<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Santriwati &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<atom:link href="https://mediaanalisindonesia.com/read/tag/santriwati/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<description>Fakta &#38; Aktual</description>
	<lastBuildDate>Wed, 06 Nov 2024 12:26:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.3</generator>

<image>
	<url>https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/03/favico-1-150x150.png</url>
	<title>Santriwati &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Nirwana Sari Hasibuan, Santriwati Ponpes Aek Hayuara Sibuhuan Lulus S1 di Mesir</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/nirwana-sari-hasibuan-santriwati-ponpes-aek-hayuara-sibuhuan-lulus-s1-di-mesir/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/nirwana-sari-hasibuan-santriwati-ponpes-aek-hayuara-sibuhuan-lulus-s1-di-mesir/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Nov 2024 12:26:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Palas]]></category>
		<category><![CDATA[Mesir]]></category>
		<category><![CDATA[Santriwati]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=18813</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Palas &#8211; Alhamdulillah, salah satu Santriwati tamatan Pondok Pesantren (Ponpes) Aek Hayuara Sibuhuan, Nirwana Sari Hasibuan atau&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Palas</strong> &#8211; Alhamdulillah, salah satu Santriwati tamatan Pondok Pesantren (Ponpes) Aek Hayuara Sibuhuan, Nirwana Sari Hasibuan atau lebih akrab disapa Sari, telah menyelesaikan studinya di Universitas Al Azhar Al Syarif- Cairo, Mesir.</p>
<p>Di grup WA, Keluarga Guru Yayasan Haji Al-Maqbul Hasibuan menulis: Selamat buat para ananda, Baroqallah fii ilmi&#8217;, semoga alumni Al-maqbul juga bisa sampai kesana.</p>
<p>Yang ditengah &#8221; Nirwana Sari Hasibuan, Lc. Keluarga Yayasan Al-maqbul, Putri dari buya Sopian/buya janggut. Wisuda di Al Azhar Al Syarif- Cairo, Mesir.</p>
<p>I&#8221;nsyaAllah akan berjuang bersama mengharumkan nama ponpes Al-Maqbul Sibuhuan,&#8221; ucap salah satu ustazah Al-Maqbul, Siti Maryam Siregar, Selasa. (05/11/2024)</p>
<p>Alhamdulillah yaa Rabb. Ditahun 2024 ini, adalah tahun yang sangat istimewa yang Engkau anugerahkan kepadaku. Setelah sekian lama tersandung, akhirnya kau memberiku kemurahan hati dan keajaiban itu. Ucap Sari lewat pesannya di group WA.</p>
<p>Alhamdulillah dengan fasilitas yang diberikan Tuhan, saya berhasil menyelesaikan pendidikan jenjang S1 di Universitas Al Azhar Kairo dengan lancar dan lulus pada tahun ini (2024).</p>
<p>Tak lupa saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah dan terus membantu saya, baik materiil maupun immateriil, yang tidak dapat saya sebutkan satu persatu. Didedikasikan untuk ibu dan ayah tercinta, yang tak henti-hentinya mendoakan kesuksesan anaknya.</p>
<p>&#8220;Semoga Tuhan membalas semua perbuatan baik Anda dengan yang lebih baik lagi. Dan semoga saya bisa memberi manfaat dengan apa yang saya bisa dan miliki. Bermanfaat bagi individu, keluarga, masyarakat, agama dan bangsa. Amin&#8221;. Ujar Sari sambil meneteskan air mata bahagia atas kelulusannya.</p>
<p>Jazaakumullah khairan ana terima kasih kepada seluruh Asatidz yang ada (di Ponpes Aek Hayuara dan Ponpes Al-Maqbul, Red.) atas doa, bantuan dan bimbingannya untuk ana. Baarakallaahu fiikum ajma&#8217;iin, pungkas Nirwana Sari Hasibuan, mengakhiri percakapan singkatnya di group WA tersebut.</p>
<p>Sementara itu, Buya Sopian Syarif Hasibuan, yang akrab disapa Buya Janggut yang merupakan ayahanda dari Nirwana Sari Hasibuan kepada awak media ini Rabu, (06/11/2024) mengatakan hal yang sama. Selamat atas wisuda putri saya, Ustadzah Nirwana Sari Hasibuan, Lc di Kairo, Mesir. Selamat, selamat barokallah fiih. Semoga berguna bagi agama, nusa dan bangsa.</p>
<p>&#8220;Semoga ilmunya bermanfaat dan menambah dukungan perjuangan kita dalam membangun dan mengembangkan Ponpes Al-Maqbul meneruskan cita para leluhur untuk membangun bangsa, dan negara&#8221;. Demikian disampaikan Penasehat Yayasan Ponpes Haji Al-Maqbul Hasibuan. Sibuhuan Kabupaten Palas. (081)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/nirwana-sari-hasibuan-santriwati-ponpes-aek-hayuara-sibuhuan-lulus-s1-di-mesir/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Polresta Mataram Fasilitasi Pemulangan Jenazah Santriwati Asal NTT Diduga jadi Korban Penganiayaan</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/polresta-mataram-fasilitasi-pemulangan-jenazah-santriwati-asal-ntt-diduga-jadi-korban-penganiayaan/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/polresta-mataram-fasilitasi-pemulangan-jenazah-santriwati-asal-ntt-diduga-jadi-korban-penganiayaan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 30 Jun 2024 05:59:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Jenazah]]></category>
		<category><![CDATA[Polresta Mataram]]></category>
		<category><![CDATA[Santriwati]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=11251</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Mataram &#8211; Jenazah Santriwati Asal Ende selatan Nusa Tenggara Timur (NTB), korban dugaan Penganiayaan di Pondok Pesantren&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Mataram</strong> &#8211; Jenazah Santriwati Asal Ende selatan Nusa Tenggara Timur (NTB), korban dugaan Penganiayaan di Pondok Pesantren Al-Aziziyah akhirnya sepakat dibawa pulang keluarganya ke daerah asalnya NTT, Sabtu, (29/06/2024).</p>
<p>Jenazah Santriwati kelas II SMP di Ponpes yang beralamat di Kecamatan Gunungsari tersebut oleh kedua orang tuanya sepakat untuk dimakamkan ke NTT setelah sebelumnya menjalani proses Otopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Polda NTB untuk mengetahui secara jelas penyebab timbulnya rasa sakit yang mengakibatkan korban meninggal dunia.</p>
<p>Berdasarkan keterangan yang disampaikan Kasat Reskrim Polresta Mataram Kompol I Made Yogi Porusa Utama SE., SIK., MH., bahwa, Jenazah NI rencana akan dipulangkan besok pagi (30/06/2024) menggunakan darat.</p>
<p>Terkait biaya dari proses otopsi Jenazah SI hingga mempersiapkan Ambulance untuk diberangkatkan ke NTT, Sat Reskrim Polresta Mataram berkolaborasi dengan pemerhati anak seperti PBHM NTB; UTPD PPA NTB; UPTD PPA LOBAR, SANTAI NTB; GAGAS; LPA Mataram; LPA NTB; LARD NTB, dan PBHBM memfasilitasi kepulangan Jenazah dan keluarga Korban ke Ende Selatan Nusa Tenggara Timur.</p>
<p>“Kami bersama rekan-rekan dari lembaga Perlindungan Anak serta Kelompok Pemerhati Perempuan dan Anak yang ada di NTB membantu secara bersama-sama memfasilitasi kepulangan jenazah ke tanah kelahirannya di Nusa Tenggara Timur,&#8221; ucap Pria yang Kerap disapa Yogi ini.</p>
<p>Menurutnya, apa yang dilakukan bersama rekan-rekan dari berbagai lembaga ini bentuk kepedulian terhadap sesama, begitu pula dengan kehadiran Polri dari Satuan Reskrim Polresta Mataram merupakan wujud kepedulian terhadap masyarakat sehingga apapun yang dilakukan terkait bantuan kepulangan jenazah santriwati ini adalah semata-mata bakti kemanusiaan Polri terhadap warga masyarakat.</p>
<p>“Kami berharap apa yang kami lakukan dengan kolaborasi ini dapat membantu keluarga almarhumah, “ tutupnya.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone wp-image-11253 size-large" src="https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/06/IMG-20240630-WA0003-1024x683.jpg" alt="" width="640" height="427" srcset="https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/06/IMG-20240630-WA0003-1024x683.jpg 1024w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/06/IMG-20240630-WA0003-300x200.jpg 300w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/06/IMG-20240630-WA0003-768x512.jpg 768w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/06/IMG-20240630-WA0003-1536x1024.jpg 1536w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/06/IMG-20240630-WA0003-2048x1366.jpg 2048w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<p>Sementara itu Ibu Kandung Almarhumah, Raodah menyampaikan Terima kasih kepada semua lembaga yang telah membantu keluarganya, terutama kepada Polresta Mataram melalui Sat Reskrim telah banyak membantu terkait kepulangan jenazah anaknya.</p>
<p>“Terima kasih khususnya kepada Kasat Reskrim Polresta Mataram dan lembaga lainnya yang telah membantu dalam proses ini dari semenjak masuk RS hingga memfasilitasi kepulangan kami,” ucapnya.</p>
<p>Ia mengaku bahwa pihak Ponpes sempat menawarkan sejumlah uang sebagai ucapan bela sungkawa, tetapi Ia dengan tegas menolak untuk menerima.</p>
<p>“Ya, sempat ditawari ucapan bela sungkawa, tetapi kami dan keluarga lainnya menolak, “ cetusnya.</p>
<p>Ibu berusia 50 tahun yang berprofesi Guru ini sangat berharap kepada kepolisian agar dugaan kasus ini bisa diungkap.</p>
<p>“Saya hanya ingin tau siapa yang melakukan ini, “ Pungkasnya.<br />
(Yyt)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/polresta-mataram-fasilitasi-pemulangan-jenazah-santriwati-asal-ntt-diduga-jadi-korban-penganiayaan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Polres Lombok Barat Tangkap Pelaku Pelecehan Seksual terhadap 4 Santriwati</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/polres-lombok-barat-tangkap-pelaku-pelecehan-seksual-terhadap-4-santriwati/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/polres-lombok-barat-tangkap-pelaku-pelecehan-seksual-terhadap-4-santriwati/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Jun 2024 02:44:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Pelecehan seksual]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Lombok Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Santriwati]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=10084</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Lombok Barat – Polres Lombok Barat akhirnya berhasil menangkap AM (50), bertempat di Rembiga, Kecamatan Selaparang, Kota&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Lombok Barat</strong> – Polres Lombok Barat akhirnya berhasil menangkap AM (50), bertempat di Rembiga, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. AM diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap empat santriwatinya.</p>
<p>Penangkapan ini dilakukan pada Kamis (6/6/2024) malam, mengakhiri pelarian AM. Penangkapan ini menjadi puncak dari penyelidikan intensif yang dilakukan sejak mencuatnya kasus dugaan persetubuhan dan pencabulan terhadap sejumlah santriwati di Sekotong pada awal Mei lalu.</p>
<p>Kapolres Lombok Barat, AKBP Bagus Nyoman Gede Junaedi, S.H., S.I.K., M.AP., menegaskan komitmennya dalam menangani kasus ini.</p>
<p>&#8220;Kami berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus ini dan memberikan keadilan bagi para korban. Penangkapan AM adalah bukti keseriusan kami dalam menangani kasus ini,&#8221; ujar Kapolres Lombok Barat, Jumat (7/6/2024).</p>
<p>Kapolres juga menjelaskan upaya penyelidikan yang dilakukan sejak kasus ini terungkap.</p>
<p>&#8220;Sejak saat itu, kami tidak berhenti melakukan penyelidikan. Kami mengumpulkan bukti, memeriksa saksi, dan melakukan visum terhadap para korban. Pencarian terhadap AM juga terus kami lakukan tanpa henti,&#8221; ungkap Kapolres Lombok Barat.</p>
<p>Kasus ini pertama kali terungkap setelah adanya informasi dugaan pelecehan seksual di ponpes tersebut, Rabu (8/5/2024).</p>
<p>Berdasarkan hasil penyelidikan, terdapat empat santriwati yang menjadi korban dalam kasus ini. Satu di antaranya diduga disetubuhi, sementara tiga lainnya dicabuli.</p>
<p>Tersangka AM saat ini telah diamankan di Polres Lombok Barat untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap kemungkinan adanya korban lain.</p>
<p>&#8220;Kami mengimbau kepada para santriwati atau pihak keluarga yang merasa menjadi korban untuk segera melapor kepada pihak kepolisian,&#8221; ujar Kapolres. &#8220;Kami akan menjamin kerahasiaan dan keamanan para korban,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Kasus ini menjadi perhatian serius bagi masyarakat dan pihak berwenang. Kapolres Lombok Barat menegaskan komitmennya untuk memberantas segala bentuk tindak kejahatan, terutama yang melibatkan anak di bawah umur.</p>
<p>Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Lombok Barat, Iptu Abisatya Darma Wiryatmaja, S.Tr.K., S.I.K., menambahkan, bahwa pihaknya tengah melakukan penyidikan lebih lanjut untuk mendalami kasus ini.</p>
<p>“Tersangka AM dijerat dengan Pasal 76D Jo Pasal 81 Ayat (1), Ayat (2) dan Ayat (3) dan/atau Pasal 76E Jo Pasal 82 Ayat 1 dan Ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Ancaman hukumannya adalah paling singkat 5 tahun dan paling lama 10 tahun, ditambah 1/3 (sepertiga) dari ancaman pidana karena statusnya sebagai tenaga pendidik,&#8221; tandasnya.</p>
<p>(Yyt)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/polres-lombok-barat-tangkap-pelaku-pelecehan-seksual-terhadap-4-santriwati/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
