<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Terdakwa &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<atom:link href="https://mediaanalisindonesia.com/read/tag/terdakwa/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<description>Fakta &#38; Aktual</description>
	<lastBuildDate>Tue, 13 May 2025 14:12:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/03/favico-1-150x150.png</url>
	<title>Terdakwa &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Terdakwa Kabur dari Pengadilan Demi Temui Pacar</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/terdakwa-kabur-dari-pengadilan-demi-temui-pacar/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/terdakwa-kabur-dari-pengadilan-demi-temui-pacar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 May 2025 14:12:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[kabur]]></category>
		<category><![CDATA[Pengadilan]]></category>
		<category><![CDATA[temui pacar]]></category>
		<category><![CDATA[Terdakwa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=27790</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Selasa (6/5/2025), matahari hampir tenggelam di langit utara Jakarta ketika Januar Murdianto alias Jawir melompat&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="flex basis-auto flex-col -mb-(--composer-overlap-px) [--composer-overlap-px:24px] grow overflow-hidden">
<div class="relative h-full">
<div class="flex h-full flex-col overflow-y-auto [scrollbar-gutter:stable_both-edges] @[84rem]/thread:pt-(--header-height)">
<div class="@thread-xl/thread:pt-header-height mt-1.5 flex flex-col text-sm keyboard-open:pb-[calc(var(--composer-height,100px)+var(--screen-keyboard-height,0))] pb-25">
<article class="text-token-text-primary w-full" dir="auto" data-testid="conversation-turn-2" data-scroll-anchor="true">
<div class="text-base my-auto mx-auto py-5 [--thread-content-margin:--spacing(4)] @[37rem]:[--thread-content-margin:--spacing(6)] @[72rem]:[--thread-content-margin:--spacing(16)] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:32rem] @[34rem]:[--thread-content-max-width:40rem] @[64rem]:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto flex max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 text-base gap-4 md:gap-5 lg:gap-6 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden">
<div class="group/conversation-turn relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn">
<div class="relative flex-col gap-1 md:gap-3">
<div class="flex max-w-full flex-col grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal [.text-message+&amp;]:mt-5" dir="auto" data-message-author-role="assistant" data-message-id="8f0e5621-85d7-41fd-8caa-ddf48241d307" data-message-model-slug="gpt-4o">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden first:pt-[3px]">
<div class="markdown prose dark:prose-invert w-full break-words light">
<p class="" data-start="91" data-end="653"><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Selasa (6/5/2025), matahari hampir tenggelam di langit utara Jakarta ketika Januar Murdianto alias Jawir melompat keluar dari Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Ia bukan tamu kehormatan sidang, melainkan terdakwa perkara cabul yang hendak diadili. Bersama Dio Adhy Setia, rekan satu sel dari Rutan Cipinang, Jawir memanfaatkan celah kecil di tangga penghubung basemen dan lantai dasar gedung pengadilan untuk kabur. Dengan tangan diborgol mereka memanjat tangga pembatas, lalu melompati tembok dan hilang lewat atap pabrik belakang.</p>
<p class="" data-start="655" data-end="966">Rico, Pelaksana Harian Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Jakarta Utara, mengungkap kronologi kaburnya dua tahanan itu. “Mereka kabur usai sidang sekitar pukul 17.30 WIB,” kata Rico, Kamis (8/5). Sidang yang dipimpin Jaksa Penuntut Umum Erni Pramonti baru saja membacakan dakwaan dan memeriksa saksi-saksi.</p>
<p class="" data-start="968" data-end="1228">Tak sampai sejam setelah kabur, Dio tersungkur. Kakinya keseleo. Ia tertangkap. Sial tak menimpa Jawir. Ia lenyap dalam gelap. Petugas langsung menyisir pabrik dan gudang di belakang pengadilan hingga pukul 23.00 WIB. Bahkan drone diterbangkan. Hasilnya nihil.</p>
<p class="" data-start="1230" data-end="1611">Namun pelarian itu tak bertahan lama. Enam hari kemudian, Senin (12/5), tim gabungan Intel dan Pidum Kejari Jakarta Utara mencokok Jawir di kawasan Cibatu, Cikarang Selatan, Bekasi. Ia tengah menjalani &#8216;ritual&#8217; klasik: wakuncar alias waktu kunjung pacar. Tak ingin kembali ke sel, Jawir sempat melawan dan mencoba kabur lagi. Namun kali ini, lengannya tak cukup kuat menepis takdir.</p>
<p class="" data-start="1613" data-end="1903">&#8220;Kami telah menangkap terdakwa Januar Murdianto alias Jawir,&#8221; kata Kepala Kejari Jakut Dandeni Herdiana, Selasa (13/5). Jawir digiring ke kantor Kejari dan langsung dikembalikan ke Rutan Cipinang, tempat ia seharusnya menyelesaikan perkara, bukan menyusun rencana pelarian.</p>
<p class="" data-start="1905" data-end="2121">Kini, selain perkara cabul, Jawir kemungkinan berurusan dengan pasal tambahan: melarikan diri dari tahanan. Sebuah pelajaran, bahwa cinta tak selalu membawa kabur dari masalah—kadang justru mengembalikan ke dalamnya. (imh)</p>
<p data-start="1905" data-end="2121">
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</article>
</div>
</div>
</div>
</div>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/terdakwa-kabur-dari-pengadilan-demi-temui-pacar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tuduh Dr Zul Berselingkuh, Terdakwa Joni Sebut Berdasarkan Hidayah</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/tuduh-dr-zul-berselingkuh-terdakwa-joni-sebut-berdasarkan-hidayah/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/tuduh-dr-zul-berselingkuh-terdakwa-joni-sebut-berdasarkan-hidayah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 May 2024 07:08:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Pencemaran nama baik]]></category>
		<category><![CDATA[Pengadilan negeri Mataram]]></category>
		<category><![CDATA[Terdakwa]]></category>
		<category><![CDATA[Zulkieflimansyah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=8591</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Mataram &#8211; Setelah mangkir dari persidangan sebelumnya, terdakwa pencemaran nama baik eks Gubernur NTB, Zulkieflimansyah, Junaidin alias&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Mataram &#8211;</strong> Setelah mangkir dari persidangan sebelumnya, terdakwa pencemaran nama baik eks Gubernur NTB, Zulkieflimansyah, Junaidin alias Joni hadir di Pengadilan Negeri Mataram memberikan keterangan sebagai terdakwa, Senin, 13 Mei 2024.</p>
<p>Dalam persidangan tersebut, majelis hakim dan jaksa mencecar Joni dengan berbagai pertanyaan. Joni sebelumnya berkali-kali melontarkan cacian dan hinaan kepada Zulkieflimansyah melalui akun Facebook miliknya bernama Pimred Pusaranntb. Dia menuding Zulkieflimansyah berselingkuh dengan istrinya.</p>
<p>Jaksa penuntut, Dina Kurniawati bertanya ke terdakwa apakah memiliki bukti terkait tuduhan Zulkieflimansyah berselingkuh dengan istrinya. Namun Joni mengatakan tidak memiliki bukti.</p>
<p>&#8220;Enggak ada (bukti),&#8221; kata Joni.</p>
<p>Penuntut kembali bertanya, apakah pernah melihat Zulkieflimansyah bersama istri terdakwa (kini mantan istri). Namun lagi-lagi Joni tidak memiliki bukti, hanya berdasarkan hidayah yang tidak jelas dari mana sumbernya.</p>
<p>&#8220;Ada hidayah, enggak bisa saya jelaskan di sini,&#8221; ujar dia.</p>
<p>Joni juga mengaku tidak memiliki bukti. Dia hanya yakin bahwa istrinya berselingkuh.</p>
<p>&#8220;Tidak pernah (melihat istrinya bersama Zulkieflimansyah), tapi memang manipulatif dia,&#8221; kata Joni menuding mantan istrinya manipulatif.</p>
<p>Pengacara Dr Zulkieflimansyah, Muhammad Wahyudiansyah ditemui usai persidangan mengatakan keterangan terdakwa hanya berdasarkan hidayah tidak dapat menjadi rujukan dalam membenarkan tuduhannya tersebut.</p>
<p>&#8220;Keterangan saudara Junaidin tidak ada dasar yang jelas. Cuma berdasarkan hidayah. Kalau bicara hukum itu kongkrit. Bukan berdasarkan hidayah. Subjektif sekali itu,&#8221; ujar dia.</p>
<p>Wahyu mengatakan akan mengikuti proses hukum. Tidak ingin mengintervensi jalannya sidang.</p>
<p>&#8220;Kita ikuti proses hukum ini berjalan semestinya. Kita tidak mau intervensi. Karena sebelumnya fitnah Joni itu kita desain perkara,&#8221; ujar dia.</p>
<p>(Yyt)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/tuduh-dr-zul-berselingkuh-terdakwa-joni-sebut-berdasarkan-hidayah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Terdakwa Kasus Pelanggaran ITE terhadap Zulkieflimansyah Mangkir dari Sidang</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/terdakwa-kasus-pelanggaran-ite-terhadap-zulkieflimansyah-mangkir-dari-sidang/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/terdakwa-kasus-pelanggaran-ite-terhadap-zulkieflimansyah-mangkir-dari-sidang/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 May 2024 09:55:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus UU ITE]]></category>
		<category><![CDATA[Terdakwa]]></category>
		<category><![CDATA[Zulkieflimansyah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=8017</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Mataram &#8211; Terdakwa kasus pencemaran nama baik Gubernur NTB Periode 2018-2023, Junaidin alias Joni mangkir dalam sidang&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Mataram</strong> &#8211; Terdakwa kasus pencemaran nama baik Gubernur NTB Periode 2018-2023, Junaidin alias Joni mangkir dalam sidang kasus pelanggaran Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), Kamis (2/5/2024).</p>
<p>Pemilik akun Facebook Pimred Pusaranntb ini tiba-tiba mangkir tanpa kabar saat agenda sidang pemeriksaan dirinya sebagai terdakwa. Pengacara Dr. H. Zulkieflimansyah, Muhammad Wahyudiansyah mengatakan telah menanti sidang sejak pagi hari.</p>
<p>Namun hingga sore hari justru terdakwa tidak hadir. Bahkan diungkapkannya, bahwa jaksa penuntut yang menghubunginya tidak digubris. &#8220;Dari pagi nunggu, kita pingin tahu keterangan dia di pengadilan. Jaksa WA dia, telpon dia tapi tidak direspon. Hanya di read doang,&#8221; bebernya.</p>
<p>Terdakwa belakangan beralasan mengantar anaknya ke Sumbawa. Karena tidak hadirnya terdakwa, sidang ditunda hingga 13 Mei 2024 mendatang. Wahyu berharap agar pihak jaksa mencabut penangguhan penahanan terdakwa karena terbukti tidak kooperatif.</p>
<p>&#8220;Kami berharap pencabutan penangguhan penahanan karena dia tidak kooperatif. Hakim sudah menetapkan jadwal harusnya kita tunduk,&#8221; tuturnya.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone wp-image-8019 size-full" src="https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/05/IMG-20240502-WA0040.jpg" alt="" width="826" height="810" srcset="https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/05/IMG-20240502-WA0040.jpg 826w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/05/IMG-20240502-WA0040-300x294.jpg 300w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/05/IMG-20240502-WA0040-768x753.jpg 768w" sizes="(max-width: 826px) 100vw, 826px" /></p>
<p><b>Berawal Dari Bisikan Gaib</b></p>
<p>Terdakwa Joni melalui postingan Facebook mencaci maki Gubernur NTB periode 2018-2023, Dr. H. Zulkieflimansyah. Dia menuding Bang Zul berselingkuh dengan istrinya. Padahal baik Bang Zul maupun istri Joni sendiri tidak saling mengenal.</p>
<p>Uniknya, Joni dikabarkan mendapat kabar dugaan perselingkuhan dari &#8220;bisikin gaib&#8221; saat berziarah ke makam ibunya. &#8220;Kalau dia membuat posting ada bukti silahkan, inikan enggak ada. Dia dengar bisikan gaib, waktu di makam ibunya,&#8221; katanya.</p>
<p><b>Kalau Dia Minta Maaf, Kita Maafkan</b></p>
<p>Pengacara juga menegaskan, bahwa Bang Zul akan memaafkan terdakwa jika ia meminta maaf. Namun hingga sejauh ini, kata dia, pelaku tidak meminta maaf.</p>
<p>&#8220;Bang Zul pemaaf tidak mau bikin ribut. Kalau dia minta maaf dan tidak ulangi lagi, akan dimaafkan. Dan proses kita hentikan. Tapi dia sendiri tidak mau minta maaf,&#8221; kata Wahyudiansyah.</p>
<p>Joni masih bersikukuh dengan tuduhannya  meskipun tidak ada satupun bukti yang membenarkan tuduhannya tersebut. Bahkan dia sebelumnya menyuruh pihak kepolisian yang membuktikan.</p>
<p>Pengacara juga mengingatkan kepada pihak-pihak yang memanfaatkan kasus tersebut dengan &#8220;menggoreng&#8221; kasus yang murni ITE ini dengan menonjolkan isu tuduhan perselingkuhan.</p>
<p>&#8220;Kita mengingatkan kepada oknum-oknum yang menggoreng kasus ini. Seakan-akan membawa isu perselingkuhan padahal murni ITE,&#8221; demikian Muhammad Wahyudiansyah.</p>
<p>(Yyt)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/terdakwa-kasus-pelanggaran-ite-terhadap-zulkieflimansyah-mangkir-dari-sidang/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
