikri Makassar, khusus kelas tujuh dan delapan yang mewakili kelas tersebut. Adapun jumlah siswa diimbangi masing-masing akhwat dan Ikhwan 15 siswa. Total 30 siswa yang mengikuti acara ini. Semua peserta sudah melewati seleksi dan terpilih, Adapun pemateri dari kegiatan ini adalah kak Andi Rusmiati, S.Pd dan Zulfitrah, S. Pd., M. Pd yang merupakan Fasilitator Nasional ROOTS Indonesia” jelasnya.</p>
<p>Riauli menjelaskan jika kegiatan Workshop Anti Bullying bertujuan untuk memberikan edukasi kepada peserta dalam mengatasi dan mencegah perundungan serta cara menghargai orang lain yang di implementasikan dalam beberapa agenda yaitu materi, praktek, dan di akhiri dengan penobatan duta dan agent anti perundungan.</p>
<p>“Tujuan dari kegiatan workshop ini adalah, meningkatkan kesadaran akan pentingnya menghormati dan mendukung satu sama lain, serta memberikan keterampilan dan strategi kepada peserta untuk mencegah dan mengatasi perilaku bullying. Hal tersebut diwujudkan dengan penyampaian informasi, materi, dan pemahaman kepada peserta, setelah itu akan dilakukan beberapa praktek terkait materi yang disampaikan. Di akhir sesi acara ini, dipilih dan dinobatkan duta dan agent anti bullying yang terpilih berdasarkan hasil observasi dan penilaian dari setiap pendamping kelompok,” jelasnya.</p>
<p>Akhir kata, Riauli menyampaikan harapannya bersama Panitia Pelaksana agar duta dan agent yang terpilih dapat menjadi garda terdepan dalam pencegahan dan dapat memberikan dampak positif.</p>
<p>”Harapan dari kami semua, duta dan agent yang terpilih menjadi garda terdepan dalam pencegahan kasus bullying. Perilaku bullying dapat dicegah, dihindari dan diberantas. Sehingga meminimalisir kasus-kasus bullying yang terkadang kerap terjadi di lingkungan sekolah. Semoga ananda semua bisa memberikan dampak dan perubahan yang positif dan meminimalisir kasus-kasus bullying di lingkungan sekolah dan di manapun mereka berada,” tutupnya. (RBN)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/30-murid-smpit-darul-fikri-makassar-mengikuti-kegiatan-workshop-anti-stop-bullying/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
