<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Universitas Panca Sakti &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<atom:link href="https://mediaanalisindonesia.com/read/tag/universitas-panca-sakti/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<description>Fakta &#38; Aktual</description>
	<lastBuildDate>Tue, 25 Mar 2025 05:03:52 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/03/favico-1-150x150.png</url>
	<title>Universitas Panca Sakti &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>DJPT Jalin Kerja Sama dengan UPS Tegal Untuk Penguatan Pendataan dan Pelaksanaan Penarikan PNBP SDA Perikanan</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/djpt-jalin-kerja-sama-dengan-ups-tegal-untuk-penguatan-pendataan-dan-pelaksanaan-penarikan-pnbp-sda-perikanan/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/djpt-jalin-kerja-sama-dengan-ups-tegal-untuk-penguatan-pendataan-dan-pelaksanaan-penarikan-pnbp-sda-perikanan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Mar 2025 04:55:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Dosen UPS Tegal]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa UPS Tegal]]></category>
		<category><![CDATA[Pelabuhan Perikanan Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Tegalsari]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Panca Sakti]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=25631</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Tegal &#8211; Ditjen Perikanan Tangkap melalui Direktur PDK Ukon Ahmad Furkon menghadiri pertemuan di Kampus Universitas Panca&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;"><strong>Media Analis Indonesia, Tegal &#8211;</strong> Ditjen Perikanan Tangkap melalui Direktur PDK Ukon Ahmad Furkon menghadiri pertemuan di Kampus Universitas Panca Sakti (UPS) Tegal, Jawa Tengah dalam rangka membahas kerja sama perguruan tinggi dan pemerintah dalam penguatan pendataan produksi perikanan tangkap serta penarikan PNBP Sumber Daya Alam (SDA) Perikanan di pelabuhan perikanan, Senin (24/3/2025).</p>
<p>Turut hadir dalam pertemuan Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) UPS Noor Zuhry, Ketua Program Studi Pemanfaatan Sumber Daya Perikanan (PSP) UPS Susi Watina Simanjuntak, Ketua Tim Kerja Pelabuhan Pangkalan Penangkapan Ikan Terukur dan PNBP Pascaproduksi Mahrus, dan Umar Soleh dari Balai Besar Penangkapan Ikan (BBPI) Semarang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pertemuan menyepakati untuk menempatkan 46 orang mahasiswa PSP UPS dalam membantu pendataan produksi perikanan tangkap dan pelaksanaan penarikan PNBP SDA Perikanan di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Tegalsari.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone wp-image-25635 size-full" src="https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/03/IMG_20250325_115236.jpg" alt="" width="974" height="665" srcset="https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/03/IMG_20250325_115236.jpg 900w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/03/IMG_20250325_115236-300x205.jpg 300w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/03/IMG_20250325_115236-768x524.jpg 768w" sizes="(max-width: 974px) 100vw, 974px" /></p>
<p>Kesepakatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi para pihak. Ukon mengungkapkan, bagi pemerintah, kehadiran mahasiswa akan ikut membantu kinerja enumerator kelautan dan perikanan di PPN Tegalsari yang telah ditugaskan, terlebih di musim puncak seperti Idul Fitri dimana kedatangan kapal dan pembongkaran ikan menunjukkan frekuensi yang sangat tinggi sehingga membutuhkan jumlah SDM yang memadai.</p>
<p>Sedangkan bagi para mahasiswa, kerja sama ini diharapkan memberikan pengalaman riil di lapangan, tidak hanya terkait pendataan produksi tetapi juga proses bisnis perikanan secara keseluruhan.</p>
<p>Setelah terjalin kesepakatan dilanjutkan dengan briefing dan diskusi bersama mahasiswa yang mengikuti kerja sama, terkait transformasi tata kelola perikanan tangkap di tanah air serta teknis tata cara pendataan di pelabuhan perikanan.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone wp-image-25632 size-large" src="https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/03/IMG-20250325-WA0016-1024x764.jpg" alt="" width="640" height="478" srcset="https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/03/IMG-20250325-WA0016-1024x764.jpg 1024w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/03/IMG-20250325-WA0016-300x224.jpg 300w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/03/IMG-20250325-WA0016-768x573.jpg 768w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/03/IMG-20250325-WA0016.jpg 900w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<p>Dekan FPIK UPS Noor Zuhry, menyampaikan apresiasinya atas kerja sama yang telah terjalin. Selanjutnya, diharapkan tersusun Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Ditjen Perikanan Tangkap dan UPS Tegal agar kerja sama ini terus berkelanjutan dan dapat terbuka untuk aspek-aspek lainnya di bidang perikanan tangkap.</p>
<p>Zuhry juga menyebutkan bahwa pelaksanaan perbantuan pendataan produksi dan penarikan PNBP SDA Perikanan di PPN Tegal menjadi satu kesatuan pembelajaran yang terintergasi dengan mata kuliah yang dihitung SKS bagi mahasiswa yang mengikuti. (*/Putra)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/djpt-jalin-kerja-sama-dengan-ups-tegal-untuk-penguatan-pendataan-dan-pelaksanaan-penarikan-pnbp-sda-perikanan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Transformasi Layanan BK untuk Siswa Inklusif di Sekolah Umum</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/transformasi-layanan-bk-untuk-siswa-inklusif-di-sekolah-umum/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/transformasi-layanan-bk-untuk-siswa-inklusif-di-sekolah-umum/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Sep 2024 05:42:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Lainnya]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswi UPS]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Panca Sakti]]></category>
		<category><![CDATA[UPS Tegal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=15381</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Tegal &#8211; Guru Bimbingan dan Konseling (BK) berperan penting dalam mendukung perkembangan sosial-emosional siswa di sekolah umum.&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Tegal &#8211; </strong>Guru Bimbingan dan Konseling (BK) berperan penting dalam mendukung perkembangan sosial-emosional siswa di sekolah umum. Mereka membantu siswa menghadapi berbagai tantangan dalam interaksi sosial, mengelola stres, dan menavigasi dinamika kehidupan sekolah.</p>
<p>Peran ini menjadi semakin krusial bagi<br />
anak-anak dengan kebutuhan khusus,<br />
yang mungkin menghadapi lebih banyak<br />
hambatan dalam beradaptasi dengan<br />
lingkungan sekolah umum.</p>
<p>Anak-anak dengan kebutuhan khusus sering kali memerlukan penanganan khusus agar dapat berpartisipasi penuh dalam kehidupan sekolah. Guru BK berperan dalam mengidentifikasi kebutuhan spesifik ini dan memastikan bahwa layanan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan individu setiap anak.</p>
<p>Misalnya, anak dengan gangguan spektrum autisme mungkin memerlukan pendekatan yang berbeda dibandingkan<br />
anak dengan gangguan belajar lainnya.</p>
<p>Layanan yang disediakan oleh guru BK di sekolah umum biasanya mencakup konseling individu dan kelompok, bimbingan karir, serta intervensi krisis. Layanan ini dirancang untuk membantu siswa mengatasi masalah pribadi, akademik, dan sosial yang dapat memengaruhi kinerja dan kesejahteraan<br />
mereka di sekolah. Bagi anak inklusif, layanan ini menjadi instrumen penting untuk membantu mereka menavigasi tantangan yang dihadapi dalam lingkungan yang kurang ideal.</p>
<p>Pendekatan inklusif yang diadopsi oleh guru BK menekankan pada penyesuaian layanan agar dapat diakses oleh semua siswa, termasuk mereka yang memiliki kebutuhan khusus. Ini berarti guru BK<br />
harus mampu memodifikasi metode konseling, menyesuaikan komunikasi, dan mengembangkan strategi<br />
intervensi yang relevan dengan kondisi siswa inklusif, sehingga mereka merasa diterima dan didukung di sekolah umum.</p>
<p>Dalam memberikan layanan kepada anak-anak inklusif, guru BK tidak bekerja sendiri. Mereka sering kali berkolaborasi dengan guru kelas, staf pendukung, dan orang tua untuk merancang intervensi yang efektif.</p>
<p>Kolaborasi ini memastikan bahwa layanan BK yang diberikan sejalan dengan pendekatan pengajaran di kelas dan kebutuhan individual siswa, sehingga anak inklusif dapat mendapatkan dukungan yang holistik.</p>
<p>Untuk memberikan layanan yang efektif kepada anak inklusif, guru BK perlu mendapatkan pelatihan khusus yang mencakup pengetahuan dan keterampilan dalam menangani berbagai jenis kebutuhan khusus. Pelatihan ini membantu mereka memahami spektrum kebutuhan anak inklusif dan menerapkan teknik yang paling sesuai dalam konteks sekolah umum. Keberhasilan layanan BK untuk<br />
anak inklusif sangat bergantung pada kompetensi guru BK dalam memahami dan menangani kebutuhan unik setiap siswa.</p>
<p>Oleh karena itu, jelas bahwa Guru BK memegang peran yang sangat penting dalam memberikan dukungan kepada anak-anak inklusif di sekolah umum. Dengan pemahaman mendalam mengenai kebutuhan spesifik siswa, kemampuan dalam menyesuaikan layanan konseling, serta kolaborasi yang<br />
efektif dengan staf sekolah dan orang tua, guru BK dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih inklusif dan suportif. Namun, untuk mencapai efektivitas yang maksimal, penting bagi guru BK untuk terus memperbarui keterampilan mereka melalui pelatihan yang tepat dan berkelanjutan. Dengan<br />
demikian, mereka tidak hanya membantu anak-anak inklusif dalam menghadapi tantangan saat ini,<br />
tetapi juga mempersiapkan mereka untuk sukses di masa depan.</p>
<p><em>Penulis: Maudia Puput M.</em><br />
<em>Mahasiswi Bimbingan dan Konseling</em><br />
<em>Universitas Pancasakti Tegal</em></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/transformasi-layanan-bk-untuk-siswa-inklusif-di-sekolah-umum/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pendekatan Sosiokultural pada Aspek Lingkungan dalam Pembelajaran Berdiferensiasi</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/pendekatan-sosiokultural-pada-aspek-lingkungan-dalam-pembelajaran-berdiferensiasi/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/pendekatan-sosiokultural-pada-aspek-lingkungan-dalam-pembelajaran-berdiferensiasi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 Mar 2024 13:10:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Lainnya]]></category>
		<category><![CDATA[Dosen]]></category>
		<category><![CDATA[FKIP UPS Tegal]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan Bahasa Inggris]]></category>
		<category><![CDATA[Tegal]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Panca Sakti]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=5461</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia &#8211; Oleh: Anin Eka Sulistyawati, S.S., M.Hum. Dosen Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UPS Tegal Pembelajaran berdiferensiasi merupakan&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia &#8211;</strong></p>
<p><em>Oleh: Anin Eka Sulistyawati, S.S., M.Hum. Dosen Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UPS Tegal</em></p>
<p>Pembelajaran berdiferensiasi merupakan proses belajar yang mengakomodir siswa dapat mempelajari materi pelajaran sesuai dengan kemampuan, pilihan, dan kebutuhan mereka. Salah satu aspek dalam pembelajaran berdiferensiasi adalah aspek lingkungan atau iklim belajar di kelas. Guru memiliki kesempatan dan kemampuan untuk menyesuaikan lingkungan belajar di kelas sesuai dengan profil siswa.</p>
<p>Lingkungan belajar yang dimaksud meliputi susunan kelas secara personal, social, maupun fisik. Penentuan lingkungan belajar yang tepat harus melihat pada profil siswa di kelas tersebut; diantaranya kesiapan dan minat dalam belajar.</p>
<p>Salah satu pendekatan yang dapat digunakan pada penentuan aspek lingkungan belajar ini adalah pendekatan sosiokultural. Teori sosiokultural berasal dari kajian sosiologi dan antropologi, namun juga digunakan sebagai perspektif atau sudut pandang dalam kajian lain seperti psikologi dan pendidikan untuk menjelaskan proses belajar dalam konteks sosial.</p>
<p>Pencetus teori sosiokultural yang popular diantaranya adalah Lev Vygotsky. Teori ini menekankan pentingnya perkembangan kecerdasan atau kognisi individu melalui kultur dan masyarakat. Pendekatan sosiokultural Vygotsky memang berfokus pada proses kognitif individu. Salah satu konsep dalam teori Vygotsky (Slavin, 1997), yaitu Zone of Proximal Development (ZPD).</p>
<p>Zone of Proximal Development (ZPD) merupakan rentang antara tingkat perkembangan sesungguhnya (kemampuan pemecahan masalah tanpa melibatkan bantuan orang lain) dan tingkat perkembangan potensial (kemampuan pemecahan masalah di bawah bimbingan orang dewasa atau melalui kerjasama dengan teman sejawat yang lebih mampu).</p>
<p>Dari teori ini dapat dilihat bahwa guru dapat mengelompokkan siswanya menjadi setidaknya dua jenis; kelompok slow learners (SL) dan fast learners (FL). Selanjutnya, guru menyiapkan beberapa susunan tempat duduk siswa sesuai dengan jenis kelompok mereka. Hal ini bertujuan agar guru dapat memberikan pendampingan yang sesuai pada dua jenis kelompok yang berbeda tadi. Pembagian waktu pendampingan bisa jadi berbeda dimana untuk kelompok slow learners mendapat pendampingan yang lebih lama dan intensif sibandingkan kelompok fast learners. Atau bisa jadi guru melibatkan kelompok FL memberi bantuan pendampingan pada kelmpok SL yang nantinya akan diberikan rewards.</p>
<p>Pengelompokan juga dapat dibuat berdasarkan minat siswa yang sejenis, maupun tingkat kesiapan siswa yang sama maupun berbeda, tergantung tujuan pembelajarannya. Pada dasarnya, guru perlu menciptakan suasana dan lingkungan belajar yang menyenangkan bagi siswa sehingga merasa aman, nyaman, dan tenang dalam belajar karena kebutuhan mereka terpenuhi.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/pendekatan-sosiokultural-pada-aspek-lingkungan-dalam-pembelajaran-berdiferensiasi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Batik Bengle Tegal Diperkenalkan, Dosen Universitas Pancasakti Tegal Ingin Buat Produk Ini Semakin Populer di Masyarakat</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/batik-bengle-tegal-diperkenalkan-dosen-universitas-pancasakti-tegal-ingin-buat-produk-ini-semakin-populer-di-masyarakat/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/batik-bengle-tegal-diperkenalkan-dosen-universitas-pancasakti-tegal-ingin-buat-produk-ini-semakin-populer-di-masyarakat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 Jul 2021 14:10:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Lainnya]]></category>
		<category><![CDATA[Batik Tengle]]></category>
		<category><![CDATA[Kain Tradisional]]></category>
		<category><![CDATA[Tegal]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Panca Sakti]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=11752</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Tegal &#8211; Batik, kain tradisional Indonesia yang diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda Dunia, adalah seni tekstil&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Tegal</strong> &#8211; Batik, kain tradisional Indonesia yang diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda Dunia, adalah seni tekstil unik yang melibatkan penggambaran pola pada kain dan penggunaan lilin panas sebelum proses pewarnaan.</p>
<p>Dikenal dengan sejarahnya yang panjang, batik merupakan bagian integral dari warisan budaya Indonesia yang digunakan dalam pakaian, dekorasi rumah, dan upacara adat.</p>
<p>Batik Bengle Tegal menjadi sorotan utama karena memiliki banyak peminat di kalangan akademisi kedokteran. Namun, pada kenyataanya batik ini kurang diminati oleh banyak Masyarakat pada umumnya.</p>
<p>Batik Bengle Tegal sendiri merupakan sebuah perpaduan karya yang cukup menarik untuk kamu lihat. Pasalnya batik ini memadukan banyak unsur keilmuan dari struktur mikroskopis jaringan makhluk hidup.</p>
<p>Pada kenyataanya, batik Bengle Tegal ini masih sepi peminat meskipun terdapat keunikan dan juga nilai di dalam batiknya. Mulai dari hal tersebut, berkat usulan dari dosen dan juga mahasiswa pada suatau acara, batik Bengle Tegal ini mulai diperkenalkan di akademisi UPS Tegal.</p>
<p>Secara umum, ada beberapa tantangan dalam mengembangkan motif batik kontemporer. Salah satu tantangan utama adalah kebutuhan untuk motif tersebut mengikuti tren dan permintaan pasar, bukan hanya mempertahankan identitas asli batik sebagai warisan berharga yang kaya akan nilai budaya, yang mencerminkan filosofi, sejarah, serta konteks waktu, tempat, dan penciptanya.</p>
<p>Dari tantangan yang muncul tersebut tentunya muncul sebuah ide pengabdian Masyarakat untuk membuat batik Bengle menjadi popular. Sasaran dari kegiatan ini adalah peserta dari universitas Hatyai dan komunitas pengrajin batik.</p>
<p><strong>Kegiatan pengenalan batik Bengle Tegal</strong></p>
<p>Pada rentang waktu Mei hingga Juli 2021, Universitas Pancasakti Tegal bersama Hatyai University Thailand dan komunitas pengrajin batik berkolaborasi dalam sebuah inisiatif pengabdian kepada masyarakat yang menggunakan metode Asset-Based Community Development (ABCD) atau Pendekatan Pengembangan Masyarakat Berbasis Aset.</p>
<p>Metode ini bertujuan untuk mengidentifikasi serta memanfaatkan potensi dan sumber daya yang ada di dalam masyarakat sebagai landasan utama pembangunan.<br />
Penggunaan pendekatan ini tidak hanya bertujuan untuk memperkuat keunggulan lokal, tetapi juga untuk mendorong kolaborasi antara kedua kelompok komunitas.</p>
<p>Melalui pertukaran pengetahuan dan keterampilan yang saling menguntungkan, diharapkan tercipta sinergi yang positif dan berkelanjutan dalam pengembangan potensi masyarakat.</p>
<p>Dalam kegiatan pengabdiaan Masyarakat ini terdapat beberapa tahap yang dilakukan oleh dosen Universitas Pancasakti Tegal. Tahapan ini tentunya menjadi hal yang penting dilakukan.</p>
<p>Tahap pertama diawali dengan mempublikasikan rencana kegiatan secara daring melalui media sosial WhatsApp dan Zoom sejak satu bulan sebelum pelaksanaan kegiatan.</p>
<p>Kegiatan ini dilakukan sebagai sosialiasi persiapan awal pre-keberangkatan delegasi Thailand ke Tegal.</p>
<p>Setelah peserta sampai di Tegal, peserta beranjak ke lokasi Pengrajin Batik yaitu Pusat Batik Bengle, Bengledukuh, Bengle, Kec. Talang, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah 52193 Tahapan yag kedua adalah melakukan kolaborasi ide desain Batik Bengle Antara Delegasi Internasional, Delegasi UPS Tegal dan Komunitas Pengrajin Batik<br />
Kegiatan ini berlangsung selama dua bulan setelah peserta menerima materi sosialisasi tentang batik Bengle.</p>
<p>Tahap kedua khusus diikuti oleh dosen dari UPS Tegal, Hatyai University Thailand, dan pengrajin batik lokal. Panitia membentuk tim yang terdiri dari 3 orang, masing-masing dari kelompok tersebut, berdasarkan lokasi kedekatan untuk memfasilitasi koordinasi yang efektif.</p>
<p>Peserta bertugas mendesain batik Bengle dengan mempertimbangkan motif tradisional yang khas dari daerah masing-masing. Setiap desain tidak hanya mencerminkan keindahan estetika, tetapi juga mengandung filosofi atau makna yang dalam. Proses ini tidak hanya memperkaya kreativitas, tetapi juga mempromosikan pertukaran pengetahuan dan keahlian antarbudaya yang bermanfaat bagi pengembangan seni batik Bengle.</p>
<p>Melalui kolaborasi ini, diharapkan akan tercipta inovasi desain batik yang memadukan kearifan lokal dengan perspektif internasional, memperkuat nilai-nilai budaya lokal, serta memajukan industri kreatif batik di tingkat global.</p>
<p>Kita dapat melihat langkah konkret untuk mempopulerkan budaya Indonesia, khususnya batik, di seluruh dunia setelah pengenalan batik Bengle Tegal berakhir. Inisiatif pengabdian masyarakat ini melibatkan Universitas Pancasakti Tegal, Universitas Hatyai Thailand, dan komunitas pengrajin batik lokal. Dengan statusnya sebagai Warisan Budaya Takbenda Dunia UNESCO, batik adalah simbol dari kekayaan filosofi, sejarah, dan keindahan estetika Indonesia selain sekadar kain berwarna-warni.</p>
<p>Kegiatan ini tidak hanya menghasilkan desain batik yang kreatif dan bermakna, tetapi juga menghasilkan kerja sama yang kuat antara pengrajin lokal dan akademisi.</p>
<p>Kolaborasi lintas budaya ini telah meningkatkan nilai kreatif dan pangsa pasar batik Bengle Tegal di dunia.</p>
<p><em>Penulis: Royan Hidayat., S.T. M.T,.(Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pancasakti Tegal).</em></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/batik-bengle-tegal-diperkenalkan-dosen-universitas-pancasakti-tegal-ingin-buat-produk-ini-semakin-populer-di-masyarakat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Peningkatan Literasi dengan Penguatan Bahasa Inggris Dilakukan untuk Mahasiswa dan SMA di Tegal Oleh Dosen UPS Tegal dan Dosen dari Maroko</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/peningkatan-literasi-dengan-penguatan-bahasa-inggris-dilakukan-untuk-mahasiswa-dan-sma-di-tegal-oleh-dosen-ups-tegal-dan-dosen-dari-maroko/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/peningkatan-literasi-dengan-penguatan-bahasa-inggris-dilakukan-untuk-mahasiswa-dan-sma-di-tegal-oleh-dosen-ups-tegal-dan-dosen-dari-maroko/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Nov 2020 14:19:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Lainnya]]></category>
		<category><![CDATA[Dosen UPS Tegal]]></category>
		<category><![CDATA[Lembaga Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan Bahasa Inggris]]></category>
		<category><![CDATA[Tegal]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Panca Sakti]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=11756</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Tegal &#8211; Dosen dari Universitas Pancasakti (UPS) Tegal dan Maroko bekerja sama untuk meningkatkan literasi bahasa Inggris&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Tegal &#8211; </strong>Dosen dari Universitas Pancasakti (UPS) Tegal dan Maroko bekerja sama untuk meningkatkan literasi bahasa Inggris di Tegal, terutama untuk siswa dan siswa SMA. Melalui program pembelajaran yang inovatif dan terorganisir, kolaborasi ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan bahasa Inggris mereka.</p>
<p>Proyek ini dimulai sebagai respons terhadap kebutuhan untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris siswa dan mahasiswa Tegal. Dengan melibatkan dosen dari UPS Tegal yang berpengalaman dalam pendidikan dan bahasa Inggris serta dosen dari Maroko yaitu Youssef Baqil yang memiliki pandangan internasional, program ini dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris peserta secara signifikan.</p>
<p>Program ini menggunakan berbagai kegiatan pendidikan untuk meningkatkan kemampuan berbicara, mendengarkan, membaca, dan menulis bahasa Inggris.</p>
<p>Mahasiswa dan siswa SMA tidak hanya dilatih dalam kosa kata dan tata bahasa, tetapi mereka juga diberi kesempatan untuk berkomunikasi dalam situasi nyata.</p>
<p>Selain itu, kerja sama antara UPS Tegal dan peneliti dari Maroko memungkinkan pertukaran pengalaman dan budaya, yang meningkatkan perspektif belajar dan pengajaran bahasa Inggris. Dengan metode ini, para peserta tidak hanya belajar dari buku teks dan teori, tetapi juga berinteraksi secara langsung dengan orang-orang yang berbahasa Inggris asli, yang membantu mereka lebih percaya diri dan lancar berbicara dalam bahasa Inggris.</p>
<p>Selain itu, program ini juga memberikan dukungan yang berkelanjutan dalam bentuk bimbingan dan mentoring kepada para peserta untuk memastikan bahwa mereka dapat mengimplementasikan keterampilan bahasa Inggris yang telah mereka pelajari dalam kehidupan sehari-hari dan studi akademis mereka. Dengan demikian, tidak hanya pengetahuan bahasa Inggris yang meningkat, tetapi juga kemampuan mereka dalam mempersiapkan diri untuk tuntutan globalisasi dan tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif.</p>
<p>Tentu saja, kesuksesan program ini tidak hanya bergantung pada keterampilan dosen-dosennya, tetapi juga pada motivasi dan komitmen yang ditunjukkan oleh mahasiswa dan siswa SMA yang berpartisipasi. Melalui dedikasi mereka dalam menghadiri sesi-sesi pelatihan, mengerjakan tugas-tugas yang diberikan, dan mengambil bagian aktif dalam berbagai aktivitas pembelajaran, para peserta dapat secara signifikan meningkatkan kemampuan bahasa Inggris mereka dalam waktu relatif singkat.</p>
<p>Secara keseluruhan, kolaborasi antara UPS Tegal dan dosen dari Maroko Youssef Baqil dalam upaya meningkatkan literasi bahasa Inggris di Tegal tidak hanya memperkuat hubungan antarlembaga pendidikan, tetapi juga menghasilkan dampak yang positif dan berkelanjutan dalam pengembangan kompetensi bahasa Inggris di kalangan mahasiswa dan siswa SMA. Diharapkan bahwa melalui pendekatan ini, lebih banyak individu akan mampu mengakses peluang pendidikan dan karir yang lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional, sambil memperkaya budaya akademik dan sosial di komunitas lokal mereka.</p>
<p>Tujuan utama dari kolaborasi antara dosen UPS Tegal dengan dosen Maroko Youssef Baqil antara lain untuk kepentingan yang baik. Ada beberapa tujuan yang menjadi capaian dari kegiatan ini.<br />
Tujuan tersebut adalah Mahasiswa dan siswa SMA diharapkan dapat meningkatkan pemahaman mereka dalam bahasa Inggris. Mereka juga diharapkan dapat mengenal dan mempelajari pengalaman belajar di luar negeri serta konsep pembelajaran global. Selain itu, mahasiswa akan terlibat dalam diskusi yang menyenangkan dan memperoleh pengetahuan baru. Kegiatan ini juga memberikan sertifikat kepada mahasiswa sebagai pengakuan atas partisipasi mereka.<br />
Peningkatan literasi berlangsung selama satu bulan<br />
Kegiatan pelatihan ini berlangsung selama kurang lebih satu bulan pada bulan November tahun 2020.</p>
<p>Kegiatan pelatihan ini berlangsung setiap hari Sabtu di setiap minggunya.<br />
Untuk melakukan pelatihan, penyelenggara menggunakan zoom meeting untuk mengumpulkan paara partisipan. Kurang lebih terdapat setidaknya 300 peserta yang bisa mengikuti pelatihan ini secara gratis.<br />
Kegiatan pelatihan ini akan mulai pada pukul 07.00 – 10.00 WIB untuk setiap hari sabtu pada bulan diatas. Peserta bisa mendapatkan banyak sekali pemahaman dan tentunya mengeksplor diri mereka sendiri terutama di bidang Bahasa Inggris.</p>
<p>Ada beberapa rangkaian kegiatan yang berlangsung selama pelatihan ini dimulai. Berikut rincian kegiatan yang dilakukan dalam pelatihan ini.</p>
<p>1. General English (2,5 Jam)<br />
a. Acara dimulai dengan pembukaan oleh koordinator acara untuk menyambut peserta.<br />
b. Dosen dan peserta memperkenalkan diri, menciptakan lingkungan yang inklusif.<br />
c. Pembagian topik dilakukan untuk memulai pembelajaran dalam kelompok.<br />
2. English for Specific Purposes (2,5 Jam) Program ini fokus pada keterampilan bahasa lisan, dukungan bahasa untuk mahasiswa, dan evaluasi English for Specific Purposes (ESP), yang disesuaikan dengan kebutuhan kontekstual.<br />
3. Presentation Skill (2,5 Jam) Mahasiswa mempresentasikan hasil penelitian mereka tentang ekonomi di berbagai negara. Sementara itu, siswa mendapat topik terkait pariwisata untuk disampaikan.<br />
4. Peer Teaching (2,5 Jam) Kegiatan ini melibatkan peer-teaching, di mana mahasiswa menerapkan materi yang telah dipelajari dalam sesi-sesi sebelumnya. Ini tidak hanya memperdalam pemahaman mereka, tetapi juga mempromosikan pembelajaran kolaboratif di antara sesama peserta.</p>
<p>Rangkaian kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris, tetapi juga untuk mengembangkan kompetensi komunikasi, presentasi, dan pengajaran antarpeserta. Melalui pendekatan yang terstruktur dan berorientasi pada hasil, program ini diharapkan memberikan kontribusi signifikan terhadap perkembangan profesional dan akademis para peserta.</p>
<p><em>Penulis :</em><br />
<em>Royan Hidayat., S.T. M.T,.</em><br />
<em>(Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat</em> <em>Universitas Pancasakti Tegal)</em></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/peningkatan-literasi-dengan-penguatan-bahasa-inggris-dilakukan-untuk-mahasiswa-dan-sma-di-tegal-oleh-dosen-ups-tegal-dan-dosen-dari-maroko/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
