<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Warga &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<atom:link href="https://mediaanalisindonesia.com/read/tag/warga/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<description>Fakta &#38; Aktual</description>
	<lastBuildDate>Wed, 27 Mar 2024 03:59:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.4</generator>

<image>
	<url>https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/03/favico-1-150x150.png</url>
	<title>Warga &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Warga Ber-KTP Jakarta Tapi Tinggal di Depok Diminta Segera Ganti Identitas</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/warga-ber-ktp-jakarta-tapi-tinggal-di-depok-diminta-segera-ganti-identitas/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/warga-ber-ktp-jakarta-tapi-tinggal-di-depok-diminta-segera-ganti-identitas/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 Mar 2024 03:59:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Depok]]></category>
		<category><![CDATA[ganti identitas]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[KTP]]></category>
		<category><![CDATA[Warga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=6112</guid>

					<description><![CDATA[Depok, MAI &#8211; Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok, Jawa Barat, mengeluarkan imbauan kepada warga Depok yang menggunakan&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Depok, MAI</strong> &#8211; Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok, Jawa Barat, mengeluarkan imbauan kepada warga Depok yang menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Jakarta untuk segera mengurus pembaruan identitas sesuai domisili.</p>
<p>Berdasarkan data sementara dari Disdukcapil DKI Jakarta, terdapat 18.367 warga Kota Depok yang masih terdaftar dengan KTP dan Kartu Keluarga (KK) Jakarta.</p>
<p>&#8220;Kami mengimbau agar warga segera melakukan pembaruan identitas sesuai dengan domisili mereka,&#8221; kata Kepala Disdukcapil Kota Depok, Nuraeni Widayatti, di Depok, Rabu.</p>
<p>Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta saat ini sedang melakukan penonaktifan Nomor Induk Kependudukan (NIK) bagi warga yang tidak tinggal sesuai dengan alamat yang tertera dalam KTP mereka.</p>
<p>Nuraeni menegaskan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok siap membantu proses pembaruan identitas bagi warga yang terkena imbauan tersebut, khususnya bagi yang sudah memiliki Surat Keterangan Pindah Warga Negara Indonesia (SKPWNI) dari Disdukcapil DKI Jakarta.</p>
<p>Bagi warga yang sudah memiliki SKPWNI, mereka dapat segera mengajukan permohonan pindah datang secara <em>online</em> melalui Satuan Layanan Kependudukan dan Pencatatan Sipil Disdukcapil Depok Prima (Sanpel De Prima) di kecamatan, atau melalui Sistem Layanan Online Dukcapil Depok Bersih Mudah Lancar (Silondo Bermula) di Kota Depok.</p>
<p>Nuraeni berharap agar warga Depok segera mengurus pembaruan identitas mereka, mengingat pada bulan Maret 2024, Disdukcapil Provinsi DKI Jakarta akan melakukan penonaktifan NIK bagi warga yang tidak tinggal sesuai alamat yang tercatat dalam KTP dan KK mereka. (*)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/warga-ber-ktp-jakarta-tapi-tinggal-di-depok-diminta-segera-ganti-identitas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Warga Keluhkan Lurah Pondok Karya yang Tak Pernah Hadiri Acara di Tengah Masyarakat</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/warga-keluhkan-lurah-pondok-karya-yang-tak-pernah-hadiri-acara-di-tengah-masyarakat/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/warga-keluhkan-lurah-pondok-karya-yang-tak-pernah-hadiri-acara-di-tengah-masyarakat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Mar 2024 10:47:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Lurah Pondok Karya]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Tangsel]]></category>
		<category><![CDATA[Warga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=5689</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Banten &#8211;  Aparatur Sipil Negara (ASN) sudah selayaknya memberikan pelayanan kepada Masyarakat, Terlebih mereka yang menduduki jabatan&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Banten &#8211; </strong> Aparatur Sipil Negara (ASN) sudah selayaknya memberikan pelayanan kepada Masyarakat, Terlebih mereka yang menduduki jabatan publik seperti, walikota, Camat hingga Lurah atau Kepala Desa.</p>
<p>Namun berbeda dengan yang dirasakan oleh warga kelurahan Pondok Karya Pondok Aren, Tangerang Selatan. Lurah pondok karya, Hendi Apriansyah yang baru menjabat sekitar enam bulan ini dirasakan warganya jauh dari kedekatan dengan masyarakat.</p>
<p>Hal ini diungkapkan oleh salah satu ketua Rukun Warga (RW) kelurahan tersebut yang enggan disebutkan namanya, Kamis (21/3/2024). Menurutnya, Lurah tidak pernah ada atau datang ditengah masyarakatnya, terlebih undangan dari kami sebagai pembantunya juga gak pernah hadir jika kami mengundang dalam suatu acara.</p>
<p>&#8220;Jangankan dia mau dateng ke acara pestanya masyarakat, ke acara pestanya kemerdekaan Negara seperti 17 Agustus aja beliau gak pernah ikut andil dan gak pernah hadir di tengah-tengah kami. Ungkapnya .</p>
<p>Pernyataan RW tersebut juga dibenarkan oleh salah seorang pengurus Karang Taruna wilayah tersebut yang enggan juga disebutkan namanya. &#8221; Ya benar, kami pun merasakan demikian, karena dari sekian kalinya kami mengadakan acara belum pernah acara-acara kami itu di hadiri oleh pak Lurah. Akhirnya kami berpikir sama para pengurus RW aja begitu, apalagi sama kami anak-anak muda yang mungkin di anggap tidak penting untuk beliau.(red.Surya Pagi)</p>
<p>Ditambahkan pula pernyataan dari Mr X nama samaran karena yang bersangkutan enggan disebutkan namanya, yang merupakan warga pondok karya, Mr.X menyampaikan<br />
keluhan-keluhan masyarakat lainya tentang maraknya pungutan liar yang sangat membebani warga yang sudah mengarah gratifikasi dll. Mohon perhatian bapak Walikota Tangsel dan bapak Camat Pondok Aren, atas perilaku bawahannya. Ungkap mr.x kepada MAI.</p>
<p>Namun Ketika dikonfirmasi ke kelurahan tersebut, menurut salah satu staf kelurahan Pondok Karya alasan kenapa tidak pernah hadirnya Lurah di setiap undangan atau acara-acara masyarakat, karena Lurah kesibukannya itu luar biasa.</p>
<p>&#8220;Kenapa Lurah gak pernah hadir di acara kemerdekaan RI 17 Agustus, karena beliau banyak Undangan, maka tugas itu di bagi-bagi kepada staf, sekel atau kami untuk mewakilinya,&#8221; ungkapnya seperti dilansir dari surya pagi. (*)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/warga-keluhkan-lurah-pondok-karya-yang-tak-pernah-hadiri-acara-di-tengah-masyarakat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
