<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Ragunan &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<atom:link href="https://mediaanalisindonesia.com/read/tag/ragunan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<description>Fakta &#38; Aktual</description>
	<lastBuildDate>Thu, 03 Apr 2025 00:10:48 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/03/favico-1-150x150.png</url>
	<title>Ragunan &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pengunjung TMII Jakarta Naik 2.000 Orang pada Lebaran H+2</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/pengunjung-tmii-jakarta-naik-2-000-orang-pada-lebaran-h2/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/pengunjung-tmii-jakarta-naik-2-000-orang-pada-lebaran-h2/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Apr 2025 00:10:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Ragunan]]></category>
		<category><![CDATA[TMII]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=25879</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Pengelola Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur menyebut pengunjung Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Pengelola Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur menyebut pengunjung Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur pada hari ini atau Lebaran H+2  mengalami kenaikan 2.000 orang apabila dibandingkan dengan Lebaran tahun lalu.</p>
<p>&#8220;Kalau dibandingkan tahun lalu ada kenaikan sedikit, sekitar seribu hingga dua ribu. Kan fluktuatif setiap harinya,&#8221; kata Manager Corporate Secretary TMII Novera Mayang saat ditemui di TMII, Jakarta Timur, Rabu (2/4/2025).</p>
<p>Mayang menyebut total pengunjung pada Lebaran yakni Senin (31/3/2025) sebanyak 12 ribu orang. Lalu pada Selasa (H+1)  21 ribu orang.</p>
<p>Sedangkan pengunjung hari ini (H+2) hingga pukul 15.00 WIB sudah 22 ribu orang lebih. Jumlah tersebut akan terus meningkat hingga malam nanti.</p>
<p>&#8220;Untuk mengantisipasi keramaian, ya pastinya ada pos keamanan yang juga mendapat dukungan dari TNI/Polri, terus ada pelayanan kesehatan,&#8221; ujar Mayang.</p>
<p>Lalu  ada penambahan layanan antar-jemput gratis (<em>free shuttle</em>) yang disediakan untuk penumpang di sekitar TMII.</p>
<p>&#8220;Kita kan sekarang sudah ada zona hijau (<em>green zone</em>) jadi kita menyediakan shuttle listrik gratis untuk pengunjung. Kita tambah unitnya, sekarang ada yang 42 unit,&#8221; ucap Mayang.</p>
<p>Pengunjung juga bisa naik kendaraan umum, karena ada halte TransJakarta di gerbang <em>(gate)</em> masuk dan layanan antar-jemput gratis yang disediakan untuk penumpang dari/ke stasiun LRT.</p>
<p>&#8220;Ada penambahan  antar-jemput dari stasiun LRT ke Taman Mini dan sebaliknya.  Kita ada tambah dua bus lagi, selain ada <em>shuttle</em> listrik tadi kita juga ada penambahan satu unit bus tingkat (double decker) dari Transjakarta,&#8221; jelas Mayang.</p>
<p>Terkait kantong parkir, kata Mayang, TMII sudah tersedia di area Plaza Barat, Utara, Selatan, dan gedung parkir bertingkat.</p>
<p>Selain itu, Mayang mengimbau, masyarakat yang datang ke TMII agar bisa menggunakan transportasi umum karena aksesnya lebih mudah.</p>
<p>Pengelola TMII, Jakarta Timur menyebut, anjungan rumah adat menjadi salah satu lokasi favorit yang banyak pengunjung datangi saat libur Idul Fitri 1446 Hijriah.</p>
<p>&#8220;Untuk favorit keluarga, setiap Lebaran orang-orang yang tidak mudik pasti inginnya ke TMII, kenapa? Karena di sini banyak anjungan-anjungan daerah,&#8221; kata Mayang.</p>
<p>Mayang menyebut, anjungan rumah adat dapat menyembuhkan rasa rindu dari masyarakat yang tidak pulang ke kampung halamannya masing-masing. Sehingga banyak keluarga yang mengabadikan momen lebaran di rumah adat yang ada di TMII.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/pengunjung-tmii-jakarta-naik-2-000-orang-pada-lebaran-h2/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sekda Marullah Panen Buah Melon Varietas Sweet Net di Smart Garden House Ragunan</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/sekda-marullah-panen-buah-melon-varietas-sweet-net-di-smart-garden-house-ragunan/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/sekda-marullah-panen-buah-melon-varietas-sweet-net-di-smart-garden-house-ragunan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Dec 2024 05:45:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Buah Melon]]></category>
		<category><![CDATA[Marullah Matali]]></category>
		<category><![CDATA[Panen]]></category>
		<category><![CDATA[Ragunan]]></category>
		<category><![CDATA[Sekda DKI]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Edukasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=21485</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKJ, Marullah Matali, melaksanakan kegiatan panen buah melon varietas sweet net&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKJ, Marullah Matali, melaksanakan kegiatan panen buah melon varietas sweet net di Smart Garden House, Agro Edukasi Wisata Ragunan, Jakarta Selatan.<br />
Dalam kegiatan tersebut, Sekda Marullah didampingi Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Selatan Ali Murthadho, Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Kota Administrasi Jakarta Selatan Hasudungan A. Sidabalok, serta Lurah Ragunan Sulastriyani.</p>
<p>Sekda Marullah mengatakan, kemajuan teknologi saat ini semakin memudahkan masyarakat dalam mengembangkan pertanian di perkotaan tanpa terkendala waktu. Ia berharap, pertanian perkotaan ini dapat dicontoh oleh lebih banyak masyarakat sebagai upaya mendukung ketahanan pangan di Jakarta.</p>
<p>&#8220;Saya melihat Agro Eduwisata ini memberikan contoh bagi kita, bagaimana sebenarnya pertanian perkotaan itu bisa kita lakukan. Ini menjadi contoh bagi warga di Jakarta yang memiliki lahan memadai bisa mengambil edukasinya di sini,&#8221; kata Sekda Marullah, pada Jumat (20/12/2024).</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone wp-image-21487 size-large" src="https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/12/IMG-20241221-WA0011-1024x768.jpg" alt="" width="640" height="480" srcset="https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/12/IMG-20241221-WA0011-1024x768.jpg 1024w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/12/IMG-20241221-WA0011-300x225.jpg 300w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/12/IMG-20241221-WA0011-768x576.jpg 768w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/12/IMG-20241221-WA0011.jpg 1280w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<p>Ia melanjutkan, di sela kesibukan-kesibukan tertentu, masyarakat juga sudah bisa dengan mudah mengatur segala perawatannya. Seperti menyiram setiap beberapa jam sekali dengan pengaturan mesin otomatis. Marullah menambahkan, metode pertanian di Smart Garden House ini telah diatur secara otomatis mulai dari penyemaian, penyiraman, pemeliharaan, pemberian nutrisi, bubuk, dan lainnya.</p>
<p>&#8220;Dari seluruh proses itu, dalam kurun waktu 70 hari sudah bisa dipanen. Tadi saya memanen sekitar 315 melon. Masing-masing melon ketika dipanen berkisar satu sampai satu setengah kiloan. Harganya pun cukup baik di pasaran,&#8221; jelas Marullah.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Kota Administrasi Jakarta Selatan Hasudungan A. Sidabalok mengatakan, melon yang dipanen hari ini merupakan varietas sweet net yang memiliki tekstur renyah dengan tingkat kemanisan lebih tinggi dibandingkan dengan melon konvensional.</p>
<p>&#8220;Di Smart Garden House ini, jumlah buah per tanaman itu juga bisa kita atur sedemikian rupa. Sistem penyiraman sudah kita atur otomatis enam kali sehari untuk 315 pohon. Ini adalah sistem pertanian perkotaan yang perlu kita diseminasi, kita aplikasikan di tempat lain. Jadi, meskipun lahan terbatas, kita tetap bisa mengupayakan optimalisasi produksi dari sistem pertanian dengan meningkatkan teknologi,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Selain itu, Hasudungan juga menambahkan, hasil panen melon tersebut akan dikelola oleh Kelompok Tani (Poktan) binaan Suku Dinas KPKP Kota Administrasi Jakarta Selatan untuk kemudian dijual kepada masyarakat dengan harga yang lebih terjangkau.</p>
<p>&#8220;Melon-melon yang sudah dipanen nantinya dijual ke warga dengan harga yang relatif lebih murah dari harga pasar. Kemudian, hasil dari penjualan itu akan masuk ke kas kelompok tani binaan Sudin KPKP Jakarta Selatan untuk operasional kegiatan berikutnya,&#8221; pungkas Hasudungan.(*/hel)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/sekda-marullah-panen-buah-melon-varietas-sweet-net-di-smart-garden-house-ragunan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dahan Pohon Patah di Kawasan Wisata Ragunan Timpa Satu Keluarga</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/dahan-pohon-patah-di-kawasan-wisata-ragunan-timpa-satu-keluarga/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/dahan-pohon-patah-di-kawasan-wisata-ragunan-timpa-satu-keluarga/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Apr 2024 10:25:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[kawasan wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Pengunjung]]></category>
		<category><![CDATA[Ragunan]]></category>
		<category><![CDATA[Taman Margasatwa Ragunan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=7231</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Insiden dahan pohon patah terjadi di kawasan wisata Taman Margasatwa Ragunan (TMR) pada Selasa, (16/4&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211;</strong> Insiden dahan pohon patah terjadi di kawasan wisata Taman Margasatwa Ragunan (TMR) pada Selasa, (16/4 2024) siang kemarin hingga menimpa pengunjung satu keluarga yang tengah beristirahat. Para korban lantas dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis.</p>
<p>Informasi itu salah satunya diunggah oleh akun Instagram @seputar_jaksel, yang mana peristiwa yang disebutkan terjadi pada Selasa, 16 April 2024 kemarin. Disebutkan pula, satu orang keluarga yang tengah berkunjung ke Ragunan dan beristirahat tertimpa dahan pohon yang patah.</p>
<p>Kabar itu dibenarkan oleh Kepala Humas Taman Margasatwa Ragunan Wahyudi Bambang. Dilaporkan ada dua orang pengunjung yang terluka akibat insiden tersebut.</p>
<p>&#8220;Iya betul (korban dua orang). Yang satu sudah boleh kembali pulang, yang satu masih proses penanganan lanjutan,&#8221; ujar Bambang, melalui keterangan tertulisnya yang diterima mediaanalisindonesia.com.</p>
<p>Peristiwa cabang pohon patah dan timpa pengunjung terjadi pada Hari Selasa jam 12.15 WIB. Lokasi kejadian di taman Kemenyan samping stand lokasi kuliner kandang jerapah. Lokasi kejadian adalah bukan tempat piknik pengunjung melainkan untuk areal parkir petugas dan pedagang.</p>
<p>&#8220;Saat kejadian tidak ada angin bertiup di lokasi. Dan tiba-tiba cabang dari pohon kemenyan jatuh menimpa pengunjung yang sedang duduk di area tersebut, yaitu taman dekat kandang Jerapah,&#8221; terang Bambang.</p>
<p>Korban yang tertimpa cabang adalah keluarga Rofiudin. Yang mengalami cedera adalah Isterinya bernama Tri Retno Haryati (55) dan anak mantu perempuannya yang bernama Ria Haryani (31)<br />
&#8220;Pada saat kejadian tidak ada angin kencang dan secara tiba-tiba saja” jelas Rofiudin.</p>
<p>Sementara itu langkah penangan yang dilakukan oleh petugas adalah evakuasi korban ke pos P3K Ragunan untuk dilakukan penanganan dengan cepat. Pada pukul 12.30 setelah dilakukan observasi, korban langsung di evakuasi ke Rumah sakit terdekat untuk dilakukan penanganan medis lanjutan.<br />
Dan pembiayaan pengobatan di tanggung oleh pengelola Taman Margasatwa Ragunan.</p>
<p>Sebelumnya, pada saat kejadian banyak pengunjung yang melakukan pengambilan gambar. Petugas melarang karena sedang dilakukan upaya penanganan. Namun demikian pengunjung sudah memposting peristiwa tersebut di media sosial.</p>
<p>Saat ini antisipasi yang telah dilakukan adalah pemangkasan pohon di kawasan area piknik depan kandang jerapah yang berpotensi berbahaya bagi pengunjung dengan cara pemangkasan, penopingan dan pembandringan dengan tali ranting atau cabang yang kering. Total Jumlah pohon yang ada di Tama Margasatwa Ragunan sebanyak 64.982 pohon.(*/hel)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/dahan-pohon-patah-di-kawasan-wisata-ragunan-timpa-satu-keluarga/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
