<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Tokoh Betawi &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<atom:link href="https://mediaanalisindonesia.com/read/tag/tokoh-betawi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<description>Fakta &#38; Aktual</description>
	<lastBuildDate>Tue, 24 Jun 2025 08:04:43 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.3</generator>

<image>
	<url>https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/03/favico-1-150x150.png</url>
	<title>Tokoh Betawi &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ziarah ke Makam MHT, Mpok Sylvi Cerita tentang Perjuangan Pahlawan Nasional dari Betawi</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/ziarah-ke-makam-mht-mpok-sylvi-cerita-tentang-perjuangan-pahlawan-nasional-dari-betawi/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/ziarah-ke-makam-mht-mpok-sylvi-cerita-tentang-perjuangan-pahlawan-nasional-dari-betawi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Jun 2025 07:54:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[HUT kota Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[MHT]]></category>
		<category><![CDATA[Mohammad Husni Thamrin]]></category>
		<category><![CDATA[Pahlawan Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Sylviana Murni]]></category>
		<category><![CDATA[Tokoh Betawi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=29412</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Prof. Dr. Hj. Sylviana Murni, S.H., M.Si. Perempuan asli Betawi, kelahiran 11 Oktober 1958, yang&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Prof. Dr. Hj. Sylviana Murni, S.H., M.Si. Perempuan asli Betawi, kelahiran 11 Oktober 1958, yang akrab dengan panggilan &#8220;Mpok Sylvi&#8221;, merupakan seorang birokrat yang sudah lama berkarier di lingkungan Pemprov DKI Jakarta, pernah menjadi Wali Kota Jakarta Pusat periode 2008-2010,<br />
sebagai Deputi Gubernur Bidang Budaya dan Pariwisata DKI Jakarta, tahun 2015 &#8211; 2016. Anggota DPD RI periode 2019 &#8211; 2024, dan saat ini sebagai Ketua DPD IKAL Lemhannas DKI Jakarta Periode 2025–2030, selain itu masih banyak lagi jabatan yang pernah diembannya, salah satunya di bidang olah raga, sebagai Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Muaythai DKI Jakarta periode 2024-2028.</p>
<p>Ditemui saat ziarah bersama DPP Permata MHT, di salah satu makam Pahlawan Nasional yang juga berasal dari Betawi, yakni Mohammad Husni Thamrin, dikawasan Karet Bivak, Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Minggu pagi (22/6/2025) WIB.</p>
<p>Mpok Sylvi, sedikit bercerita terkait tokoh pejuang Betawi, Mohammad Husni Thamrin, yang bertepatan dengan momen HUT kota Jakarta ke-498 dan juga HUT Permata MHT Ke-49, Mpok Sylvi, merupakan salah satu Dewan Pembina di DPP Permata MHT.</p>
<figure id="attachment_29414" aria-describedby="caption-attachment-29414" style="width: 640px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="wp-image-29414 size-large" src="https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/06/IMG-20250624-WA0034-999x1024.jpg" alt="" width="640" height="656" srcset="https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/06/IMG-20250624-WA0034-999x1024.jpg 999w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/06/IMG-20250624-WA0034-293x300.jpg 293w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/06/IMG-20250624-WA0034-768x787.jpg 768w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/06/IMG-20250624-WA0034-1499x1536.jpg 1499w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/06/IMG-20250624-WA0034.jpg 900w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-29414" class="wp-caption-text">Prof. Dr. Hj. Sylviana Murni, S.H., M.Si. bersama para pengurus DPP Permata MHT, usai tabur bunga dan doa di makam Mohammad Husni Thamrin.</figcaption></figure>
<p>Menurutnya, Mohammad Husni Thamrin adalah ikonnya kota Jakarta, karena atas jasa-jasa dari beliau seorang pahlawan, pejuang politisi, yang sangat merakyat. Ia dikenal sebagai seorang nasionalis yang gigih memperjuangkan hak-hak rakyat Indonesia di era kolonial Belanda, terutama melalui jalur politik. Beliau aktif di Volksraad, Dewan Perwakilan Rakyat di Hindia Belanda. Beliau mempelopori berdirinya Fraksi Nasional di Volksraad, sebuah wadah bagi anggota yang memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.</p>
<p>Hingga saat ini keberadaan nama dan warisan peninggalannya berupa rumah di Jalan Kenari, menjadi pengingat kita sebagai generasi penerus bangsa untuk terus melanjutkan cita-citanya.</p>
<p>&#8220;Kita punya nama jalan MH Thamrin di tengah- tengah jantung Ibu Kota, kemudian ada proyek pembuatan jalan di kampung-kampung yang dinamai proyek Jalan MHT, dimana program ini untuk menghormati Muhammad Husni Thamrin, seorang tokoh Betawi yang juga pernah mengusulkan perbaikan kampung-kampung, ide awal program ini berasal dari pemikiran dan gagasan Gubernur DKI saat itu Bang Ali Sadikin. Ali Sadikin, merasa prihatin dengan kondisi kampung-kampung yang kumuh dan ingin memperbaikinya. Ia terinspirasi oleh pemikiran M.H. Thamrin tentang perbaikan kampung, yang kemudian Bang Ali wujudkan dalam Proyek jalan MHT,&#8221; jelas Mpo Sylvi.</p>
<p>Ia menambahkan, bahkan setiap Gubernur DKI Jakarta yang memimpin selalu merayakan dengan membuat haul.</p>
<p>&#8220;Dan nanti Insyaallah pada tanggal 11 Januari 2026, kita bersama Gubernur yang sekarang sedang memimpin akan melaksanakan haul tepat di hari wafatnya beliau,&#8221; terang Mpo Sylvi.</p>
<p>Kita patut bersyukur bahwa kita generasi muda masih terus mengingat siapa pahlawan di Ibukota negara ini, negara yang kita cintai yang betul-betul meletakkan fondasi bagaimana kita mesti peduli kepada masyarakat, tapi kita tetap menjadi warga yang taat kepada aturan-aturan negara.</p>
<p>Saya berharap meskipun DKI tidak lagi menjadi ibukota, kalau kita melihat dari peraturan secara legitimate sudah tidak menjadi ibukota negara, tapi peraturan pemerintahnya belum ada karena itu Jakarta masih tetap menjadi daerah khusus ibukota Jakarta. Dan nanti akan turun aturan-aturan berikutnya Insyaallah kita sudah siap menjadikan kota Jakarta sebagai kota Global yang berbudaya dan beradab.</p>
<p>&#8220;Bilang orang Betawi kalau bahasa kerennya <em>don&#8217;t worry be happy</em> mau jadi apa, mau jadi ibukota atau bukan yang penting sdm-nya warga Jakarta, betul-betul yang memang sudah siap menghadapi segala kondisi dan Insyaallah sebagai warga Betawi sebagai warga Jakarta asli kita selalu siap menghadap siapapun dan kita ini mempunyai sifat egaliter,<br />
jadi silahkan datang ke Jakarta kita tetap menampung dan kita tetap akan berkolaborasi.</p>
<figure id="attachment_29415" aria-describedby="caption-attachment-29415" style="width: 640px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="wp-image-29415 size-large" src="https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/06/IMG-20250624-WA0032-865x1024.jpg" alt="" width="640" height="758" srcset="https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/06/IMG-20250624-WA0032-865x1024.jpg 865w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/06/IMG-20250624-WA0032-254x300.jpg 254w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/06/IMG-20250624-WA0032-768x909.jpg 768w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/06/IMG-20250624-WA0032-1298x1536.jpg 1298w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/06/IMG-20250624-WA0032.jpg 900w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-29415" class="wp-caption-text">Prof. Dr. Hj. Sylviana Murni, S.H., M.Si.</figcaption></figure>
<p>Di akhir bincangnya Mpok Sylvi menjelaskan, saat ini saya senang sekali karena para guru besar di Betawi sudah membentuk sebuah komunitas yang diberi nama Betawi Akademia, dan Insyaallah siap untuk membantu siapapun Gubernurnya kita siap untuk membantu dalam memajukan masyarakat Jakarta (Betawi).</p>
<p>Sekali lagi saya ucapkan Dirgahayu untuk Kota Jakarta ke-498, dan Permata MHT ke-49, mari kita songsong bersama kota Jakarta menuju 5 abad. (hel)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/ziarah-ke-makam-mht-mpok-sylvi-cerita-tentang-perjuangan-pahlawan-nasional-dari-betawi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kaukus Muda Betawi kembali menggelar Sarasehan III, Ini Saran Fauzi Bowo</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/kaukus-muda-betawi-kembali-menggelar-sarasehan-iii-ini-saran-fauzi-bowo/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/kaukus-muda-betawi-kembali-menggelar-sarasehan-iii-ini-saran-fauzi-bowo/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Jun 2025 04:51:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Adat Betawi]]></category>
		<category><![CDATA[Fauzi Bowo]]></category>
		<category><![CDATA[Kaukus Muda Betawi]]></category>
		<category><![CDATA[Sarasehan]]></category>
		<category><![CDATA[Tokoh Betawi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=28530</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Menyongsong hari jadi Kota Jakarta ke-498 pada 22 Juni mendatang, Kaukus Muda Betawi kembali menggelar&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Menyongsong hari jadi Kota Jakarta ke-498 pada 22 Juni mendatang, Kaukus Muda Betawi kembali menggelar Sarasehan III sebagai bentuk konsistensi dalam memperkuat peran dan posisi Lembaga Adat Masyarakat Betawi.</p>
<p>Kegiatan ini akan dilangsungkan pada Senin, 2 Juni 2025 di Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara, dengan mengusung tema “Menyongsong 498 Tahun Kota Jakarta dan Lembaga Adat Masyarakat Betawi”.</p>
<p>Tokoh Betawi Fauzi Bowo mendukung kegiatan yang diinisiasi oleh Kaukus Muda Betawi tersebut. Sejak awal, Foke, sapaan karibnya, menyarankan digelar diskusi kelompok terpumpun (focus group discussion/FGD)⁠, sarasehan, dan seminar untuk memberi masukan soal lembaga adat dan pemajuan budaya Betawi. Bahkan, ia juga mengingatkan untuk belajar dari lembaga adat yang sudah ada di daerah-daerah lain.</p>
<p>“Sejak awal saya mendukung Kaukus Muda Betawi tersebut untuk melaksanakan FGD⁠, sarasehan, dan seminar untuk memberi masukan soal lembaga adat dan pemajuan budaya Betawi,” sebut Foke, dalam keterangannya, pada Minggu (1/6/2025).</p>
<p>“Kita juga harus belajar dari lembaga adat yang sudah ada di daerah-daerah lain,” tambah Foke</p>
<p>Dirinya menyarankan, para intelektual, profesor, dan pusat studi Betawi di berbagai kampus harus memberikan masukan serta pengayaan terhadap konsep yang sejak dirumuskan termasuk raperda (rancangan peraturan daerah) pemajuan budaya Betawi.</p>
<p>“Para intelektual, profesor, dan pusat studi Betawi di berbagai kampus ayo berikan masukan dan pengayaan terhadap konsep yang sejak dirumuskan termasuk raperda pemajuan budaya Betawi,” pungkasnya.</p>
<p>Sebelumnya, Penasihat Kaukus Muda Betawi, Kiai Haji (KH) Lutfi Hakim menjelaskan, kegiatan Sarasehan ini merupakan kelanjutan dari dua program sebelumnya: Sarasehan I di Hotel Shangri-La, Jakarta Pusat, pada 2022 dan Sarasehan II di Pondok Pesantren Al Hamid Cilangkap, Jakarta Timur.</p>
<p>Menurutnya, Sarasehan III menjadi langkah lanjutan yang dirancang untuk memperkuat kelembagaan adat Betawi sebagai bagian integral dalam mewujudkan Jakarta sebagai kota global yang berbudaya.</p>
<p>“Kami melihat tantangan ke depan menuntut Lembaga Adat Masyarakat Betawi tidak hanya eksis sebagai simbol, tapi hadir secara substantif dalam proses pembangunan dan kebijakan daerah,” ujar Kiai Lutfi.</p>
<p>Acara ini dijadwalkan akan dihadiri oleh Gubernur, Wakil Gubernur, dan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jakarta, sebagai bentuk komitmen nyata pemerintah daerah dalam mendukung keberadaan lembaga adat. Selain itu, para tokoh Betawi, akademisi, perwakilan ormas, serta profesor-profesor Betawi akan turut diundang untuk memperkaya perspektif dalam forum tersebut.</p>
<p>Dalam kapasitasnya sebagai Ketua Umum Forum Betawi Rempug (FBR), KH Lutfi Hakim juga menegaskan keabsahan regulasi daerah terkait Lembaga Adat Masyarakat Betawi akan diuji dan didiskusikan melalui forum ini. Sejumlah akademisi akan dihadirkan sebagai narasumber untuk memberikan masukan objektif, konstruktif, dan strategis.</p>
<p>“Di usia ke-498 ini, Jakarta membutuhkan peta jalan budaya yang kuat. Baik regulasi maupun pimpinan adat Betawi sudah terbentuk. Maka perlu diperkuat dengan kebijakan yang adaptif dan berpihak,” ungkapnya.</p>
<p>Salah satu fokus penting dalam Sarasehan III adalah dorongan untuk merevisi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2015 tentang Pelestarian Kebudayaan Betawi. Revisi ini dinilai penting untuk memperluas ruang partisipasi dan memperkuat perlindungan, pemanfaatan, pengembangan, serta pembinaan budaya Betawi secara komprehensif.</p>
<p>Terpisah, Pembina Kaukus Muda Betawi, Beky Mardani, turut memberikan pandangan senada. Menurutnya, Sarasehan ini merupakan forum silaturahmi dan tukar gagasan yang sangat dibutuhkan dalam proses memajukan budaya Betawi di tengah dinamika Jakarta sebagai kota global.</p>
<p>“Saat ini Jakarta sedang menata diri sebagai kota global yang berbudaya. Maka penting bagi kita membangun sinergi lintas komponen Betawi agar memiliki satu orientasi dan perspektif yang sama dalam menjaga dan memajukan budaya kita,” jelas Beky yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Lembaga Kebudayaan Betawi (LKB)</p>
<p>Beky menekankan revisi Perda 4/2015 tidak boleh hanya menjadi kepentingan birokratis, tetapi harus menjadi bagian dari cita-cita bersama masyarakat Betawi. Terlebih, dua tahun ke depan, Jakarta akan memasuki usia ke-5 abad, momen penting yang harus dimanfaatkan untuk memperkuat identitas dan ketahanan budaya lokal.</p>
<p>“Komitmen bersama dari seluruh elemen Betawi adalah kunci untuk mendorong percepatan revisi Perda ini. Ini bukan soal kepentingan segelintir pihak, tapi kehormatan budaya kita,” pungkasnya.</p>
<p>Dengan semangat menyambut 498 tahun Jakarta, Sarasehan III menjadi titik tolak baru bagi masyarakat Betawi untuk lebih terlibat aktif dalam pembangunan, melalui penguatan lembaga adat dan regulasi budaya yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan.(*/hel)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/kaukus-muda-betawi-kembali-menggelar-sarasehan-iii-ini-saran-fauzi-bowo/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Presiden Prabowo Sebut Almarhum Eddie Nalapraya sebagai Pejuang Bangsa yang Meniti Karir dari Bawah</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/presiden-prabowo-sebut-almarhum-eddie-nalapraya-sebagai-pejuang-bangsa-yang-meniti-karir-dari-bawah/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/presiden-prabowo-sebut-almarhum-eddie-nalapraya-sebagai-pejuang-bangsa-yang-meniti-karir-dari-bawah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 May 2025 22:32:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Eddie Nalapraya]]></category>
		<category><![CDATA[Pencak Silat]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden Prabowo Subianto]]></category>
		<category><![CDATA[Tokoh Betawi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=27794</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Presiden Prabowo Subianto hadir melayat ke padepokan pencak silat TMII, dimana tokoh pencak silat Indonesia&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211;</strong> Presiden Prabowo Subianto hadir melayat ke padepokan pencak silat TMII, dimana tokoh pencak silat Indonesia yang juga pernah menjabat sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta era 1984-1987, Mayjen TNI (Purn.) Dr. (HC) H. Eddie Mardjoeki Nalapraya disemayamkan.</p>
<p>Presiden Prabowo beserta rombongan tiba di Taman Mini pukul 15.45 WIB dengan didampingi oleh Menlu Sugiono dan Menpora Dito Ariotedjo.</p>
<p>Sebagaimana diketahui, Almarhum Eddie Mardjoeki Nalapraya, merupakan bapak pencak silat Indonesia yang meninggal dunia pada usia 93 tahun di RS Pondok Indah, pukul 9.45 WIB.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone wp-image-27798 size-large" src="https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/05/IMG-20250514-WA0002-1024x543.jpg" alt="" width="640" height="339" srcset="https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/05/IMG-20250514-WA0002-1024x543.jpg 1024w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/05/IMG-20250514-WA0002-300x159.jpg 300w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/05/IMG-20250514-WA0002-768x407.jpg 768w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/05/IMG-20250514-WA0002.jpg 900w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<p>Dalam sambutan pelepasan jenazah Presiden Prabowo mengatakan, kami atas nama seluruh masyarakat pencak silat dan atas nama pribadi menyampaikan rasa belasungkawa atas meninggalnya Mayor Jenderal TNI Purnawirawan Eddie Mardjoeki Nalapraya. Beliau adalah seorang pejuang bangsa yang ikut dalam perang Kemerdekaan Republik Indonesia.</p>
<p>&#8220;Beliau meniti karir dari bawah sebagai seorang prajurit sampai tingkat jenderal.<br />
Dan sebagian besar hidupnya selain mengabdi kepada negara dan bangsa, sebagai Tentara Nasional Indonesia, beliau juga sangat besar perannya dalam membina pencak silat Indonesia,&#8221; ujar Prabowo.</p>
<p>&#8220;Saya mengenal beliau dari tahun 80-an dan beliau sangat besar perannya dalam membina pencak silat di Indonesia, silat merupakan warisan budaya nenek moyang kita yang merupakan bagian dari bela diri, dan bela diri adalah bagian dari pola-pola keprajuritan yang sangat penting dalam mempertahankan semangat patriotisme suatu bangsa,&#8221; pungkas Prabowo.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone wp-image-27799 size-large" src="https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/05/IMG-20250514-WA0001-1024x914.jpg" alt="" width="640" height="571" srcset="https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/05/IMG-20250514-WA0001-1024x914.jpg 1024w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/05/IMG-20250514-WA0001-300x268.jpg 300w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/05/IMG-20250514-WA0001-768x686.jpg 768w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/05/IMG-20250514-WA0001.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<p>Usai memberikan sambutannya Prabowo dan rombongan meninggalkan padepokan pencak silat TMII, selanjutnya tepat pukul 16.00 jenazah diberangkatkan ke tempat peristirahatan terakhirnya di Taman Makam Pahlawan Kalibata dengan diiringi upacara militer.</p>
<p>Sebagai catatan, nama Eddie Mardjoeki Nalapraya lebih dikenal luas sebagai “Bapak Pencak Silat Dunia”, sebuah julukan yang lahir dari kiprah panjang dan kontribusinya dalam memajukan seni bela diri tradisional Indonesia ke panggung internasional.</p>
<p>Ia menjabat sebagai Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) selama lebih dari dua dekade, dan menjadi pendiri sekaligus tokoh sentral dalam berdirinya Persekutuan Pencak Silat Antarbangsa (PERSILAT)—organisasi induk pencak silat dunia yang mewadahi negara-negara di Asia, Eropa, bahkan Amerika dan Afrika yang mengembangkan pencak silat.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone wp-image-27800 size-large" src="https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/05/IMG-20250514-WA0003-1024x688.jpg" alt="" width="640" height="430" srcset="https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/05/IMG-20250514-WA0003-1024x688.jpg 1024w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/05/IMG-20250514-WA0003-300x202.jpg 300w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/05/IMG-20250514-WA0003-768x516.jpg 768w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/05/IMG-20250514-WA0003.jpg 900w" sizes="auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<p>Berkat perjuangannya, pencak silat berhasil masuk sebagai cabang olahraga resmi dalam ajang olahraga regional seperti SEA Games dan Asian Games. Ia juga mendorong pencak silat sebagai warisan budaya tak benda yang diakui oleh UNESCO pada tahun 2019.</p>
<p>Salah satu warisan monumental Eddie adalah pendirian Padepokan Pencak Silat Indonesia di kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Tempat ini bukan hanya sekadar pusat pelatihan, melainkan simbol pemersatu dan pengembang pencak silat nasional dan internasional.</p>
<p>Di padepokan inilah berbagai atlet, pelatih, dan tokoh pencak silat dari seluruh dunia berkumpul, berlatih, dan menjunjung nilai-nilai luhur budaya bangsa. Eddie tidak sekadar membangun gedung, tapi membangun sistem dan jaringan yang kokoh untuk kelangsungan pencak silat di masa depan.</p>
<p>Selama hidupnya, Eddie Mardjoeki Nalapraya menerima berbagai penghargaan, baik dari dalam maupun luar negeri, atas jasa-jasanya di bidang militer, olahraga, dan kebudayaan. Ia menjadi simbol integritas, ketekunan, dan komitmen terhadap pelestarian jati diri bangsa melalui pencak silat.(*/hel)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/presiden-prabowo-sebut-almarhum-eddie-nalapraya-sebagai-pejuang-bangsa-yang-meniti-karir-dari-bawah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kabar Duka, H. Eddie Nalapraya &#8220;Bapak Pencak Silat Dunia&#8221; Wafat di Usia 93 Tahun</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/kabar-duka-h-eddie-nalapraya-bapak-pencak-silat-dunia-wafat-di-usia-93-tahun/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/kabar-duka-h-eddie-nalapraya-bapak-pencak-silat-dunia-wafat-di-usia-93-tahun/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 May 2025 04:58:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Eddie Nalapraya]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Duka]]></category>
		<category><![CDATA[Meninggal Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Pencak Silat]]></category>
		<category><![CDATA[TMII]]></category>
		<category><![CDATA[Tokoh Betawi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=27779</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Innalillahi Wainnailaihi Raji&#8217;un, kabar duka datang dari dunia pencak silat tanah air, Mayjen TNI (Purn)&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; </strong>Innalillahi Wainnailaihi Raji&#8217;un, kabar duka datang dari dunia pencak silat tanah air, Mayjen TNI (Purn) DR. (HC) H. Eddie Mardjoeki Nalapraya, hari ini Selasa (13/5/2025) puku 9.50 WIB, telah meninggal dunia di RS Pondok Indah, Jakarta Selatan, dalam usia 93 tahun.</p>
<p>Kabar duka ini disampaikan oleh Anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta periode 2009-2014 Pardi melalui grup WhatsApp aktivis dan jurnalis.</p>
<p>Ia juga mengatakan bahwa jenazah akan disemayamkan di Padepokan pencak silat Taman Mini Indonesia Indah (TMII), dan akan dimakamkan di Taman makam pahlawan Kalibata.</p>
<p>Almarhum merupakan mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta (1984-1987) kelahiran Tanjung Priok, 6 Juni 1931 ini disebut sebagai ‘Bapak Pencak Silat Dunia’ karena kontribusinya yang besar kepada Pencak Silat, olahraga bela diri asli kebanggaan bangsa Indonesia.</p>
<p>Eddie Nalapraya begitu dia dikenal, sempat menduduki jabatan Wakil Gubernur DKI Jakarta bidang pemerintahan medio 1982-1987 dengan Gubernur, Letjen TNI Purn Raden Soeprapto.</p>
<p>Eddie Marzuki Nalapraya juga pernah menjadi Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) pada tahun 1981-2003.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone wp-image-27780 size-large" src="https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/05/IMG-20250513-WA0016-975x1024.jpg" alt="" width="640" height="672" srcset="https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/05/IMG-20250513-WA0016-975x1024.jpg 975w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/05/IMG-20250513-WA0016-286x300.jpg 286w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/05/IMG-20250513-WA0016-768x806.jpg 768w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/05/IMG-20250513-WA0016.jpg 900w" sizes="auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<p>Kecintaan Eddie kepada pencak silat sudah tumbuh sejak dahulu kala. Sebagai seorang pejuang yang mempertahankan kemerdekaan Indonesia pada Agresi Militer Belanda 1947.</p>
<p>Eddie mulai tertarik dengan kemampuan Pencak Silat pejuang lainnya dalam melawan penjajah. Alhasil ia mulai dekat dan bersahabat dengan kalangan pesilat dan menekuninya.</p>
<p>Pria yang juga sempat menjadi Ketum Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) itu juga berperan penting dalam upaya membuat Pencak Silat diakui The United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) sebagai Warisan Budaya Dunia tak Benda.</p>
<p>Kala itu Eddie mengemban amanah sebagai pembina Tim Pencak Silat Road to UNESCO dan Olympic tahun 2014-2019.</p>
<p>Sebelumnya pada tahun 1980, Eddie Nalapraya turut serta dalam pembentukan Persekutuan Pencak Silat Antar Bangsa (Persilat).</p>
<p>Tak hanya itu, Ia juga sempat menggagas berdirinya organisasi Pencak Silat di negara-negara tetangga antara lain, Persekutuan Silat Singapore (Persisi), Persekutuan Silat Kebangsaan Malaysia (Pesaka) dan utusan dari Brunei Darusalam.</p>
<p>Pada tahun terbentuknya Persilat, Eddie terpilih sebagai Presiden. Setelah itu, tepatnya pada Tahun 1987, Silat dipertandingkan pada SEA Games.</p>
<p>Kompetisi Silat juga diupayakan hadir di negara lain. Pada tahun 2008, Eddie menggagas kejuaraan Pencak Silat di seluruh Eropa dan ia ditetapkan ‘Bapak Pencak Silat Eropa di Swiss.</p>
<p>Saat Presiden Spanyol dalam kunjungannya ke tanah air, Eddie Marzuki Nalapraya dinobatkan sebagai Bapak Pencak Silat Dunia.</p>
<p>Selamat Jalan Babe Eddie (Eddie Marzuki Nalapraya), segala perjuanganmu akan kami kenang, khususnya pencak silat sebagai olahraga beladiri asal Indonesia. (*/hel)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/kabar-duka-h-eddie-nalapraya-bapak-pencak-silat-dunia-wafat-di-usia-93-tahun/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
