<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Satpol PP &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<atom:link href="https://mediaanalisindonesia.com/read/tag/satpol-pp/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<description>Fakta &#38; Aktual</description>
	<lastBuildDate>Sun, 15 Jun 2025 03:52:48 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/03/favico-1-150x150.png</url>
	<title>Satpol PP &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Satpol PP Jaksel Pasang Spanduk Larangan Asusila di Taman Langsat</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/satpol-pp-jaksel-pasang-spanduk-larangan-asusila-di-taman-langsat/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/satpol-pp-jaksel-pasang-spanduk-larangan-asusila-di-taman-langsat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Jun 2025 03:52:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Satpol PP]]></category>
		<category><![CDATA[Satpol PP Jaksel]]></category>
		<category><![CDATA[Taman Langsat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=29000</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Satuan Polisi Pamong Praja Jakarta Selatan (Satpol PP Jaksel) memasang belasan spanduk larangan berbuat asusila&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Satuan Polisi Pamong Praja Jakarta Selatan (Satpol PP Jaksel) memasang belasan spanduk larangan berbuat asusila di Taman Langsat, Kebayoran Baru sebagai upaya penegakan ketertiban umum.</p>
<p>&#8220;Pemasangan spanduk ini sebagai himbauan agar pengunjung taman tidak melakukan kegiatan yang melanggar norma dan mengganggu ketertiban umum,&#8221; kata Kepala Satpol PP Jakarta Selatan Nanto Dwi Subekti di Jakarta, Minggu (15/6/2025).</p>
<p>Nanto mengatakan pemasangan spanduk ini juga bagian dari sosialisasi penggunaan taman yang telah dibuka 24 jam untuk masyarakat.</p>
<p>Pemasangan spanduk tersebut diharapkan mampu mengedukasi warga masyarakat agar lebih sadar akan pentingnya menjaga norma dan tata tertib di ruang publik khususnya di taman.</p>
<p>&#8220;Sebanyak 15 spanduk himbauan larangan berbuat asusila, seluruhnya ditempatkan di dalam area taman,&#8221; ucapnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Selain pemasangan spanduk, personel Satpol PP tetap diinstruksikan melakukan pengawasan rutin di taman dari siang hingga malam hari.</p>
<p>Nanto menyampaikan bahwa dirinya juga telah berkoordinasi dengan Dinas Pertamanan dan Huta Kota DKI Jakarta untuk mendirikan posko Satpol PP di Taman Langsat.</p>
<p>Dia berharap, keberadaan posko tersebut dapat mencegah penyalahgunaan fasilitas taman dari kegiatan yang tidak pantas oleh pengunjung</p>
<p>&#8220;Mari kita jaga taman ini dari kegiatan yang tidak pantas untuk menciptakan kenyamanan masyarakat yang berkunjung,&#8221; ujarnya.</p>
<p><strong>Langgar perda</strong></p>
<p>Penelusuran ANTARA menyebutkan, perbuatan asusila di tempat umum seperti taman, melanggar Peraturan Daerah (Perda) DKI Jakarta Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum.</p>
<p>Pasal 18 Perda DKI Jakarta No. 8 Tahun 2007 berbunyi : Setiap orang atau badan dilarang melakukan perbuatan asusila di tempat umum.</p>
<p>Pelanggaran terhadap Pasal 18  dapat dikenakan pidana kurungan paling lama tiga bulan atau denda paling banyak Rp50 juta</p>
<p>Penegakan hukumnya dilakukan oleh Satpol PP dan bisa disertai proses hukum pidana ringan jika diperlukan.</p>
<p>Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi DKI Jakarta, per Mei 2024 menyebut, terdapat 2.151 taman kota yang tersebar di seluruh DKI Jakarta.</p>
<p>Taman kota itu terdiri dari berbagai jenis, seperti Taman Kota, RPTRA dan Hutan Kota. Jumlah ini hanya mencakup taman publik, bukan wilayah hijau privat.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/satpol-pp-jaksel-pasang-spanduk-larangan-asusila-di-taman-langsat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Prostitusi di Gang Royal Kembali Marak Pasca Pembongkaran 2023</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/prostitusi-di-gang-royal-kembali-marak-pasca-pembongkaran-2023/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/prostitusi-di-gang-royal-kembali-marak-pasca-pembongkaran-2023/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Mar 2025 11:55:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Gang Royal]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Prostitusi]]></category>
		<category><![CDATA[Satpol PP]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=25071</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Praktik prostitusi liar yang berada di Gang Royal, Jalan Bandengan Utara III, Pekojan, Tambora, Jakarta&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Praktik prostitusi liar yang berada di Gang Royal, Jalan Bandengan Utara III, Pekojan, Tambora, Jakarta Barat kembali merebak setelah bangunan yang yang digunakan oleh para pekerja seks komersial (PSK) sudah dibongkar total pada 2023 lalu.</p>
<p>Pantauan di lokasi pada Selasa (11/3/2025) malam sekira pukul 23.00 WIB, puluhan PSK berlari tak karuan untuk melarikan diri saat petugas Satpol PP Jakarta Barat melakukan penertiban.</p>
<p>Sebagian dari mereka berlarian tak tentu arah melewati rel kereta api, sebagian lagi berdesakan memasuki salah satu ruangan bagian tengah bangunan panjang di atas lahan milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) tersebut.</p>
<p>Ruangan itu nampaknya memiliki lantai bawah yang terhubung dengan pintu menuju Gang Royal, akses keluar para PSK untuk kabur dari petugas.</p>
<p>Dari wajah para PSK yang berdesakan memasuki ruangan tersebut, nampak mereka berusia remaja hingga lansia. Mereka juga nampak kesal dengan sorotan kamera para awak media.</p>
<p>&#8220;Aduh, kenapa divideoin, kenapa divideoin,&#8221; kata para PSK sambil menutup wajah mereka.</p>
<p>Beberapa PSK yang berhasil mencapai jalanan pun beramai-ramai melompati pagar untuk segera menjauh dari kejaran petugas.</p>
<p>Tak hanya itu, sejumlah pria berpakaian sipil pun nampak berusaha melindungi para PSK dan mengarahkan mereka menuju akses keluar dari lokasi prostitusi di pinggir rel kereta tersebut.</p>
<p>Adu mulut antara pria-pria pelindung PSK dengan awak media pun sempat terjadi. &#8220;Loe, kenapa divideoin. Hapus enggak videonya,&#8221; kata salah satu pria dengan nada tinggi.</p>
<p>&#8220;Kenapa kalau divideoin? Kita dari media,&#8221; kata awak media menjawab.</p>
<p>Seketika pria itu menjauh, bergabung bersama para PSK yang berusaha kabur dan seketika menghilang dari lokasi.</p>
<p>Selain itu, sejumlah pedagang kopi di depan bangunan prostitusi juga nampak cemas. Dengan cepat mereka mengemas barang dagangan mereka, lalu kabur bersama para PSK.</p>
<p>Adapun para PSK menggunakan kedok &#8216;warung kopi&#8217; untuk menyamarkan kegiatan prostitusi di dalamnya. Kedok tersebut telah digunakan sebelum pembongkaran pada 2021, pembongkaran total pada 2023 dan kini saat bangunan itu berdiri kembali.</p>
<p>Akibat banyak PSK yang berhasil kabur, hanya beberapa PSK yang diangkut Satpol PP menuju Dinas Sosial setempat.</p>
<p>Kendati demikian, petugas telah memastikan lokasi tersebut sudah bebas dari kegiatan prostitusi, setidaknya pada malam Selasa (11/3/2025) hingga Rabu (12/3/2025) dini hari.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/prostitusi-di-gang-royal-kembali-marak-pasca-pembongkaran-2023/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Satpol PP dan Dispar DKI Atur Jam Operasional Hiburan Malam Selama Ramadan</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/satpol-pp-dan-dinas-pariwisata-atur-jam-operasional-hiburan-malam-selama-ramadan/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/satpol-pp-dan-dinas-pariwisata-atur-jam-operasional-hiburan-malam-selama-ramadan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Feb 2025 01:32:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Pariwisata DKI Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadan]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadan 1446 Hijriah]]></category>
		<category><![CDATA[Satpol PP]]></category>
		<category><![CDATA[Tempat Hiburan Malam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=24514</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Satpol PP dan Dinas Pariwisata DKI Jakarta berkolaborasi terkait kebijakan jam operasional tempat hiburan malam&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Satpol PP dan Dinas Pariwisata DKI Jakarta berkolaborasi terkait kebijakan jam operasional tempat hiburan malam selama Ramadan 1446 Hijriah.</p>
<p>“Jadwal (operasional tempat hiburan malam) nanti dari Dinas Pariwisata DKI Jakarta. Kita koordinasikan dulu,” kata Kepala Satpol PP DKI Jakarta Satriadi Gunawan  saat dihubungi di Jakarta, Kamis (27/2/2025), sebelum rapat koordinasi dengan Dinas Pariwisata DKI Jakarta.</p>
<p>Setelah melakukan rapat terkait jam operasional tempat hiburan selama bulan Ramadhan, Satriadi mengatakan pihaknya akan melakukan razia (pengawasan) untuk memastikan pengusaha tempat hiburan malam mematuhi kebijakan tersebut.</p>
<p>Namun, Satriadi belum menjelaskan secara rinci lokasi-lokasi hiburan malam mana yang menjadi fokus razia Satpol PP.</p>
<p>“Kalau titik ada semua ya. Setiap wilayah pasti punya tempat hiburan,” kata Satriadi.</p>
<p>Tak hanya razia tempat hiburan malam, sebelumnya, Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno juga menegaskan bersama personel Satpol PP akan mulai menertibkan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) seperti pengamen jalanan hingga manusia <em>silver</em> menjelang Ramadhan 2025.</p>
<p>&#8220;Sekarang mungkin dalam skala kecil dilihat, apa terpaksa kita harus membersihkan misalnya pengamen, anak-anak kita yang manusia <em>silver</em> itu kan mulai dilihat, kita mulai benahi,&#8221; kata Rano.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/satpol-pp-dan-dinas-pariwisata-atur-jam-operasional-hiburan-malam-selama-ramadan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Diduga Pungli, Sejumlah Oknum Satpol PP Kota Bekasi Dilakukan Pembinaan</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/diduga-pungli-sejumlah-oknum-satpol-pp-kota-bekasi-dilakukan-pembinaan/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/diduga-pungli-sejumlah-oknum-satpol-pp-kota-bekasi-dilakukan-pembinaan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Sep 2024 13:40:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Oknum]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Bekasi]]></category>
		<category><![CDATA[Pungli]]></category>
		<category><![CDATA[Satpol PP]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=15628</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Kota Bekasi &#8211; Satpol PP Kota Bekasi melakukan pembinaan terhadap sejumlah oknum anggotanya yang diduga melakukan Pungutan&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Kota Bekasi &#8211;</strong> Satpol PP Kota Bekasi melakukan pembinaan terhadap sejumlah oknum anggotanya yang diduga melakukan Pungutan Liar (Pungli) terhadap Pedagang Kaki Lima (PKL) di kolong tol Becakayu Bekasi Selatan.</p>
<p>Dugaan praktik pungli yang dilakukan sejumlah oknum Satpol PP Kota Bekasi terungkap lewat pemberitaan dan Video yang beredar di media yang langsung diselidiki oleh Satpol PP Kota Bekasi.</p>
<p>Sekretaris Satpol PP Kota Bekasi, Amsiyah mengatakan, setelah menerima laporan dan pemberitaan yang beredar pihaknya langsung mengadakan penyelidikan dengan meminta keterangan kepada oknum anggotanya terkait kasus tersebut.</p>
<p>“Mereka telah dimintai keterangan dan sekaligus dilakukan pembinaan dan pengawasan kepada oknum anggota tersebut,&#8221; ungkapnya, Jum&#8217;at (6/9/2024).</p>
<p>Amsiyah menegaskan, apabila setelah dilakukan penyelidikan ada anggotanya yang terbukti melakukan tindakan pungli, maka akan diberikan teguran dan sanksi yang tegas sesuai peraturan yang ada.</p>
<p>Satpol PP Kota Bekasi, berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dengan menjaga Kenyamanan, Keamanan, Keindahan dan Ketertiban,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>(*/Ahmad Zarkasi)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/diduga-pungli-sejumlah-oknum-satpol-pp-kota-bekasi-dilakukan-pembinaan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>KRYD Polresta Mataram Sasar Lokasi Hotel dan Kos-Kosan</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/kryd-polresta-mataram-sasar-lokasi-hotel-dan-kos-kosan/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/kryd-polresta-mataram-sasar-lokasi-hotel-dan-kos-kosan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 Mar 2024 09:21:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[KRYD]]></category>
		<category><![CDATA[Polresta Mataram]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadhan]]></category>
		<category><![CDATA[Satpol PP]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=5396</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Mataram &#8211; Dalam rangka menjamin kondusifitas di bulan suci Ramadhan 1445 Hijriah Tahun 2024, Polresta Mataram bersama&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Mataram</strong> &#8211; Dalam rangka menjamin kondusifitas di bulan suci Ramadhan 1445 Hijriah Tahun 2024, Polresta Mataram bersama Tiga Pilar laksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dengan sasaran prostitusi di wilayah hukum Polresta Mataram, Sabtu, (16/03/2024).</p>
<p>Kegiatan yang dipimpin oleh Kabag Ops Polresta Mataram Kompol I Gede Sumadra Kerthiawan SH MH didampingi Kasat Intelkam Kompol Hatta SIP, Kasat Reskrim Kompol I Made Yogi Purusa Utama SE SIK MH, Kasat Samapta Kompol Supyan Hadi SH, Kasat Narkoba AKP I Gusti Bagus Saputra SH MH, Kasat Tahti AKP Putu Pusrika, Pawas Polresta Mataram, Kesbangpoldagri Kota Mataram, Dishub Kota Mataram, Satpol PP Kota Mataram dan personel Polresta Mataram yang terlibat KRYD.</p>
<p>Kapolresta Mataram melalui Kabag Ops Kompol I Gede Sumadra Kerthiawan SH MH mengatakan bahwa dalam kegiatan KRYD pada malam hari ini berkolaborasi dengan operasi Keselamatan Rinjani, selain itu juga TNI dan Pemerintah Kota Mataram dengan sasaran terkait lokasi prostitusi seperti Kos-Kosan, Hotel dan lain-lain.</p>
<p>&#8220;Pemeriksaan yang dilakukan oleh petugas tetap mengedepankan sesuai prosedur SOP dan bersikap humanis,&#8221; ucapnya</p>
<p>&#8220;Dari beberapa lokasi alhasil telah ditemukan beberapa pasangan yang tidak berstatus suami istri atau tidak sah secara negara,&#8221; ungkapnya.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-5398" src="https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/03/IMG-20240317-WA0020-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" srcset="https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/03/IMG-20240317-WA0020-300x225.jpg 300w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/03/IMG-20240317-WA0020-1024x768.jpg 1024w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/03/IMG-20240317-WA0020-768x576.jpg 768w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/03/IMG-20240317-WA0020-1536x1152.jpg 1536w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/03/IMG-20240317-WA0020.jpg 1600w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Lanjut Kompol Gede, petugas melakukan imbauan kepada para pasangan yang ditemukan didalam kost-kostan dan hotel yang tidak berstatus suami istri agar tidak mengulangi kembali perbuatannya.</p>
<p>Kemudian didata dan diperiksa identitas beserta pemeriksaan barang-barang yang kemungkinan mencurigakan, terangnya</p>
<p>Selain para pengunjung, teguran juga diberikan kepada pihak Kost-kostan, Hotel, kami berharap kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama saling menjaga kondusifitas keamanan di bulan suci Ramadhan,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>(Yyt)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/kryd-polresta-mataram-sasar-lokasi-hotel-dan-kos-kosan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
