<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Surat Edaran &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<atom:link href="https://mediaanalisindonesia.com/read/tag/surat-edaran/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<description>Fakta &#38; Aktual</description>
	<lastBuildDate>Fri, 17 May 2024 05:52:47 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/03/favico-1-150x150.png</url>
	<title>Surat Edaran &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Lintas Ormas Geruduk Kantor Kecamatan Penjaringan, Pertanyakan SE Pembongkaran Bangli</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/lintas-ormas-geruduk-kantor-kecamatan-penjaringan-pertanyakan-se-pembongkaran-bangli/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/lintas-ormas-geruduk-kantor-kecamatan-penjaringan-pertanyakan-se-pembongkaran-bangli/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 May 2024 05:52:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Bangunan Liar]]></category>
		<category><![CDATA[Camat Penjaringan]]></category>
		<category><![CDATA[Imbauan]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Penjaringan]]></category>
		<category><![CDATA[Ormas]]></category>
		<category><![CDATA[Surat Edaran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=8865</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Lintas Ormas yang terdiri Dari beberapa organisasi masyarakat, seperti Laskar Merah Putih (LMP) Gerakan Masyarakat&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; </strong>Lintas Ormas yang terdiri Dari beberapa organisasi masyarakat, seperti Laskar Merah Putih (LMP) Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Pemuda Pancasila (PP) Serta profesional Jaringan Mitra Negara (Projamin) datangi kantor kecamatan Penjaringan Jakarta Utara, Kamis (16/05/24)</p>
<p>Kedatangan mereka Bukan tanpa sebab mereka mendatangi kantor kecamatan Penjaringan, untuk menanyakan perihal surat edaran (SE) yang beredar di sekitar kolong jembatan sebrang RPTRA Kalijodo, tentang isi surat imbauan Bangunan Liar untuk segera membongkar sendiri Bangunan Tersebut.</p>
<p>Surat yang beredar itu berasal dari kelurahan pejagalan kecamatan penjaringan dengan isian 3 poin. Berikut Isi suratnya:</p>
<p>Poin 1. Kepada pemilik Bangunan yang Berada di jalan inspeksi kepanduan (Kolong Tol ) kelurahan pejagalan kecamatan penjaringan Jakarta Utara.</p>
<p>Poin 2.apabila sudah menerima surat himbauan ini saudara tidak membongkar sendiri Bangunan Tersebut, Maka kami akan melaksanakan penertiban dan pembongkaran oleh Tim terpadu pemerintah provinsi DKI Jakarta.</p>
<p>Poin 3. Segala kerugian akibat pelaksanaan penertiban dan pembongkaran menjadi Tanggung Jawab sendiri.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone wp-image-8867 size-full" src="https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/05/IMG-20240517-WA0024.jpg" alt="" width="1280" height="960" srcset="https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/05/IMG-20240517-WA0024.jpg 1280w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/05/IMG-20240517-WA0024-300x225.jpg 300w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/05/IMG-20240517-WA0024-1024x768.jpg 1024w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/05/IMG-20240517-WA0024-768x576.jpg 768w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></p>
<p>Demikian surat imbauan ini agar dapat dipatuhi atas perhatian saudara kami ucapkan Terima kasih.</p>
<p>Kemudian muncul lagi surat edaran dari tingkat satuan pamong Praja, tingkat walikota administrasi Jakarta Utara dengan,4 Poin salah satu ialah penegasan untuk membongkar sendiri terhitung 7×24 Jam Sejak diterima Surat ini.</p>
<p>Menurut Daeng Fajar, perwakilan dari ormas laskar Merah Putih (LMP) menjelaskan Jika itu benar adalah program pemerintah di Tahun ini harus jelas jangan sampai pilih kasih dalam melakukan eksekusi, kalau kita Bicara aturan.</p>
<p>Jangan hanya ini saja Tapi Harus menyeluruh dari mulai ujung kolong Tol kepanduan sampai kolong muara karang Juga harus di bersihkan Tidak boleh ada bangunan Apapun disepanjang Kolong Tol tersebut,&#8221; ucap dia saat di temui depan kantor kecamatan Penjaringan.</p>
<p>Itu kita bicara Bangunan Liar kalau bicara adanya prostitusi di pesisir jalan itu saya tegaskan tidak ada semua warung warung menjual makanan dan minuman ringan bukan yang aneh aneh soal ada wanita wanita yang nongkrong di sepanjang Jalan itu mereka tidak bisa dikatakan wanita penghibur, Karena sepanjang jalan, itukan jalan umum semua orang punya hak mau nongkrong di pinggiran kali tersebut kalau saya larang emang siapa saya,&#8221; Tegas dia</p>
<p>Ditempat yang sama Ketua Garuda Muda Projamin (GMP) Daenk Romal menambahkan ia berharap pembongkaran yang dilakukan pemerintah adalah langkah yang adil, kami juga berharap tindakan yang dilakukan pemerintah ini tidak ditunggangi kepentingan kelompok atau oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.</p>
<p>Ditempat terpisah, Daenk Jamal Ketua Forum Masyarakat Sulawesi ( Formasi ) pihaknya juga mendukung apa yang akan dilakukan pemerintah terhadap Bangunan Liar Di Kolong Tol Jalan Inspeksi Kepanduan 1, termasuk salah satu bangunan yang menjadi Bistro miliknya, namun senada dengan yang lain ia menekankan bahwa pembongkaran ini harus dilakukan secara merata tanpa terkecuali, namun bila itu tidak dilakukan pihaknya juga siap melakukan perlawanan,&#8221; Ucap dia</p>
<p>Sejak berita ini ditayangkan masih menunggu jawaban konfirmasi terkait tanggapan Camat Penjaringan tentang polemik tersebut. (*/red)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/lintas-ormas-geruduk-kantor-kecamatan-penjaringan-pertanyakan-se-pembongkaran-bangli/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pj Gubernur NTB Terbitkan SE tentang Penyesuaian Sistem Kerja Pegawai ASN usai Cuti Bersama</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/pj-gubernur-ntb-terbitkan-se-tentang-penyesuaian-sistem-kerja-pegawai-asn-usai-cuti-bersama/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/pj-gubernur-ntb-terbitkan-se-tentang-penyesuaian-sistem-kerja-pegawai-asn-usai-cuti-bersama/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Apr 2024 09:45:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[ASN]]></category>
		<category><![CDATA[Cuti Bersama]]></category>
		<category><![CDATA[Libur Lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[Pj Gubernur NTB]]></category>
		<category><![CDATA[SE]]></category>
		<category><![CDATA[Surat Edaran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=7131</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Mataram &#8211; Penjabat Gubernur NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si, mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 32&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Mataram</strong> &#8211; Penjabat Gubernur NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si, mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 32 Tahun 2024 mengenai Penyesuaian Sistem Kerja Pegawai Aparatur Sipil Negara pada Instansi Pemerintah Setelah Libur Nasional dan Cuti Bersama Hari Raya Idul Fitri 1445 H. Surat tersebut menindaklanjuti Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI Nomor 01 Tahun 2024.</p>
<p>Dalam SE tersebut dijelaskan, Pemprov melakukan penyesuaian sistem kerja ASN melalui kombinasi pelaksanaan tugas kedinasan di kantor (work from office/WFO), dan pelaksanaan tugas kedinasan dari rumah (work from home/WFH) selama 2 hari yaitu hari Selasa – Rabu, 16 – 17 April 2024. Instansi terkait juga diminta untuk membuat jadwal dan membagi jumlah ASN yang melaksanakan work from office/WFO, dan work from home/WFH dengan memperhatikan ketentuan persentase jumlah pegawai dan karakteristik layanan pemerintahan.</p>
<p>Layanan Pemerintahan pada bidang perumusan kebijakan, penelitian, perencanaan, analisis, monitoring, dan evaluasi, serta Layanan Dukungan Pimpinan seperti Kesekretariatan, keprotokolan, kehumasan, dll, diminta untuk WFH sebanyak 50% dan WFO menyesuaikan persentase.</p>
<p>Sementara itu, untuk Layanan Masyarakat seperti Kesehatan, keamanan dan ketertiban, penanganan bencana, energi, logistik, pos, transportasi dan distribusi, obyek vital nasional, proyek strategis nasional, konstruksi, dan utilitas dihimbau untuk 100% (seratus persen) WFO.</p>
<p>&#8220;Meski ada beberapa layanan pemerintah yang dikerjakan secara WFO, namun pelaksanaan penyesuaian sistem kerja dipastikan tidak mengganggu kelancaran penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat,&#8221; jelas Miq Gite, sapaan Pj Gubernur.</p>
<p>Selama SE tersebut berlaku, Pemprov NTB diminta untuk melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap pemenuhan serta pencapaian sasaran dan target kinerja organisasi, menggunakan media informasi untuk penyampaian standar pelayanan melalui media publikasi, membuka media komunikasi online sebagai wadah konsultasi maupun pengaduan, dan memastikan output dari pelayanan yang dilakukan secara daring/online maupun luring/offline sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.<br />
(Yyt)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/pj-gubernur-ntb-terbitkan-se-tentang-penyesuaian-sistem-kerja-pegawai-asn-usai-cuti-bersama/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
