<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>WNA &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<atom:link href="https://mediaanalisindonesia.com/read/tag/wna/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<description>Fakta &#38; Aktual</description>
	<lastBuildDate>Wed, 02 Oct 2024 09:08:48 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/03/favico-1-150x150.png</url>
	<title>WNA &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Polres Lombok Tengah Selidiki Video Dugaan WNA Berbuat Tak Senonoh di Pantai Kuta Mandalika</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/polres-lombok-tengah-selidiki-video-dugaan-wna-berbuat-tak-senonoh-di-pantai-kuta-mandalika/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/polres-lombok-tengah-selidiki-video-dugaan-wna-berbuat-tak-senonoh-di-pantai-kuta-mandalika/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Oct 2024 08:40:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Pantai Kuta Mandalika]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Lombok Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[WNA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=17090</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Lombok Tengah &#8211; Kepolisian Resor Lombok Tengah menyelidiki kebenaran video warga negara asing (WNA) di diduga sedang&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Lombok Tengah</strong> &#8211; Kepolisian Resor Lombok Tengah menyelidiki kebenaran video warga negara asing (WNA) di diduga sedang melakukan perbuatan tidak senonoh di pantai Kuta Mandalika Kecamatan Pujut.</p>
<p>“Saat ini kami sedang menyelidiki dan mengecek kebenaran video tersebut, apakah benar kejadian tersebut terjadi di pantai Kuta,” kata Kapolres Loteng AKBP Iwan Hidayat, SIK saat dikonfirmasi awak media, Selasa (1/10).</p>
<p>Kapolres menyampaikan pihaknya sebelumnya mendapat informasi dari masyarakat melalui akun media sosial Polres Lombok Tengah.</p>
<p>“Ada masyarakat yang menginformasikan kami melalui media sosial, dan kami saat ini lagi menelusuri kebenaran video tersebut,” jelasnya.</p>
<p>Kapolres menegaskan apabila kejadian tersebut benar terjadi di pantai Kuta Mandalika, pihaknya akan memproses secara hukum pemeran video aksi tidak senonoh tersebut yang ditampilkan di tempat umum.</p>
<p>“Jika benar lokasinya di pantai Kuta kami akan proses secara hukum, ini sangat mencoreng nama Lombok Tengah dan sangat tidak sesuai dengan budaya, martabat dan harga diri kita sebagai bangsa Indonesia,” tegasnya.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone wp-image-17092 size-full" src="https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/10/IMG-20241002-WA0035.jpg" alt="" width="823" height="640" srcset="https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/10/IMG-20241002-WA0035.jpg 823w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/10/IMG-20241002-WA0035-300x233.jpg 300w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/10/IMG-20241002-WA0035-768x597.jpg 768w" sizes="(max-width: 823px) 100vw, 823px" /></p>
<p>Kapolres menjelaskan video tersebut sebelumnya diunggah di sosial media reels facebook oleh salah seseorang pengguna sosial media yang sedang melaksanakan liburan di pantai Kuta Mandalika.</p>
<p>Video tersebut telah ditonton oleh puluhan ribu pengguna facebook dan banyak mendapat kecaman dari masyarakat mengenai video tersebut.</p>
<p>“Saat ini kami sedang menyelidiki, biarkan kami bekerja dulu apabila nanti ada perkembangan mengenai kasus tersebut akan kami informasikan,” tutup Kapolres.(Yyt)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/polres-lombok-tengah-selidiki-video-dugaan-wna-berbuat-tak-senonoh-di-pantai-kuta-mandalika/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Imigrasi Kelas I Non TPI Tangerang Amankan 3 WNA Asal Nigeria Overstay</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/imigrasi-kelas-i-non-tpi-tangerang-amankan-3-wna-asal-nigeria-overstay/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/imigrasi-kelas-i-non-tpi-tangerang-amankan-3-wna-asal-nigeria-overstay/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Jul 2024 06:21:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Imigrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Nigeria]]></category>
		<category><![CDATA[Overstay]]></category>
		<category><![CDATA[Tangerang]]></category>
		<category><![CDATA[WNA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=11507</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Tangerang &#8211;Petugas Imigrasi Kelas I Non TPI Tangerang berhasil mengamankan 3 (tiga) Warga Negara Asing (WNA) yang&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Tangerang &#8211;</strong>Petugas Imigrasi Kelas I Non TPI Tangerang berhasil mengamankan 3 (tiga) Warga Negara Asing (WNA) yang berasal dari Nigeria, berinisial SFO (33), CUD (23) dan JPC (31) yang diduga menyalahgunakan Izin Tinggal yaitu Overstay.</p>
<p>Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Tangerang, Uray Avian mengatakan, Upaya pengamanan tersebut bedasarkan laporan masyarakat dan melangsungkan pengawasan keimigrasian pada Jumat, 21 Juni 2024 lalu di wilayah Pantai Indah Kapuk 2, Kabupaten Tangerang.</p>
<p>“Kami mendapatkan laporan dari masyarakat bahwa terdapat WNA yang meresahkan masyarakat. Kami mengerahkan anggota pada Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian<br />
untuk melakukan pengawasan keimigrasian,&#8221; ujar Uray Avian menjelaskan kronologinya dalam keterangan tertulisnya, Jumat (5/7/2024).</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone wp-image-11511 size-large" src="https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/07/IMG-20240705-WA0031-1024x682.jpg" alt="" width="640" height="426" srcset="https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/07/IMG-20240705-WA0031-1024x682.jpg 1024w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/07/IMG-20240705-WA0031-300x200.jpg 300w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/07/IMG-20240705-WA0031-768x512.jpg 768w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/07/IMG-20240705-WA0031-1536x1024.jpg 1536w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/07/IMG-20240705-WA0031-2048x1365.jpg 2048w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<p>“Pada hari Jumat, 21 Juni 2024, anggota kami melakukan pengawasan pada Pantai Indah Kapuk 2, Kabupaten Tangerang dan mendapati 3 (tiga) WNA yang diduga berkewarganegaraan Nigeria.”</p>
<p>“Dari hasil pemeriksaan lapangan dilakukan anggota Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian didapati informasi 2 (dua) orang asing di duga overstay kemudian 1 (satu) orang<br />
asing tidak dapat menunjukan paspor namun setelah kami beri kesempatan, WNA tersebut dapat menunjukan paspor dan setelah diperiksa sudah Izin tinggalnya sudah overstay.</p>
<p>&#8220;Ketiganya kami amankan ke Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Tangerang untuk pemeriksaan lebih lanjut.” ucapnya.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone wp-image-11510 size-large" src="https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/07/IMG-20240705-WA0033-1024x682.jpg" alt="" width="640" height="426" srcset="https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/07/IMG-20240705-WA0033-1024x682.jpg 1024w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/07/IMG-20240705-WA0033-300x200.jpg 300w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/07/IMG-20240705-WA0033-768x512.jpg 768w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/07/IMG-20240705-WA0033-1536x1024.jpg 1536w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/07/IMG-20240705-WA0033-2048x1365.jpg 2048w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<p>SFO (33), CUD (23) dan JPC (31) diduga melanggar Pasal 78 ayat (3) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 Tentang Keimigrasian yaitu “Orang Asing pemegang Izin Tinggal yang<br />
telah berakhir masa berlakunya dan masih berada dalam Wilayah Indonesia lebih dari 60 (enam puluh) hari dari batas waktu Izin Tinggal dikenai Tindakan Administratif Keimigrasian<br />
berupa Deportasi dan Penangkalan”.</p>
<p>Ketiganya saat ini berada di Ruang Detensi Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Tangerang dan akan segera dipulangkan ke negara asalnya yaitu Nigeria.</p>
<p>Kepala Divisi Keimigrasian Kemenkumham Banten, Dadan Gunawan menambahkan, “Saya<br />
mengapresiasi atas kinerja Petugas Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Tangerang yang sudah berhasil mengamankan Warga Negara Asing yang menyalahgunakan Izin Tinggal, serta kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah menjadi mata dan telinga bagi kami yang telah bersedia melaporkan keberadaan dan kegiatan orang asing yang diduga telah<br />
melakukan pelanggaran hukum.”<br />
Tangerang. (Gm)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/imigrasi-kelas-i-non-tpi-tangerang-amankan-3-wna-asal-nigeria-overstay/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Seorang WNA Asal Belanda Ditemukan Meninggal Dunia di Desa Ranjok</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/seorang-wna-asal-belanda-ditemukan-meninggal-dunia-di-desa-ranjok/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/seorang-wna-asal-belanda-ditemukan-meninggal-dunia-di-desa-ranjok/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Jun 2024 03:33:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Belanda]]></category>
		<category><![CDATA[Lombok barat]]></category>
		<category><![CDATA[Meninggal Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[WNA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=11184</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Lombok Barat &#8211; Telah ditemukan seorang WNA asal Belanda RF, (79), dengan kondisi meninggal dunia pada hari&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Lombok Barat &#8211;</strong> Telah ditemukan seorang WNA asal Belanda RF, (79), dengan kondisi meninggal dunia pada hari Jumat 28 Juni 2024, pukul 06.00 wita di TKP (Tempat Kejadian Perkara) Desa Ranjok, Dusun Ranjok Baru Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat. Jumat, (28/06/2024).</p>
<p>Kapolsek Gunungsari AKP Supianto saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut bahwa benar pada hari Jumat tanggal 28 Juni 2024, sekitar pukul 06.00 wita, personel Piket Fungsi Polsek Gunungsari bersama SPKT Polresta Mataram dan Unit Identifikasi baru saja mendatangi TPTKP rumah korban meninggal dunia berawal dari laporan masyarakat.</p>
<p>&#8220;Diketahui adanya laporan meninggalnya seseorang yang berasal dari Negara Belanda (WNA), di Desa Ranjok Dusun Ranjok Baru, Kec.Gunungsari, Kab.Lombok Barat,&#8221; ucapnya.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone wp-image-11186 size-large" src="https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/06/IMG-20240628-WA0026-1024x576.jpg" alt="" width="640" height="360" srcset="https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/06/IMG-20240628-WA0026-1024x576.jpg 1024w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/06/IMG-20240628-WA0026-300x169.jpg 300w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/06/IMG-20240628-WA0026-768x432.jpg 768w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/06/IMG-20240628-WA0026-1536x864.jpg 1536w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/06/IMG-20240628-WA0026.jpg 1599w" sizes="auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<p>&#8220;Sedangkan saksi yang pertama melaporkan merupakan Istri korban berinisial RA, 46 tahun, beralamat Pejarakan Karya,kecamatan Ampenan kota Mataram menceritakan peristiwa tersebut,&#8221; terangnya.</p>
<p>Kapolsek AKP Supianto juga menambahkan menurut keterangan istri korban bahwa suaminya meninggal karena sakit.</p>
<p>&#8220;Atas laporan tersebut personel Polsek Gunungsari, SPKT dan Unit Identifikasi melakukan evakuasi olah TKP yang selanjutnya untuk sementara berkoordinasi dengan pihak keluarga, saksi dan tokoh masyarakat agama untuk membantu pemakaman almarhum,&#8221; tutupnya.<br />
(Yyt)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/seorang-wna-asal-belanda-ditemukan-meninggal-dunia-di-desa-ranjok/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
