<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Swiss &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<atom:link href="https://mediaanalisindonesia.com/read/tag/swiss/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<description>Fakta &#38; Aktual</description>
	<lastBuildDate>Mon, 18 Nov 2024 23:04:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/03/favico-1-150x150.png</url>
	<title>Swiss &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Gol Larut Bryan Zaragoza Antar Spanyol Taklukan Swiss 3-2</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/gol-larut-bryan-zaragoza-antar-spanyol-taklukan-swiss-3-2/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/gol-larut-bryan-zaragoza-antar-spanyol-taklukan-swiss-3-2/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 Nov 2024 23:05:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sports]]></category>
		<category><![CDATA[Bryan Zaragoza]]></category>
		<category><![CDATA[Spanyol]]></category>
		<category><![CDATA[Swiss]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=19602</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Gol larut dari Bryan Zaragoza mengantarkan Timnas Spanyol menaklukkan Timnas Swiss dengan skor 3-2 pada&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Gol larut dari Bryan Zaragoza mengantarkan Timnas Spanyol menaklukkan Timnas Swiss dengan skor 3-2 pada pertandingan terakhir Liga A Grup 4 UEFA Nations League di Stadion Heliodoro Rodriguez Lopez, Tenerife, Selasa (19/11/2024) dini hari WIB.</p>
<p>Selain gol dari Bryan Zaragoza, Spanyol sempat unggul melalui Yeremy Pino dan Bryan Gil, akan tetapi Swiss sempat membalas lewat Joel Monteiro serta Andi Zeqiri, demikian catatan UEFA.</p>
<p>Hasil ini membuat Spanyol mengokohkan posisi mereka di peringkat pertama klasemen akhir Liga A Grup 4 dengan 16 poin dari enam pertandingan, sedangkan Swiss tetap berada di tempat keempat dengan dua poin.</p>
<p>Secara statistik Spanyol menunjukkan dominasi atas Swiss dengan mencatatkan 60 persen penguasaan bola serta melepaskan 21 tendangan yang 10 di antaranya tepat sasaran.</p>
<p>Spanyol mengambil inisiatif menyerang terlebih dahulu dan langsung menciptakan peluang lewat sundulan Oscar Mingueza yang masih menyamping dari gawang Swiss.</p>
<p>Skuad asuhan Luis de le Fuente kembali menciptakan peluang, kali ini melalui tendangan Nico Williams namun kembali bola masih menyamping.</p>
<p>Spanyol mendapatkan peluang emas untuk mendapatkan keunggulan terlebih dahulu ketika diberikan hadiah tendangan penalti oleh wasit karena bek sayap Swiss Ricardo Rodriguez melanggar Alvaro Morata di kotak terlarang.</p>
<p>Meskipun begitu Pedri yang maju sebagai algojo gagal melaksanakan tugasnya karena dapat diantisipasi oleh kiper Swiss Yvon Mvogo, namun bola pantu dapat disambut oleh Yeremi Pino dan membobol gawang sehingga skor berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan Spanyol pada menit ke-32.</p>
<p>Berhasil unggul satu gol, Spanyol tetap memperagakan permainan menyerang, namun hingga turun minum skor 1-0 untuk keunggulan La Roja tetap bertahan.</p>
<p>Memasuki babak kedua, Swiss dapat keluar dari tekanan dan berhasil menciptakan peluang melalui tendangan Joel Monteiro, namun bola masih menyamping dari gawang.</p>
<p>Spanyol kembali menciptakan peluang, kali ini lewat tendangan dari luar kotak penalti Fabian Ruiz, akan tetapi Mvogo dapat melakukan penyelamatan.</p>
<p>Swiss berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-63 setelah tendangan kaki kanan Joel Monteiro membobol gawang dari Spanyol sehingga skor kembali sama kuat 1-1.</p>
<p>Hanya berselang lima menit, Spanyol dapat unggul kembali lewat gol dari tendangan kaki kiri Bryan Gil setelah memanfaatkan bola liar sehingga skor berubah menjadi 2-1.</p>
<p>Swiss memiliki peluang emas untuk menyamakan kedudukan setelah mendapatkan hadiah tendangan penalti karena Vincent Sierro dilanggar oleh Fabian Ruiz di kotak terlarang.</p>
<p>Andi Zeqiri yang maju sebagai algojo sukses melaksanakan tugasnya dengan baik setelah tendangannya tak dapat ditebak oleh kiper Spanyol Alex Remiro sehingga skor kembali sama kuat 2-2 pada menit 85.</p>
<p>Memasuki waktu tambahan kedua, Spanyol mendapatkan peluang untuk mencetak gol kemenangan setelah Bryan Zaragoza dilanggar di kotak penalti Swiss oleh Vincent Sierro. Zaragoza yang dipercaya sebagai algojo sukses melaksanakan tugasnya dengan baik setelah tendangannya tak dapat dijangkau oleh Mvogo pada menit 90+3.</p>
<p>Selanjutnya pada waktu yang tersisa, Swiss berupaya untuk setidaknya menyamakan kedudukan, namun hingga peluit panjang dibunyikan skor 3-2 untuk kemenangan Spanyol tetap bertahan.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/gol-larut-bryan-zaragoza-antar-spanyol-taklukan-swiss-3-2/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Inggris ke Semifinal setelah Singkirkan Swiss Lewat Adu Penalti</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/inggris-ke-semifinal-setelah-singkirkan-swiss-lewat-adu-penalti/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/inggris-ke-semifinal-setelah-singkirkan-swiss-lewat-adu-penalti/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Jul 2024 23:20:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sports]]></category>
		<category><![CDATA[Adu Penalti]]></category>
		<category><![CDATA[Inggris]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Eropa 2024]]></category>
		<category><![CDATA[Swiss]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=11574</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Inggris melaju kesemifinal Euro 2024 setelah menyingkirkan Swiss lewat drama adu penalti dengan skor 5-3&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Inggris melaju kesemifinal Euro 2024 setelah menyingkirkan Swiss lewat drama adu penalti dengan skor 5-3 (1-1) pada babak perempat final di Stadion Dusseldorf Arena, Dusseldorf, Minggu (7/7/2024) dini hari WIB.</p>
<p>Swiss unggul terlebih dahulu melalui Breel Embolo tapi tak lama kemudian disamakan Inggris lewat tendangan Bukayo Saka. Skor 1-1 bertahan selama 120 menit sehingga pemenang harus ditentukan lewat drama adu penalti.</p>
<p>Inggris akan melakoni laga semifinal Euro 2024 menghadapi Belanda atau Turki di Stadion Signal Iduna Park, Dortmund, Kamis (11/7/2024) pukul 02.00 WIB.</p>
<p>Pada babak pertama Inggris langsung mendominasi pertandingan, namun The Three Lions kerap menemui kesulitan dalam membongkar lini pertahanan Swiss.</p>
<p>Inggris kerap beberapa kali melancarkan serangan dari sisi sayap maupun tengah, akan tetapi dapat diblok oleh barisan pertahan skuad asuhan Murat Yakin.</p>
<p>Skuad asuhan Gareth Southgate juga beberapa kali melakukan tendangan dari luar kotak penalti, namun kerap gagal.</p>
<p>Sementara itu, Swiss sesekali melancarkan serangan ke lini pertahanan Inggris, namun juga kerap menemui halauan dari barisan belakang sehingga skor 0-0 bertahan sampai turun minum.</p>
<p>Pada babak kedua, Inggris kembali mengambil inisiatif menyerang, namun tak menciptakan peluang membahayakan.</p>
<p>Swiss menciptakan peluang melalui serangan balik ketika Breel Embolo melepaskan tendangan tapi bisa dihalau kiper Inggris Jordan Pickford.</p>
<p>Pada menit ke-75, Swiss memecah kebuntuan setelah umpan Dan Ndoye yang terkena John Stones dikonversi menjadi gol oleh Embolo sehingga kedudukan 1-0 untuk Swiss.</p>
<p>Lima menit kemudian Inggris menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah tendangan terukur Bukayo Saka membobol gawang Swiss yang dijaga oleh Yann Sommer.</p>
<p>Pada sisa babak kedua, kedua tim beberapa kali menciptakan peluang, namun hingga peluit panjang dibunyikan tak gol lagi yang tercipta sehingga pertandingan harus dilanjutkan babak tambahan.</p>
<p>Pada babak tambahan pertama, Inggris mendapatkan dua peluang lewat tendangan Declan Rice dan Jude Bellingham, namun keduanya dapat diselamatkan oleh Sommer.</p>
<p>Selanjutnya pada babak tambahan kedua, giliran Swiss yang kerap memberikan ancaman, salah satunya lewat sepak pojok Xherdan Shaqiri yang membentur tiang gawang Inggris.</p>
<p>Swiss kembali menciptakan peluang emas lewat tendangan keras Zeki Amdouni, namun bola dapat dimentahkan oleh Pickford, sehingga pertandingan harus dilanjutkan ke babak adu penalti.</p>
<p>Pada babak adu tendangan penalti, Inggris keluar sebagai pemenang dengan skor 5-3 setelah tendangan penendang pertama Swiss Manuel Akanji dihalau oleh Pickford.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/inggris-ke-semifinal-setelah-singkirkan-swiss-lewat-adu-penalti/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Piala Eropa 2024, Swiss Melaju ke Perempat Final usai Kalahkan Italia</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/piala-eropa-2024-swiss-melaju-ke-perempat-final-usai-kalahkan-italia/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/piala-eropa-2024-swiss-melaju-ke-perempat-final-usai-kalahkan-italia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 30 Jun 2024 00:25:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sports]]></category>
		<category><![CDATA[Italia]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Eropa 2024]]></category>
		<category><![CDATA[Swiss]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=11234</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Swiss melaju ke perempat final setelah menyingkirkan juara bertahan Italia dalam laga pembuka babak 16&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Swiss melaju ke perempat final setelah menyingkirkan juara bertahan Italia dalam laga pembuka babak 16 besar Piala Eropa (Euro) 2024 di Stadion Olimpiade, Berlin pada Sabtu (29/6/2024) malam WIB.</p>
<p>Dua gol kemenangan Swiss masing dicetak oleh Remo Freuler di babak pertama dan Ruben Vargas di babak kedua.</p>
<p>Kemenangan ini membuat Swiss melaju ke perempat final secara berturut-turut setelah melakukannya di Euro 2020 dengan menyingkirkan Prancis lewat adu penalti.</p>
<p>Di perempatan final, Swiss akan berhadapan dengan pemenang dari laga antara Inggris dan Slowakia yang akan berlangsung di Veltins Arena, Gelsenkirchen pada Minggu (30/6/2024) malam pukul 23.00 WIB.</p>
<p>Sementara itu perjalanan Italia harus terhenti di babak 16 besar setelah menjuarai Euro di edisi sebelumnya.</p>
<p>Jalannya pertandingan</p>
<p>Swiss menciptakan peluang berbahaya pertama pada menit ke-12 melalui tembakan Dan Ndoye, tetapi arah bola masih melebar di sisi kiri gawang Italia.</p>
<p>Gawang Italia kembali mendapatkan ancaman pada menit ke-24. Breel Embolo lolos dari jebakan offside dan tinggal menghadapi Donnarumma, tetapi tembakannya masih bisa ditepis kapten Italia tersebut.</p>
<p>Swiss secara mengejutkan terus menekan dan berupaya membongkar pertahanan Italia.</p>
<p>Pada menit ke-32, Ricardo Rodriguez mendapat ruang tembak di luar kotak penalti. Sayang sepakannya masih melambung di atas gawang Donnarumma.</p>
<p>Usaha Swiss akhirnya membuahkan gol pada menit ke-37. Freuler masuk kotak penalti untuk menyambut umpan silang dari Ruben Vargas. Dia sempat mengontrol bola sebelum melepaskan tembakan ke sudut kiri gawang Italia, yang gagal dihentikan Donnarumma. Skor menjadi 1-0.</p>
<p>Unggul satu gol tidak membuat Swiss puas. Mereka hampir saja mencetak gol kedua andai saja Donnarumma gagal menepis tendangan bebas Fabian Rieder pada menit ke-45. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.</p>
<p>Swiss memulai babak kedua dengan brilian. Mereka berhasil menggandakan keunggulan pada menit ke-46.</p>
<p>Bermula saat kick-off babak kedua, Swiss berhasil merebut bola dari Italia. Michel Aebischer kemudian memberikan umpan ke Vargas, yang menemukan ruang di depak kotak penalti sebelum melepaskan sepakan melengkung melewati Donnarumma. Swiss 2-0 Italia.</p>
<p>Ini merupakan gol kedelapan Ruben Vargas untuk Timnas Swiss dan pertama baginya di kompetisi Euro.</p>
<p>Italia nyaris mencetak gol pada menit ke-51. Fabian Schar hampir mencetak gol bunuh diri saat sundulannya untuk membuang bola justru mengarah ke gawang Yann Sommer. Namun, bola masih mengenai mistar gawang.</p>
<p>Azzurri kembali mendapatkan peluang emas untuk menyamakan kedudukan pada menit ke-74, tetapi sundulan Scamacca masih membentur mistar gawang Swiss.</p>
<p>Swiss yang mengandalkan serangan balik setelah memimpin dua gol kembali mendapat peluang pada menit 82, tetapi tendangan Steven Zuber masih melenceng tipis dari gawang Italia.</p>
<p>Swiss mencoba untuk mempertahankan keunggulan dengan menguasai bola lebih lama di sisa waktu pertandingan.</p>
<p>Swiss sukses meraih kemenangan atas Italia dan berhak mengamankan tempat di babak perempat final Euro 2024.</p>
<p>Susunan pemain</p>
<p>Swiss (3-4-2-1): Yann Sommer, Fabian Schar, Manuel Akanji, Ricardo Rodriguez, Michel Aebischer (Renato Steffen 90+2&#8242;), Remo Freuler, Granit Xhaka, Fabian Rieder (Leonidas Stergiou 71&#8242;), Ruben Vargas (Steven Zuber 71&#8242;), Dan Ndoye (Vincent Sierro 77&#8242;), Breel Embolo (Kwadwo Duah 77&#8242;)</p>
<p>Italia (4-3-3): Gianluigi Donnarumma, Matteo Darmian (Andrea Cambiaso 75&#8242;), Alessandro Bastoni, Gianluca Mancini, Giovanni Di Lorenzo, Nicolo Barella (Mateo Retegui 64&#8242;), Nicolo Fagioli (Davide Frattesi 86&#8242;), Bryan Cristante (Lorenzo Pellegrini 75&#8242;), Stephan El Shaarawy, Gianluca Scamacca, Federico Chiesa.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/piala-eropa-2024-swiss-melaju-ke-perempat-final-usai-kalahkan-italia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Italia vs Swiss: Berpotensi Diakhiri Adu Penalti</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/italia-vs-swiss-berpotensi-diakhiri-adu-penalti/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/italia-vs-swiss-berpotensi-diakhiri-adu-penalti/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 29 Jun 2024 03:00:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sports]]></category>
		<category><![CDATA[Italia]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Eropa 2024]]></category>
		<category><![CDATA[Swiss]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=11223</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta, &#8211; Laga Italia melawan Swiss di Stadion Olimpiade, Belin, pada Sabtu 29 Juni, pukul 23.00 WIB&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta,</strong> &#8211; Laga Italia melawan Swiss di Stadion Olimpiade, Belin, pada Sabtu 29 Juni, pukul 23.00 WIB nanti mengawali rangkaian pertandingan dalam fase 16 besar Euro 2024.</p>
<p>Kedua negara yang memiliki perbatasan darat sepanjang 744 km ini memiliki hubungan persepakbolaan yang dekat, terutama karena banyak pemain Swiss yang mencari peruntungan di Italia.</p>
<p>Sering pertemuan di antara menjadi ajang reuni pemain-pemain klub Italia. Dalam Euro 2024 reuni paling menarik adalah antara empat pemain Bologna, yakni Riccardo Calafiori dalam timnas Italia, dan trio Michel Aebischer, Dan Ndoye dan Remo Freuler pada skuad Swiss.</p>
<p>Sayang, Luciano Spalletti tak bisa memasang Calafiori karena bek tengah ini terkena akumulasi kartu kuning, sedangkan Murat Yakin bisa memasang tiga pemainnya yang jebolan Bologna.</p>
<p>Padahal, Calafiori berperan sentral di lini belakang Italia yang sudah kehilangan duet tangguh, Leonardo Bonucci dan Giorgio Chiellini, karena gantung sepatu.</p>
<p>Meski begitu, Spalletti memiliki bek-bek tangguh lain yang bisa menghindarkan diri dari terkaman Swiss yang hampir mengalahkan Jerman pada fase grup.</p>
<p>Azzurri pantas khawatir terhadap tim berperingkat FIFA 19 itu. Italia sendiri berperingkat 10.</p>
<p>Dari tiga pertandingan pertama Euro 2024 yang dijalani kedua negara, Swiss hampir tak beda dengan Italia, karena dari aspek penguasaan bola, akurasi umpan, jelajah lapangan, penciptaan peluang dan frekuensi serangan, keduanya hanya beda-beda tipis.</p>
<p>Tapi dalam urusan peluang dan gol, Swiss lebih baik.</p>
<p>Sama-sama sudah kebobolan tiga gol, Swiss dan Italia masing-masing telah mencetak 5 dan 3 gol. Swiss total membuat 30 peluang yang 14 di antaranya tepat sasaran, sedangkan Italia total melepaskan 33 peluang tapi cuma 9 tepat sasaran.</p>
<p>Itulah salah satu aspek yang membuat Swiss tak bisa dikesampingkan oleh Italia, walau dari 61 pertemuan terdahulu, yang lima di antaranya terjadi dalam Piala Dunia dan Piala Eropa, Swiss hanya bisa mengalahkan Italia enam kali dan terakhir mereka lakukan pada 1993.</p>
<p>Keras kepala</p>
<p>Swiss tampil meyakinkan walau memiliki sejumlah kekurangan. Mereka mengalahkan Hungaria 2-1 dalam pertandingan pertama Grup A, tapi kesulitan saat menghadapi Skotlandia sehingga hanya bisa seri 1-1.</p>
<p>Seri dalam skor yang sama mereka dapatkan dari pertandingan melawan tuan rumah Jerman. Inilah sebenarnya penampilan terbaik Swiss sejauh ini dalam Piala Eropa 2024.</p>
<p>Waktu itu Murat Yakin memasang Fabian Rieder di ujung tombak serangan. Jerman mendapat kesulitan saat berusaha membangun serangan dari belakang karena terus diganggu Rieder, sampai jenderal lapangan tengah Toni Kroos tiga kali melanggarnya.</p>
<p>Bagian instrumental lain dalam skuad Swiss adalah duet pertahanan Manuel Akanji dan Fabian Schar.</p>
<p>Bersama pemain-pemain seperti itu, Swiss lolos ke fase gugur dalam enam turnamen utama terakhir (Piala Dunia dan Piala Eropa). Di Eropa, hanya Prancis yang bisa melakukan hal seperti ini.</p>
<p>Perjalanan Italia ke babak 16 besar tak lebih meyakinkan dari Swiss. Sang juara bertahan menang susah payah 2-1 dari Albania dalam pertandingan pertama Grup B, dihabisi Spanyol 1-0, dan hampir kalah melawan Kroasia kalau tidak berkat gol Mattia Zaccagni beberapa detik sebelum laga berakhir.</p>
<p>Namun yang menarik dari Azzurri adalah konsisten mereka dalam merangkul sepak bola menyerang, yang sebenarnya bukan filosofi mereka.</p>
<p>Spalletti yang tahun lalu sukses membawa Napoli menjuarai Serie A Italia berada di belakang revolusi ini.</p>
<p>Pelatih keras kepala ini pantang menurunkan standar atau dipaksa pragmatis. Dia tak mau timnya hanya asal menang. Sebaliknya, harus menang dalam segala hal, termasuk penguasaan bola.</p>
<p>Spalletti yang menggantikan Roberto Mancini menjadi pelatih Italia, dipastikan akan kembali menurunkan formasi menyerang dengan pemain-pemain yang menekankan penguasaan bola.</p>
<p>Spalletti mungkin tak berhasil mengulangi sukses Mancini tiga tahun lalu, tapi dia bisa menjadi pelatih yang membuat Italia stabil berkualitas tinggi, tak seperti era Mancini yang turun naik dari juara Eropa tapi setahun kemudian gagal masuk Piala Dunia 2022.</p>
<p>Berubah</p>
<p>Baik Spalletti maupun Murat Yakin bakal mengubah susunan sebelas pemain pertamanya, tapi ini lebih karena pemain cedera atau terkena larangan bermain karena akumulasi kartu kuning.</p>
<p>Murat Yakni yang tetap memasang tiga bek tengah dalam formasi 3-4-2-1, akan menukar Silvan Widmer dengan Leonidas Stergiou. Widmer terkena larangan bermain akibat akumulasi kartu kuning.</p>
<p>Yakin mungkin tergoda menempatkan Zeki Amdouni di ujung tombak serangan, tapi penampilan menawan Breel Embolo membuat Yakin terlalu berat untuk membangku cadangkan Embolo.</p>
<p>Yakin hampir tak mungkin mengusik kapten Granit Xhaka dan Remo Freuler di jangkar permainan Swiss yang membuat tim ini sulit dikalahkan oleh siapa pun.</p>
<p>Yakin juga mustahil mengocak ulang tiga hulubalang pertahan Swiss. Untuk itu, dia kembali memasang Ricardo Rodríguez yang bermain di Liga Italia bersama Torino, dan Fabian Schar-Manuel Akanji, yang menjadi bagian penting dalam cerita bagus di Newcastle United dan Manchester City di Liga Inggris.</p>
<p>Spalletti sendiri dipaksa melakukan perubahan pada skuadnya karena akumulasi kartu kuning yang didapatkan bek tengah Riccardo Calafiori yang begitu penting di barisan pertahanan Italia.</p>
<p>Mengingat pilihannya makin sedikit setelah Francesco Acerbi dan Giorgio Scalvini tak bisa memperkuat tim karena cedera, maka Gianluca Mancini adalah pemain ideal yang menjalankan fungsi yang biasanya dikerjakan Calafiori.</p>
<p>Spalletti juga mungkin menurunkan komposisi serangan yang baru yang masih dalam formasi 4-3-3, dengan memasukkan Gianluca Scamacca.</p>
<p>Sementara Giacomo Raspadori bisa dipaksa merelakan tempatnya di barisan serang, untuk diisi Federico Chiesa atau bahkan Mattia Zaccagni yang menyelamatkan Italia dari terkaman Kroasia.</p>
<p>Jika melihat tiga pertandingan terdahulu dan materi pemain yang tak terlalu senjang satu sama lain, maka pertandingan ini berpotensi diakhiri dengan adu penalti.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/italia-vs-swiss-berpotensi-diakhiri-adu-penalti/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hasil Piala Eropa 2024, Jerman dan Swiss Lolos ke Babak 16 Besar</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/hasil-piala-eropa-2024-jerman-dan-swiss-lolos-ke-babak-16-besar/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/hasil-piala-eropa-2024-jerman-dan-swiss-lolos-ke-babak-16-besar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Jun 2024 02:30:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sports]]></category>
		<category><![CDATA[Jerman]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Eropa 2024]]></category>
		<category><![CDATA[Swiss]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=10912</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Hasil imbang 1-1 antara timnas Jerman melawan Swiss pada laga terakhir Grup A Euro atau&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Hasil imbang 1-1 antara timnas Jerman melawan Swiss pada laga terakhir Grup A Euro atau Piala Eropa 2024 Deutsche Bank Park, Frankfurt, Jerman, Senin (24/6/2024) dini hari WIB menjadikan keduanya lolos ke babak 16 besar.</p>
<p>Pada laga itu, Swiss membuat kejutan dengan gol Dan Ndoye pada menit ke-28 setelah memanfaatkan umpan Remo Freuler.</p>
<p>La Nati hampir keluar sebagai pemenang. Namun, kolaborasi dua pemain pengganti Jerman ketika crossing David Raum yang berhasil ditanduk Niclas Fullkrug pada menit ke-90+2 membuat laga berakhir imbang.</p>
<p>Hasil ini membuat sang tuan rumah mengakhiri babak fase grup sebagai pemuncak klasemen dengan tujuh poin, unggul dua poin dari Swiss di posisi kedua.</p>
<p>Sementara itu dari laga lainnya di Mercedes-Benz Arena, Stuttgart pada waktu yang sama, Hungaria keluar sebagai pemenang melawan Skotlandia setelah gol pemain pengganti Kevin Csoboth pada menit ke-90+10 yang memanfaatkan umpan Roland Sallai membuat Magyarok mengakhiri grup di posisi ketiga dengan tiga poin dan selisih gol minus tiga.</p>
<p>Raihan tiga poin ini membuat mereka yang menelan dua kekalahan dari dua laga awal, menghidupkan kembali asa lolos ke babak 16 besar sebagai salah satu dari empat peringkat tiga terbaik.</p>
<p>Sejauh ini, dengan belum dimainkannya laga terakhir dari lima grup lainnya, posisi Dominik Szoboszlai dan kawan-kawan di klasemen peringkat terbaik masih aman karena menghuni posisi ketiga, di bawah Austria dan Slovakia yang memiliki poin yang sama dengan selisih gol lebih baik.</p>
<p><strong>Berikut klasemen akhir Grup A Euro 2024:</strong></p>
<table border="1" cellspacing="1" cellpadding="1">
<tbody>
<tr>
<td><strong>No</strong></td>
<td><strong>Negara</strong></td>
<td><strong>Main</strong></td>
<td><strong>Menang</strong></td>
<td><strong>Seri</strong></td>
<td><strong>Kalah</strong></td>
<td><strong>Gol</strong></td>
<td><strong>Kebobolan</strong></td>
<td><strong>Selisih gol</strong></td>
<td><strong>Poin</strong></td>
</tr>
<tr>
<td>1</td>
<td>Jerman</td>
<td>3</td>
<td>2</td>
<td>1</td>
<td>0</td>
<td>8</td>
<td>2</td>
<td>6</td>
<td>7</td>
</tr>
<tr>
<td>2</td>
<td>Swiss</td>
<td>3</td>
<td>1</td>
<td>2</td>
<td>0</td>
<td>5</td>
<td>3</td>
<td>2</td>
<td>5</td>
</tr>
<tr>
<td>3</td>
<td>Hungaria</td>
<td>3</td>
<td>1</td>
<td>0</td>
<td>2</td>
<td>2</td>
<td>5</td>
<td>-3</td>
<td>3</td>
</tr>
<tr>
<td>4</td>
<td>Skotlandia</td>
<td>3</td>
<td>0</td>
<td>1</td>
<td>2</td>
<td>2</td>
<td>7</td>
<td>-5</td>
<td>1</td>
</tr>
</tbody>
</table>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/hasil-piala-eropa-2024-jerman-dan-swiss-lolos-ke-babak-16-besar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
