<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>WhatsApp &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<atom:link href="https://mediaanalisindonesia.com/read/tag/whatsapp/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<description>Fakta &#38; Aktual</description>
	<lastBuildDate>Fri, 11 Apr 2025 05:20:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/03/favico-1-150x150.png</url>
	<title>WhatsApp &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>WhatsApp Hadirkan Pembaruan di Chat, Panggilan, dan Saluran</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/whatsapp-hadirkan-pembaruan-di-chat-panggilan-dan-saluran/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/whatsapp-hadirkan-pembaruan-di-chat-panggilan-dan-saluran/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Apr 2025 05:20:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[WhatsApp]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=26197</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta -Aplikasi perpesanan instan WhatsApp menghadirkan pembaruan di Chat, Panggilan, dan Saluran untuk meningkatkan pengalaman pengguna dalam&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> -Aplikasi perpesanan instan WhatsApp menghadirkan pembaruan di Chat, Panggilan, dan Saluran untuk meningkatkan pengalaman pengguna dalam berkirim pesan dan melakukan panggilan.</p>
<p>Dalam keterangan resminya pada Jumat, WhatsApp mengumumkan sejumlah fitur baru yang ditujukan untuk memberikan layanan percakapan dan panggilan lebih nyaman serta meningkatkan pengalaman menggunakan Saluran.</p>
<p><b>Pembaruan pada Chat</b></p>
<p>Fitur penanda online dalam chat grup dihadirkan agar pengguna bisa melihat berapa banyak orang yang sedang online secara real-time. Penanda ini ditampilkan persis di bawah nama grup.</p>
<p><b>Fitur notifikasi sorotan di grup disiapkan untuk memprioritaskan notifikasi chat grup.</b></p>
<p>Pengguna bisa memanfaatkan pengaturan &#8220;Beri notifikasi untuk&#8221; lalu memilih &#8220;Sorotan&#8221; untuk membatasi notifikasi dari @penyebutan, balasan, dan pesan dari kontak tersimpan, atau memilih &#8220;Semua&#8221; untuk menerima semua notifikasi.</p>
<p>Selain membuat acara di grup, pengguna kini bisa membuat acara di dalam percakapan individual.</p>
<p>WhatsApp juga menambahkan kemampuan untuk mengonfirmasi kehadiran menjadi &#8220;mungkin&#8221;, mengundang satu tamu tambahan, menambahkan tanggal dan waktu berakhir untuk acara yang berdurasi lebih lama, dan menyematkan acara di chat.</p>
<p>Di samping itu, pengguna bisa dengan cepat melihat reaksi pengguna lain lalu mengetuk pilihan reaksi yang ingin dikirim.</p>
<p>Khusus untuk pengguna iPhone, WhatsApp bisa dimanfaatkan untuk memindai dan langsung mengirimkan dokumen. Caranya, pilih &#8220;Pindai dokumen&#8221; dari lampiran lalu ikuti langkah-langkah untuk memindai, memotong, dan menyimpan dokumen.</p>
<p>Dengan pembaruan iOS terkini, pengguna bisa mengatur WhatsApp sebagai aplikasi bawaan untuk berkirim pesan dan menelepon di iPhone. Untuk beralih, buka Pengaturan &gt; Aplikasi Default, lalu pilih WhatsApp.</p>
<p><b>Pembaruan di Panggilan<br />
</b><br />
Saat melakukan panggilan telepon individual, pengguna WhatsApp bisa langsung menambahkan peserta baru dari utas percakapan. Ketuk ikon telepon di bagian atas layar lalu pilih opsi &#8220;Tambah ke panggilan&#8221; untuk melakukannya.</p>
<p>WhatsApp juga telah meningkatkan dukungan teknologi agar panggilan video lebih stabil dan berkualitas.</p>
<p>Sistem koneksi yang telah dioptimalkan akan secara otomatis memilih jalur terbaik untuk mengurangi gangguan yang membuat video terputus atau membeku saat menggunakan aplikasi untuk melakukan panggilan video.</p>
<p>Selain itu, pendeteksi bandwidth yang lebih canggih memungkinkan video ditingkatkan ke kualitas HD lebih cepat.</p>
<p>Pengguna iPhone kini bisa mencubit video untuk memperbesar tampilan saat menelepon video agar bisa melihat lebih dekat video diri sendiri atau teman.</p>
<p><b>Pembaruan di Saluran<br />
</b><br />
Sama seperti di Chat, administratur Saluran kini bisa langsung merekam dan membagikan video pendek (berdurasi 60 detik atau kurang) kepada para pengikut.</p>
<p>Selain itu, pengguna kini bisa mendapatkan rangkuman tertulis dari info pesan suara saluran saat sedang sibuk dan tidak bisa mendengarkannya.</p>
<p>Pengguna juga kini bisa membagikan kode QR unik yang langsung mengarahkan ke salura</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/whatsapp-hadirkan-pembaruan-di-chat-panggilan-dan-saluran/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>WhatsApp Perkenalkan Fitur Baru untuk Menyemarakkan Libur Akhir Tahun</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/whatsapp-perkenalkan-fitur-baru-untuk-menyemarakkan-libur-akhir-tahun/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/whatsapp-perkenalkan-fitur-baru-untuk-menyemarakkan-libur-akhir-tahun/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Dec 2024 08:15:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Fitur Baru]]></category>
		<category><![CDATA[Libur Akhir Tahun]]></category>
		<category><![CDATA[WhatsApp]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=21489</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Aplikasi perpesanan instan dari Meta, WhatsApp, memeriahkan momen libur akhir tahun dengan beragam fitur seru&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Aplikasi perpesanan instan dari Meta, WhatsApp, memeriahkan momen libur akhir tahun dengan beragam fitur seru yang telah disiapkan baik untuk memenuhi kebutuhan panggilan langsung pengguna hingga bercakap dalam obrolan hangat.</p>
<p>Dalam keterangan resmi WhatsApp yang diterima di Jakarta, Sabtu (21/12/2024), beberapa fitur tersebut sudah dirilis mulai 20 Desember 2024 hingga 3 Januari 2025 disiapkan untuk menyemarakkan percakapan dalam berbagai jenis saat liburan berlangsung</p>
<p>Berikut adalah beberapa fitur yang akan hadir dalam beberapa pekan ke depan dari WhatsApp:</p>
<p><em>Efek Panggilan Malam Tahun Baru</em><br />
Jadikan video call atau panggilan video saat liburan jadi lebih spesial dengan <em>background</em>,<em> filter</em>, atau efek menarik perayaan tahun baru.</p>
<p><strong>Reaksi Ber-Animasi</strong><br />
Saat memberikan reaksi terhadap pesan menggunakan salah satu dari<em> emoji </em>???????????? ???? ????, animasi <em>confetti</em> akan muncul untuk pengirim dan penerima. Ini hal sempurna untuk menyampaikan keinginan liburan Anda dengan cara yang menyenangkan dan interaktif.</p>
<p><strong>Stiker Baru</strong><br />
Ekspresikan diri dengan paket stiker Malam Tahun Baru dan stiker <em>avatar</em> yang dirancang untuk Tahun Baru! Pengguna bisa mengirimkan salam ceria atau pesan yang menyentuh hati dengan paket stiker ini.</p>
<p>Paket stiker ini diharapkan dapat membantu pengguna menyampaikan perasaan jadi lebih menyenangkan dan mudah dengan cara yang kreatif.</p>
<p>Sebelum tiga fitur baru ini, WhatsApp juga sudah memperkenalkan Meta AI sebagai asisten kecerdasan artifisial (AI) generatif yang tersedia di dalam layanannya mempermudah pengguna berinteraksi mencari informasi di dalam obrolan pribadi maupun di dalam grup.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/whatsapp-perkenalkan-fitur-baru-untuk-menyemarakkan-libur-akhir-tahun/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Korlantas Uji Coba Kirim Surat Tilang Lewat WhatsApp</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/korlantas-uji-coba-kirim-surat-tilang-lewat-whatsapp/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/korlantas-uji-coba-kirim-surat-tilang-lewat-whatsapp/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 May 2024 02:00:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Korlantas]]></category>
		<category><![CDATA[Surat Tilang]]></category>
		<category><![CDATA[WhatsApp]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=8101</guid>

					<description><![CDATA[ Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Direktur Penegakan Hukum Korps Lalu Lintas Polri Brigadir Jenderal Polisi Raden Slamet Santoso mengatakan Korlantas masih&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="titletext"> <strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Direktur Penegakan Hukum Korps Lalu Lintas Polri Brigadir Jenderal Polisi Raden Slamet Santoso mengatakan Korlantas masih melakukan uji coba pengiriman surat bukti pelanggaran atau tilang kendaraan bermotor melalui aplikasi WhatsApp.</p>
<p>&#8220;Baru tahap uji coba,&#8221; kata Slamet kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (4/5/2024).</p>
<p>Jenderal polisi bintang satu itu menjelaskan selama tahap uji coba ini, Korlantas melakukan asesmen terlebih dahulu agar inovasi baru pengiriman surat tilang ini tidak disalahgunakan.</p>
<p>Selama ini surat tilang dikirim ke alamat tempat tinggal pelanggar lalu lintas melalui PT Pos. Di sisi lain, ada penipuan berkedok surat tilang yang dikirim melalui aplikasi WhatsApp dengan format <i>Android Package Kit </i>(APK) yang dapat membobol data pengguna ponsel.</p>
<p>Secara resmi hasil uji coba dan asesmen pengiriman surat tilang melalui aplikasi WhatsApp akan disampaikan pada Senin (6/5).</p>
<p>&#8220;Hari Senin baru akan dipaparkan ke saya untuk kami asesmen dulu agar tidak terjadi penyalahgunaan,&#8221; ujar Slamet.</p>
<p>Menurut dia, jika hasil asesmen dinyatakan lolos maka inovasi ini akan berlaku secara nasional, tidak hanya di Polda Metro Jaya.</p>
<p>&#8220;Kalau sudah lulus asesmen dan bagus maka bisa kami nasionalisasikan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sebelumnya, Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Metro Jaya telah melakukan inovasi yang bernama Sistem Cakra Presisi.</p>
<p>Berdasarkan unggahan akun X resmi @tmcpoldametro, Sistem Cakra Presisi adalah sistem terbaru yang digunakan oleh Ditlantas Polda Metro Jaya untuk mengirimkan notifikasi tilang melalui SMS, Whatsapp, dan surat elektronik kepada pelanggar.</p>
<p>Sistem ini membuat penegakan hukum lalu lintas menjadi lebih efisien karena pemberitahuan langsung dikirimkan pada hari yang sama saat terjadinya pelanggaran, lengkap dengan rinciannya.</p>
<p>Surat konfirmasi tilang yang dikirim lewat aplikasi Whatsapp akan dilengkapi foto hingga waktu pengendara kedapatan melakukan pelanggaran.</p>
<p>Nantinya, pelanggar dapat membuka situs resmi <i>https://etle-korlantas.info/id/</i> untuk mengecek bukti pelanggaran tersebut.</p>
<p>Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Ade Ary Syam Indradi di Jakarta, Kamis (2/5), memastikan pengiriman surat bukti pelanggaran (tilang) kendaraan bermotor melalui aplikasi WhatsApp bukan berformat <i>Android Package Kit</i> (APK) sehingga aman untuk dibuka.</p>
<p>Ary menyebutkan ada lima nomor WA yang akan mengirimkan notifikasi soal tilang dari Ditlantas Polda Metro Jaya, yakni 082333343250, 085258869001, 085258868990, 082333343249, 087817174000.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/korlantas-uji-coba-kirim-surat-tilang-lewat-whatsapp/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Apple Hapus WhatsApp dan Threads dari App Store di China, Ini Alasannya</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/apple-hapus-whatsapp-dan-threads-dari-app-store-di-china-ini-alasannya/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/apple-hapus-whatsapp-dan-threads-dari-app-store-di-china-ini-alasannya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Apr 2024 06:17:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[App Store]]></category>
		<category><![CDATA[Apple]]></category>
		<category><![CDATA[Threads]]></category>
		<category><![CDATA[WhatsApp]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=7356</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Apple telah menghapus aplikasi perpesanan terenkripsi end-to-end milik Meta, yakni WhatsApp dari App Store mereka&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211;</strong> Apple telah menghapus aplikasi perpesanan terenkripsi end-to-end milik Meta, yakni WhatsApp dari App Store mereka di China, menyusul perintah pemerintah negara itu dengan alasan masalah keamanan nasional, kantor berita Reuters melaporkan hal itu, Jumat (19/4/2024).</p>
<p>Aplikasi jejaring sosial berbasis teks mirip Twitter milik Meta, Threads, juga telah ditarik dari App Store karena alasan yang sama.</p>
<p>“Administrasi Dunia Maya China memerintahkan penghapusan aplikasi-aplikasi ini dari etalase China berdasarkan masalah keamanan nasional mereka,” kata Apple dalam sebuah pernyataan yang dikirim ke kantor berita tersebut.</p>
<p>Dikutip dari TechCrunch, Jumat (19/4/2024), Meta mengonfirmasi kepada TechCrunch bahwa kedua aplikasinya tidak lagi tersedia di App Store Apple di China, tetapi menolak memberikan rincian lebih lanjut tentang penghapusan tersebut.</p>
<p>“Kami merujuk Anda ke Apple untuk memberikan komentar,” kata juru bicara Meta kepada TechCrunch.</p>
<p>TechCrunch juga menghubungi Apple dengan pertanyaan tentang penghapusan tersebut tetapi hingga berita ini dimuat, pembuat iPhone belum memberikan tanggapan.</p>
<p>Menurut Reuters, dua aplikasi perpesanan lainnya juga telah dihapus dari App Store Apple di China, yaitu Signal dan Telegram. Mereka mengutip data dari perusahaan pelacakan aplikasi Qimai dan AppMagic untuk elemen laporannya.</p>
<p>Apple belum mengonfirmasi dua penghapusan tambahan ini. Namun situs AppleCensorship, yang melacak penghapusan App Store, mencatat Signal dan Telegram sebagai “menghilang” dari App Store Apple di China daratan.</p>
<p>TechCrunch menghubungi Telegram mengenai status Aplikasi iOS-nya, namun hingga berita ini dimuat, Telegram belum memberikan respons.</p>
<p>Ketika ditanya tentang laporan Reuters, presiden Signal Meredith Whittaker mengatakan kepada TechCrunch bahwa Signal sudah diblokir di China oleh Great Firewall negara tersebut.</p>
<p>“Meskipun Signal mungkin pernah tersedia untuk diunduh di masa lalu, pendaftaran dan pesan Signal tampaknya diblokir,” katanya.</p>
<p>Ia menambahkan bahwa tidak ada bedanya jika aplikasinya tidak lagi muncul di App Store karena pengguna yang mengakses aplikasi dari China tidak akan dapat mengakses aplikasi tersebut untuk mendaftar atau mengirim pesan.</p>
<p>Ini bukan pertama kalinya Apple menghapus aplikasi atas arahan regulator internet China.</p>
<p>Musim panas lalu, beberapa aplikasi kecerdasan buatan (AI) generatif dihapus dari App Store Apple di China tak lama sebelum peraturan negara itu yang menargetkan AI generatif mulai berlaku.</p>
<p>Tahun lalu alternatif Twitter lainnya, Damus yang didukung Jack Dorsey, juga ditarik dari Apple App Store di China tak lama setelah disetujui.</p>
<p>Beberapa tahun yang lalu aplikasi jejaring sosial audio Clubhouse juga ditarik dari toko Apple di China tak lama setelah dirilis secara global.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/apple-hapus-whatsapp-dan-threads-dari-app-store-di-china-ini-alasannya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>WhatsApp Kini Dukung Pengguna Sematkan Lebih dari Satu Pesan</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/whatsapp-kini-dukung-pengguna-sematkan-lebih-dari-satu-pesan/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/whatsapp-kini-dukung-pengguna-sematkan-lebih-dari-satu-pesan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Mar 2024 22:23:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Pesan]]></category>
		<category><![CDATA[PIN]]></category>
		<category><![CDATA[WhatsApp]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=5953</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; WhatsApp kini dapat mendukung penggunanya untuk menyematkan atau melakukan &#8220;Pin&#8221; pada lebih dari satu pesan&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; WhatsApp kini dapat mendukung penggunanya untuk menyematkan atau melakukan &#8220;Pin&#8221; pada lebih dari satu pesan dalam sebuah obrolan.</p>
<p>Kabar ini disampaikan WhatsApp lewat akun media sosial X mereka yang menyebutkan kini pengguna setidaknya bisa menyematkan hingga tiga pesan baik dalam obrolan individu maupun grup.</p>
<p>Sebenarnya fitur menyematkan pesan atau &#8220;Pin Message&#8221; sudah ada di WhatsApp sejak Desember 2023 namun saat itu aplikasi hanya memberikan kemampuan pada pengguna untuk menyematkan satu pesan saja dalam satu obrolan.</p>
<p>Adapun pesan yang disematkan dapat berupa jenis bentuk baik itu teks, gambar, maupun polling untuk mempermudah jajak pendapat di grup.</p>
<p>Untuk menyematkan pesan, pengguna harus menekan pesan agak lama, memilih &#8220;Sematkan&#8221; atau &#8220;Pin&#8221; dari menu, dan pilih durasinya.</p>
<p>Pesan akan disematkan selama tujuh hari secara otomatis, namun pengguna juga dapat menyematkannya dengan durasi berbeda yaitu selama 24 jam atau 30 hari.</p>
<p>Setelah jangka waktu tersebut, pesan tersemat akan otomatis lepas jika tidak dilepas secara manual oleh pengguna.</p>
<p>Selain itu, saat pengguna mengeklik pesan yang disematkan, pengguna dapat menavigasi ke seluruh pesan tersebut dalam percakapan.</p>
<p>Dalam obrolan grup, admin grup dapat mengizinkan anggota untuk menyematkan pesan, dan ketika sebuah pesan disematkan, semua anggota grup tersebut akan diberi tahu tentang hal itu.</p>
<p>Meski demikian, pengguna yang bergabung dengan grup setelah pesan dipasangi pin tidak akan melihatnya. Mereka yang tidak memiliki riwayat obrolan grup atau menghapus pesan sebelum disematkan juga tidak akan melihatnya. Demikian dilaporkan GSM Arena, Senin (25/3/2024).</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/whatsapp-kini-dukung-pengguna-sematkan-lebih-dari-satu-pesan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>WhatsApp  Bersiap Luncurkan Fitur Edit Stiker di Android</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/whatsapp-bersiap-luncurkan-fitur-edit-stiker-di-android/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/whatsapp-bersiap-luncurkan-fitur-edit-stiker-di-android/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 Mar 2024 13:08:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Android]]></category>
		<category><![CDATA[Fitur Edit]]></category>
		<category><![CDATA[Gadget]]></category>
		<category><![CDATA[Handphone]]></category>
		<category><![CDATA[WhatsApp]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=4582</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; WhatsApp kali ini tengah bersiap meluncurkan fitur baru yang memungkinkan pengguna membuat stiker sendiri khususnya&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; WhatsApp kali ini tengah bersiap meluncurkan fitur baru yang memungkinkan pengguna membuat stiker sendiri khususnya pengguna untuk sistem operasi Android.</p>
<p>Informasi ini pertama kali dilaporkan oleh WABetaInfo, yang mengungkap fitur editor stiker baru kini tersedia di aplikasi versi beta WhatsApp di Android.</p>
<p>Fitur serupa sebenarnya bukanlah kabar baru bagi pengguna iPhone yang berbasis iOS karena kemampuan menjadi editor stiker dalam aplikasi WhatsApp telah tersedia di iOS selama beberapa waktu.</p>
<p>Adapun untuk versi &#8220;edit&#8221; stiker di Android itu, memungkinkan pengguna untuk mengonversi stiker dari gambar.</p>
<p>Ada juga kemampuan untuk mengedit stiker yang sudah ada dan dihadirkan melalui opsi “Edit Stiker”.</p>
<p>Saat gambar dipilih untuk diubah menjadi stiker, aplikasi akan membuka editor gambar dan menyorot subjeknya.</p>
<p>Stiker tambahan tersedia di bagian bawah layar jika pengguna tidak puas dengan apa yang dipilih secara otomatis oleh WhatsApp saat pertama kali pengguna memilih gambar.</p>
<p>Saat ini, editor stiker hanya tersedia untuk sejumlah pengguna Android yang terbatas, namun dapat diasumsikan bahwa peluncuran yang lebih luas akan terjadi dalam beberapa minggu mendatang.</p>
<p>Sulit untuk mengatakan kapan itu akan mencapai versi stabil WhatsApp, tetapi fitur ini mungkin hadir dalam beberapa bulan ke depan. Demikian laporan PhoneArena pada Kamis (7/3/2024).</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/whatsapp-bersiap-luncurkan-fitur-edit-stiker-di-android/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
